HOME PENDIDIKAN NASIONAL
- Selasa, 6 Oktober 2026
Dosen Dan Mahasiswa Polinela Kembangkan Desain Inovatif Reaktor Torefaksi Biomassa Untuk Dongkrak Mutu Briket Arang
Dosen dan Mahasiswa Polinela Kembangkan Desain Inovatif Reaktor Torefaksi Biomassa untuk Dongkrak Mutu Briket Arang
Lampung (Minangsatu) — Potensi limbah biomassa di Provinsi Lampung yang melimpah kini menjadi sasaran pengembangan teknologi energi terbarukan. Tim peneliti lintas disiplin ilmu dari Politeknik Negeri Lampung merancang inovasi reaktor torefaksi kontinu berbasis indirect heating dengan sistem oil jacket.
Kegiatan penelitian tahap awal ini resmi dilaksanakan pada 1 Juli 2026. Penelitian berjudul "Studi Desain Alat Torefaksi Biomassa untuk Peningkatan Mutu Briket Arang sebagai Sumber Energi Terbarukan" tersebut diketuai oleh Feny Setiawan, S.T., M.T., yang juga merupakan dosen Program Studi Mekanisasi Pertanian.
Dalam tim tersebut, Feny didampingi oleh dua dosen anggota, yakni Ir. Agus Apriyanto, S.T., M.T. (Dosen Prodi Teknologi Rekayasa Otomotif) dan Ir. Hendri Gustian, S.TP., M.T. (Dosen Prodi Mekanisasi Pertanian). Selain itu, riset ini juga melibatkan peran aktif empat mahasiswa, yaitu Rega Nanda Reftiono, Muslih Prassetyo, Aji Niam Muiz, dan Andi Imam Saputra.
Feny Setiawan menjelaskan bahwa latar belakang utama penelitian ini adalah masih belum optimalnya pemanfaatan limbah biomassa di Lampung. Selama ini, kendala terbesar pada reaktor torefaksi konvensional terletak pada ketidakstabilan distribusi panas yang berdampak langsung pada rendahnya densitas energi dan mutu briket yang dihasilkan.
"Selama ini reaktor konvensional sering kali terkendala oleh distribusi panas yang tidak stabil, sehingga menurunkan mutu briket. Melalui inovasi reaktor kontinu berbasis indirect heating dengan sistem oil jacket ini, kami ingin memastikan keseragaman suhu operasional agar kualitas briket arang jauh lebih optimal dan memenuhi standar energi terbarukan," ujar Feny Setiawan kepada Minangsatu saat dikonfirmasi mengenai pelaksanaan riset pada 1 Juli 2026.
Lebih lanjut, Feny menyampaikan bahwa fokus penelitian pada tahun pertama ini adalah menghasilkan desain teknis (engineering design) yang tervalidasi secara termodinamika, serta melakukan kajian kelayakan ekonomi sebelum tahap manufaktur alat direalisasikan.
![]() |
Dalam pelaksanaannya, metode penelitian menggabungkan pendekatan Virtual Engineering Design dan Techno-Economic Modeling. Tim memulainya dengan validasi desain alat torefaksi yang sudah ada untuk peningkatan skala (scale-up), di mana para mahasiswa turut membantu langsung dalam proses pengukuran lapangan.
Data tersebut kemudian diintegrasikan ke dalam pemodelan geometri 3D menggunakan perangkat lunak CAD. Validasi desain lanjutan dilakukan melalui simulasi Computational Fluid Dynamics (CFD) guna memastikan efisiensi distribusi panas media oli dengan deviasi suhu yang minimal.
Tim juga melakukan analisis tekno-ekonomi untuk mengoptimalkan penggunaan material hibrida, sehingga mampu menekan biaya investasi tanpa mengorbankan durabilitas atau keawetan alat.
Inovasi reaktor torefaksi ini dirancang tidak hanya untuk menjawab tantangan teknis di sektor pertanian dan energi, tetapi juga diselaraskan secara strategis dengan pilar Asta Cita terkait kemandirian energi nasional serta target pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-7 mengenai akses energi bersih yang terjangkau dan berkelanjutan.
Editor : melatisan
Tag :Dosen, Mahasiswa Polinela, Kembangkan, Desain Inovatif, Reaktor Torefaksi Biomassa, untuk Dongkrak, Mutu Briket Arang
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
DARI REKAM MEDIS ELEKTRONIK HINGGA CUMLAUDE, PERJALANAN DEVI OLIVIA DI UGM
-
LEPAS WISUDAWAN PASCASARJANA DAN SPESIALIS, DEKAN FK-KMK UGM TEKANKAN PENTINGNYA EMPATI
-
KABAR BAIK UNTUK GURU NON-ASN, KEMENDIKDASMEN MAU BUKA REKRUTMEN CPNS GURU TAHUN 2027
-
SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS PIMPIN UPACARA HARDIKNAS DI PAPUA JADI SOROTAN
-
SURVEI ZIPRECRUITER; INI DIA 10 JURUSAN YANG PALING DISESALI MAHASISWA SETELAH LULUS
.jpeg)