HOME BIROKRASI KOTA PADANG PANJANG
- Jumat, 29 Agustus 2025
Momentum HPN 2025, PLN UP3 Bukittinggi Dorong Transformasi Huller Diesel Ke Listrik Untuk Tingkatkan Efisiensi Dan Produktivitas

Padang Panjang, (minangsatu) - Dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional (HPN) 2025, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bukittinggi menggelar Forum Transformasi Huller Konvensional ke Huller Listrik pada Rabu (27/08) di Balairung Mifan Padang Panjang.
Forum ini menjadi wadah sosialisasi dan diskusi antara PLN, PLN Electricity Services serta para pengusaha penggilangan padi mengenai peralihan penggunaan huller berbahan bakar diesel menjadi huller berbasis listrik. Selain para pengusaha penggilingan padi, turut hadir pula Camat Batipuh, Camat Batipuh Selatan dan Camat X Koto. Transformasi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi biaya operasional, mendorong produktivitas penggilingan padi, serta mendukung penggunaan energi yang lebih bersih dan ramah lingkungan di Kabupaten Tanah Datar dan Kota Padang Panjang.
Manager PLN UP3 Bukittinggi, Munawir Liling, menyampaikan bahwa PLN siap memfasilitasi para pelaku usaha dalam melakukan migrasi dari diesel ke listrik demi efisiensi dan upaya mendukung transisi energi bersih.
“Transformasi ini adalah langkah nyata PLN untuk membantu para pengusaha penggilingan padi menekan biaya operasional sekaligus meningkatkan produktivitas. Dengan beralih ke listrik, biaya bahan bakar dapat ditekan, kualitas produksi meningkat, dan yang terpenting, kita bersama-sama mendukung penggunaan energi bersih untuk masa depan yang lebih berkelanjutan,” ujarnya.
Senada dengan itu, General Manager PLN UID Sumbar, Ajrun Karim, menegaskan bahwa transformasi huller listrik merupakan bagian dari strategi besar PLN dalam mendukung ketahanan pangan dan pembangunan ekonomi daerah.
“PLN terus berkomitmen menghadirkan energi andal, efisien, dan ramah lingkungan bagi masyarakat. Kami percaya, percepatan migrasi dari diesel ke listrik akan memberikan dampak positif, bukan hanya bagi pelaku usaha, tapi juga bagi kesejahteraan petani dan masyarakat luas,” ungkapnya.
Transformasi ini juga selaras dengan program Asta Cita Pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional melalui peningkatan produktivitas sektor pertanian dan pemanfaatan energi bersih. Selain membahas transformasi huller, forum juga menyoroti pemanfaatan pompa listrik untuk irigasi lahan pertanian. Teknologi ini dinilai mampu meningkatkan hasil panen dengan suplai air yang lebih stabil serta biaya operasional yang lebih hemat.
Salah satu pelaku usaha penggilingan padi, Roni, menyambut baik langkah PLN dan mengaku optimis peralihan ke listrik akan memberikan dampak besar bagi usahanya.
“Selama ini, biaya solar cukup tinggi dan sangat membebani kami. Kalau beralih ke listrik, kami bisa menekan biaya, meningkatkan kapasitas produksi, dan usaha pun bisa berkembang lebih cepat. Kami berharap program ini berjalan lancar dan bermanfaat untuk semua pelaku usaha,” ujarnya.


Editor : boing
Tag :#PLN #UID #Sumbar #Minangsatu
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
SUKSES KELOLA DANA UMAT, BAZNAS PADANG PANJANG RAIH TIGA PRESTASI NASIONAL
-
PADANG PANJANG MENJADI SALAH SATU TITIK PENJUALAN SEMBAKO MURAH
-
WAKO HENDRI ARNIS DINOBATKAN SEBAGAI KEPALA DAERAH PENDUKUNG GERAKAN ZAKAT INDONESIA
-
KETUA TP PKK MARIA FERONICA: POSYANDU MILIKI PERAN STRATEGIS
-
ADE NAFRITA ANAS, SRIKANDI PERTANIAN INTEN BANGUN KOMUNIKASI DENGAN BANYAK KALANGAN UNTUK SUKSESKAN PROGRAM
-
MELUNCURKAN BUKU ATAU MENUNGGANGI KARYA?
-
MENGENANG BUNG HATTA SANG PROKLAMATOR, PADA PERINGATAN 80 TAHUN INDONESIA MERDEKA
-
KIASAN “SENI BERBAHASA HALUS DAN SYARAT MAKNA”
-
MENGAPA MEMILIH HENDRY CH BANGUN ?
-
HAPUS MATA PELAJARAN SEJARAH