HOME PENDIDIKAN KOTA PADANG
- Jumat, 2 Desember 2022
Miko : Para Hakim Wajib Mempersembahkan Rasa Adil Kepada Masyarakat
Padang (Minangsatu) - Peradi Goes to School (PGtS) seri ke 9 berjalan meriah dan interaktif pada Jumat, 2 Desember 2022 di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 9 Padang. Seri ke 9 ini diikuti sekitar 150 siswa yang berrasal dari SMKN 3, 6 dan 9.
PGtS seri ke 9 dibuka oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, Dr Sadrianto, dan sambutan dari perwakilan 3 sekolah yang diwakili oleh Kepala Sekolah SMKN 6 Padang, Dra Sri Wirdani, MPd.
Dalam sambutannya, Dr Sadrianto menyampaikan terima kasih kepada Ketua DPC Peradi Padang Miko Kamal, S.H., LL.M., PhD. "Yang dilakukan oleh Peradi Cabang Padang ini adalah suatu upaya yang luar biasa dalam upaya membangun karakter generasi muda. Salah satu ciri manusia yang berkarakter adalah manusia yang taat terhadap hukum yang berlaku. Hari ini kita didatangi oleh advokat yang tergabung dalam Peradi Cabang Padang yang membantu kita mengenalkan hukum kepada generasi muda," kata Sadrianto.
"Kami berharap, kegiatan ini tidak hanya digelar di sekolah-sekolah di kota Padang, tapi juga sekolah-sekolah se Sumatera Barat," tambah Sadrianto.
Semantara Sri Wirdani berharap para siswa yang mengikuti PGtS menjadi pionir penegakan hukum di sekolah dan lingkungan mereka masing-masing.
Pemateri pada PGtS seri ke 9 adalah Ketua DPC Peradi Padang Miko Kamal, S.H., LL.M., PhD dan Sekretaris Mevrizal, S.H., M.H. Mevrizal khusus menyampaikan materi terkait anak berhadapan dengan hukum. Sedangkan Miko menyampaikan materi tentang hukum tawuran, hukum ITE, hukum lalu lintas, hukum perundungan dan hukum kebersihan.
Dalam paparannya, Miko Kamal, doktor hukum lulusan Australia yang juga alumni SMA 7 Padang itu menyampaikan bahwa hukum dan penegakannya adalah prasyarat terwujudnya keteraturan sosial (social order). "Salah satu ciri bangsa yang berperadaban tinggi adalah bangsa yang menghormati dan mematuhi hukum yang berlaku. Orang yang mematuhi hukum, dalam keseharian pasti menghargai sesama dan lingkungannya," kata Miko.
Di ujung kegiatan, peserta sangat antusias mengajukan pertanyaan. Empat siswa tampil sebagai penanya. Salah seorang penanya menyampaikan pertanyaan kritisnya: "Pak Miko, apa yang harus kita lakukan jika aparat penegak hukum tidak memberikan keadilan kepada orang yang menjadi korban tindak pidana," tanyanya.
![]() |
Menjawab pertanyaan kritis tersebut, Miko menyampaikan bahwa prinsipnya, aparat penegak hukum seperti hakim yang menyidangkan perkara di pengadilan berkewajiban mempersembahkan rasa adil kepada masyarakat atau para pencari keadilan. Apabila masyarakat menganggap penegak hukum yang berwenang tidak memberikan rasa adil dalam menjalankan tugas, maka pencari keadilan dapat melakukan upaya hukum seperti banding dan kasasi.
Pada sisi yang lain Miko menyampaikan bahwa pertanyaan yang diajukan oleh salah seorang siswa ini merupakan "peringatan" kepada para penegak hukum bahwa masyarakat di tingkat bawah merasakan praktik penegakan hukum belum berjalan sebagai mana mestinya. "Aparat penegak hukum jangan coba-coba memain-mainkan hukum karena masyarakat dapat menilai secara kritis apa yang dilakulan oleh para penegak hukum.
Tindakan memain-mainkan hukum dan rasa keadilan masyarakat sangat berbahaya dan dapat mencederai konsep negara hukum (Rechtsstaat) yang tertulis dalam Konstitusi kita. Secara sosial, bila tindakan memain-mainkan hukum itu terus berlanjut, maka masyarakat akan menipis kepercayaannya kepada hukum dan penegak hukum. Jika itu terjadi, pada suatu titik akan berlangsung kondisi ketiadaan hukum (lawlesness) yang berbahaya bagi keberlanjutan bangsa kita," kata Miko Kamal.
PGtS seri ke 9 ini dihadiri oleh beberapa orang pengurus DPC Peradi Padang, yaitu Mevrizal, Yudhi Fr, Reski, Danil Mulia, Adrian, Suci, Mitra, Susan, Wendy dan Sherin.
Editor : ranof
Tag :#Hakim jangan memainkan hukum #Rasa adil masyarakat #Peradi goes to school #Padang #Sumbar
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
450 MAHASISWA DAN PELAJAR IKUTI PROGRAM MAGANG DI PT SEMEN PADANG
-
FK UNIVERSITAS ANDALAS TUTUP KEGIATAN FOME LAPANGAN, HADIRKAN EDUKASI KESEHATAN BAGI WARGA GATES NAN XX, LUBUK BEGALUNG, PADANG
-
DUA PUTRA-PUTRI TERBAIK SUMBAR LOLOS PASKIBRAKA NASIONAL 2026, SIAP BERTUGAS DI ISTANA NEGARA
-
TEMBUS 10 BESAR ASAS 2026, TIGA SISWA SMP SEMEN PADANG RAIH NILAI 100 PADA BAHASA INGGRIS DAN MATEMATIKA
-
BUKTI KOMITMEN CIPTAKAN SEKOLAH SEHAT, SMP SEMEN PADANG RAIH PENGHARGAAN STRATIFIKASI UKS PADANG 2025
-
PERKUAT LAYANAN DASAR BERBASIS DIGITAL, PEMPROV SUMBAR LUNCURKAN SAPA SPM DAN RUNDIANG SPM
-
MELAMPAUI NASIONALISME SIMBOLIK
-
KETIKA KAMPUS BELAJAR DARI MASYARAKAT: MAKNA FOME DALAM MEMBENTUK TENAGA KESEHATAN MASA DEPAN
-
BOARD OF PEACE DAN INDONESIA: UJIAN KONSISTENSI DIPLOMASI PERDAMAIAN DI TENGAH KRISIS KEPERCAYAAN PUBLIK
-
JENDERAL ABDUL HARIS NASUTION DAN PERANG KAMANG 1908
