HOME KESEHATAN KOTA PADANG

  • Jumat, 18 September 2026

Seribu Dokter Paru Berkumpul Di Padang, Perang Melawan TB Diperkuat

Seribu Dokter Paru Berkumpul di Padang, Perang Melawan TB Diperkuat

Padang (minangsatu) - Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) resmi membuka Konferensi Kerja (KONKER) PDPI ke-XVIII Tahun 2026 di The ZHM Premiere Hotel, Padang, pada Jumat (18/9/2026).

Acara yang mengusung tema "Expanding Horizons in Every Breath" (Memperluas Cakrawala di Setiap Napas) ini dihadiri oleh lebih dari 1.000 peserta, termasuk dokter spesialis paru, akademisi, peneliti, dan tenaga kesehatan dari seluruh Indonesia.

Pembukaan konferensi ditandai dengan pemukulan gandang tasa secara simbolis oleh Wakil Menteri Kesehatan dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P(K), FISR, bersama Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansyarullah, serta sejumlah tamu kehormatan lainnya.

Dalam sambutannya, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansyarullah menyoroti komitmen pemerintah daerah dalam edukasi dan deteksi dini penyakit paru, khususnya Tuberkulosis (TB).

"Pemerintah Provinsi Sumatera Barat telah melakukan edukasi dan deteksi dini terhadap penyakit paru di seluruh desa dan nagari. Sumatera Barat siap dan tanggap dalam memberikan edukasi kepada masyarakat terkait kesehatan respirasi," ujar Mahyeldi.

Sementara itu, Wakil Menteri Kesehatan dr. Benjamin Paulus Octavianus menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan konferensi ini. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, fasilitas pelayanan kesehatan, organisasi profesi, dan masyarakat dalam penanganan TB.

Menurut PDPI, pengendalian TB memerlukan pendekatan kolaboratif yang mencakup peningkatan kesadaran publik, penemuan kasus aktif (active case finding), perbaikan metode diagnosis, serta edukasi kesehatan berkelanjutan.

Sebagai forum ilmiah nasional tertinggi di bidang respirasi, KONKER PDPI XVIII menjadi wadah pertukaran pengetahuan mengenai perkembangan terbaru dalam diagnosis, terapi, dan pendekatan multidisiplin. Rangkaian acara meliputi forum ilmiah, workshop, simposium, presentasi penelitian, hingga forum organisasi.

Ketua Umum PDPI, Dr. dr. Arief Riadi Arifin, Sp.P(K), MARS, FISR, menyatakan bahwa konferensi ini bertujuan meningkatkan kompetensi dokter paru Indonesia agar dapat memberikan pelayanan berbasis bukti ilmiah terkini.

"Kami berharap konferensi ini menghasilkan rekomendasi kebijakan dan luaran ilmiah yang dapat diimplementasikan untuk memperluas cakrawala penanganan penyakit paru di Indonesia," kata Arief.

Di luar sesi akademik, PDPI juga menggelar kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan yang berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Pemerintah Kota Padang ini menargetkan sekitar 300 warga.

CKG dilaksanakan selama dua hari, yakni pada 17 September 2026 di Puskesmas Pauh dan 18 September 2026 di Kantor Camat Lubuk Begalung. Peserta mendapatkan pemeriksaan kesehatan, edukasi, serta skrining TB.

Selain TB, isu kualitas udara juga menjadi perhatian utama. PDPI memberikan edukasi mengenai antisipasi dampak kabut asap terhadap kesehatan. Masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, dan penderita penyakit kronis, dihimbau untuk memantau Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU), mengurangi aktivitas luar ruangan saat kualitas udara memburuk, serta menggunakan alat pelindung pernapasan yang sesuai.

Warga juga diminta untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala batuk atau sesak napas yang memberat.

Turut hadir dalam acara tersebut Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil Padang, Dr. dr. Dovy Djanas, Walikota Padang, serta segenap anggota PDPI.


Wartawan : Boing/relis
Editor : melatisan

Tag :Seribu Dokter Paru, Berkumpul, di Padang, Perang, Melawan TB, Diperkuat

Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com