HOME PARIWISATA KOTA PADANG
- Rabu, 5 April 2023
Menghadapi Lebaran 2023, Ini Strategi Pariwisata Versi Gubernur Sumbar
Padang (Minangsatu) - Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah menuturkan berdasarkan evaluasi libur lebaran tahun 2022, berbagai permasalahan masih terjadi pada objek-ebjek wisata di Sumatera Barat (Sumbar). Dinas Pariwisata Sumbar mencatat, tahun lalu masih terjadi insiden yang mengakibatkan 8 orang meninggal dunia. Kemudian pungutan liar, persoalan sampah di lokasi wisata, hingga ketersediaan sarana istirahat dan toilet yang tidak memadai.
Melalui Kepala Dinas Pariwisata Sumbar, Gubernur Mahyeldi mengingatkan penggelola objek wisata untuk memastikan kesiapan destinasi, di antaranya kelayakan atraksi, personel pengamanan, rambu peringatan, dan tim medis untuk mengantisipasi insiden di lokasi wisata. “Rambu peringatan misalnya dipasang di pantai, lalu ada personel penyelamat. Kemudian kalau perahu penyeberangan antar pulau harus layak, penumpang disediakan pelampung. Ini yang harus disiapkan,” ucapnya saat memimpin rapat persiapan libur lebaran di Auditorium Gubernuran, Rabu (5/4/2023).
Kemudian Mahyeldi juga meminta pelaku usaha wisata atau pemerintah daerah menyediakan tempat pembuangan dan sistem penggelolaan sampah. Selain itu juga menyediakan toilet yang bernar-benar layak. “Jangan sampai sampah menumpuk berhari-hari. Ditambah lagi toilet kotor. Apalagi toiletnya ada, sedangkan airnya tidak ada. Persoalan-persoalan ini jangan terjadi lagi,” tuturnya.
Sementara untuk mengantisipasi pungutan liar, Gubernur mengaku telah menerima laporan dari Kepala Dinas Pariwisata Sumbar, bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Prov. Sumbar untuk mendorong kabupaten/kota menambah petugas pengamanan di lokasi-lokasi wisata.
Kemudian, juga minta mereka menyiapkan akses pengaduan dengan penanganan cepat bagi masyarakat saat menghadapi pungli (pungutan liar). Tujuannya agar permasalahan dimaksud terselesaikan dan tidak menyebar luas ke media sosial yang bisa membuat citra pariwisata Sumbar negatif.
Menyikapi hal tersebut, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Sumbar, Irwan, memastikan telah berkoordinasi dengan Satpol PP seluruh daerah untuk menambah personel di lokasi wisata. Khususnya pada objek wisata yang tahun lalu terdapat pungli. “Sesuai arahan Gubernur melalui Kadis Pariwisata, kita sudah sampaikan kepada kawan-kawan Pol PP daerah untuk memperketat pengawasan, misalnya di Pesisir Selatan tahun lalu ada kasus pungli, Lembah Harau Limapuluh Kota, Pantai Padang,” tuturnya.
Sementara itu, selama libur lebaran Pol PP Sumbar juga menempatkan personel pada pos-pos pengamanan. Kemudian juga berpatroli pada objek wisata yang menjadi konsentrasi masyarakat untuk berkumpul.
Editor : ranof
Tag :#Lebaran 2023 #Strategi pariwisata sumbar #Versi gubernur mahyeldi
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
BPPD DAN TP2 DEWI SEPAKAT BOM RUN 2026 JADI MOTOR SPORT TOURISM SUMBAR
-
10 ORANG TURIS DARI HONGKONG BELAJAR MEMBUAT DETA DAN BERMAIN MUSIK DI GALERI PERMATA HATI GRUP
-
PT SEMEN PADANG TUAN RUMAH JAMBORE POKDARWIS SUMBAR
-
SUMBAR MENUJU PANGGUNG DUNIA: WIES 2025 JADI GERBANG EMAS PARIWISATA DAN EKONOMI SYARIAH
-
BAWA MISI SILATURAHMI DAN SURVEI PASAR, SPMC TOURING KE KUANSING SAKSIKAN FESTIVAL PACU JALUR
-
SEMEN PADANG FC DAN BAN KAPTEN: KETIKA PENGALAMAN SAJA TAK CUKUP, KABAU SIRAH BUTUH JIWA YANG MENGIKAT
-
MEMBACA DATA DENGAN BENAR, LANGKAH AWAL MELINDUNGI STATUS GIZI ANAK
-
BAJANJANG NAIAK, BATANGGO TURUN: PENYELESAIAN SENGKETA TANAH ULAYAT DI MINANGKABAU
-
WAYANG SAWAHLUNTO MENGANGKAT KISAH TAMBANG OMBILIN DENGAN BAHASA TANGSI
-
ALU KATENTONG PADANG LAWEH, KESENIAN PEREMPUAN MINANGKABAU YANG LAHIR DARI AKTIVITAS MENUMBUK PADI