HOME PENDIDIKAN NASIONAL
- Senin, 19 Oktober 2020
Menuju Penguatan Swasembada Daging, Faperta Unand, Gelar Webinar Nasional Sapi Kerbau IV
Padang (Minangsatu) - Pandemi Covid-19 yang melanda tanah air dan dunia pada umumnya, tidak mengurangi semangat dan kegigihan civitas academica Fakultas Peternakan (Faterna) Unand untuk menggali ilmu pengetahuan.
Rabu lusa (21/10/2020) Faterna Universitas Andalas akan menggelar Web Seminar (Webinar) Nasional Sapi Kerbau IV, 2020 dengan tema “Tantangan dan Solusi Pengembangan Peternakan Sapi dan Kerbau Rakyat dari Hulu Sampai Hilir.”
Webinar ini akan digelar secara virtual melalui aplikasi Zoom Meeting, live streaming dan youtube. Ketua Panitia, Prof. Dr. Ir. Mardiati Zain, MS, menyampaikan Webinar ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Dies Natalis Faterna Universitas Andalas Ke-57.
Webinar Nasional Sapi Kerbau ini dimaksudkan untuk melakukan promosi dan sosialisasi berbagai inovasi dari pengembangan ilmu peternakan dalam bentuk hasil penelitian yang diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap swasembada daging secara nasional.
Menurutnya, pembangunan peternakan saat ini mempunyai peranan penting dalam pemenuhan kebutuhan daging nasional yang diharapkan tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, akan tetapi juga memperlihatkan aspek mutu produk yang dihasilkan berkaitan dengan keamanan pangan (food security).
Prof. Mardiati Zain, mengungkapkan dari perkembangan hasil penelitian yang terus dilakukan, ia yakin sektor peternakan di masa datang akan tetap menjadi sumber utama pemasok protein hewani yang strategis bagi masyarakat Indonesia. “Namun kita perlu bekerja keras dan bekerja sama untuk mewujudkan hal tersebut, dalam hal ini teknologi ramah lingkungan yang dapat digunakan dalam menunjang produktivitas ternak,” tuturnya.
Bidang kajian yang diangkat pada webinar nasional ini berupa Produksi dan Reproduksi Ternak, Nutrisi dan Teknologi Pakan, Hijauan Pakan Ternak, Teknologi Hasil Ternak, dan Sosial Ekonomi Peternakan.
Sementara pemateri/narasumber pada Webinar ini ; Ir. Sugiono, MP (Direktur Perbibitan & Produksi Ternak Kementan RI), Prof Winugroho (Pakar Nutrisi & Pakan-Unida), Prof. Suhubdy (Pakar Ternak Kerbau-Unram), Prof. Sumadi (Pakar Pemuliaan Ternak-UGM), Prof. Luki Abdullah (Pakar Hijauan Pakan-IPB), Prof. Mardiati Zain (Pakar Nutrisi Ruminansia-Unand).
Kemudian, Prof. James Hellyward (Pakar Sosial Ekonomi Peternakan-Unand), Dr. Hendri (Pakar Reproduksi Ternak-Unand), Ade Sukma, Ph.D (PakarTeknologi Hasil Ternak-Unand), Dr. Reza Abdul Jabbar (Owner Large Scale Dairy Farm "Rural Practice Trust" Invercargill New Zealand), Ihsan Mubarak, S.Pt, MP (CEO CV. Andalas Farm), dan Andromeda Sidroro, S.Pt (CEO Sweet Sundae Ice Cream).
Saat ini peserta yang mendaftar mencapai 488 orang dengan jumlah pemakalah sebanyak 65, dari berbagai daerah mulai dari Aceh hingga Papua. Disamping itu, peserta/pemakalah juga berasal dari berbagai bidang ilmu dan profesi seperti dari akademisi, instansi pemerintah/Kementrian Pertanian/swasta, penyuluh, mahasiswa, praktisi peternakan, dan pemakalah umum lainnya.
Peserta yang mengikuti Webinar ini akan menerima; e-sertifikat, e-prosiding ber-ISBN dan selected paper akan dipublikasi di Jurnal Peternakan Indonesia (Shinta 3).
Editor : ranof
Tag :#Target swasembada daging nasional#Webinar nasional sapi kerbau#Dies Natalis Faperta Unand ke 57#Sumbar#
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
DOSEN DAN MAHASISWA POLINELA KEMBANGKAN DESAIN INOVATIF REAKTOR TOREFAKSI BIOMASSA UNTUK DONGKRAK MUTU BRIKET ARANG
-
DARI REKAM MEDIS ELEKTRONIK HINGGA CUMLAUDE, PERJALANAN DEVI OLIVIA DI UGM
-
LEPAS WISUDAWAN PASCASARJANA DAN SPESIALIS, DEKAN FK-KMK UGM TEKANKAN PENTINGNYA EMPATI
-
KABAR BAIK UNTUK GURU NON-ASN, KEMENDIKDASMEN MAU BUKA REKRUTMEN CPNS GURU TAHUN 2027
-
SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS PIMPIN UPACARA HARDIKNAS DI PAPUA JADI SOROTAN
-
BAJANJANG NAIAK, BATANGGO TURUN: PENYELESAIAN SENGKETA TANAH ULAYAT DI MINANGKABAU
-
WAYANG SAWAHLUNTO MENGANGKAT KISAH TAMBANG OMBILIN DENGAN BAHASA TANGSI
-
ALU KATENTONG PADANG LAWEH, KESENIAN PEREMPUAN MINANGKABAU YANG LAHIR DARI AKTIVITAS MENUMBUK PADI
-
BAREH RANDANG PAYAKUMBUH PUNYA RASA MANIS DAN BERBEDA DARI RENDANG DAGING
-
KATUPEK GULAI PAKU, SAJIAN KHAS PESISIR MINANGKABAU DENGAN KUAH SANTAN DAN PAKIS