HOME OLAHRAGA INTERNASIONAL

  • Senin, 23 Februari 2026

Masa Sulit Mees Hilgers Di Twente, Dari Bek Mahal Menuju Status Bebas Transfer

Mees Hilgers saat berseragam FC Twente ( Foto : Instagram Mess Hilgers)
Mees Hilgers saat berseragam FC Twente ( Foto : Instagram Mess Hilgers)

Masa Sulit Mees Hilgers di Twente, Dari Bek Mahal Menuju Status Bebas Transfer

Belanda (Minangsatu) -
Nasib berbeda tengah dijalani bek Timnas Indonesia, Mees Hilgers, di klubnya FC Twente. Di tengah ketatnya persaingan Eredivisie, pemain berdarah Indonesia itu justru terpinggirkan dan belum kembali merumput dalam laga resmi sejak Mei 2025.

Dilansir dari Bola.com pada Senin(23/02/2026), situasi Hilgers tak lepas dari persoalan kontrak yang berlarut-larut. Sejak musim panas tahun lalu, pembicaraan perpanjangan kontrak antara pemain dan manajemen Twente tak menemui titik temu. Di sisi lain, Hilgers juga disebut-sebut ingin mencari tantangan baru setelah beberapa musim membela klub asal Enschede tersebut.

Padahal, sebelum memasuki fase sulit ini, Hilgers dikenal sebagai salah satu bek muda potensial di Belanda. Sejumlah klub besar sempat dikabarkan meminati jasanya. Bahkan pada jendela transfer musim panas 2025, ia hampir bergabung dengan klub Ligue 1 Prancis, Stade Brestois 29.

Rencana kepindahan itu sudah di depan mata. Hilgers dijadwalkan bergabung dengan status pinjaman disertai opsi pembelian permanen. Namun, transfer tersebut gagal terlaksana karena keterbatasan waktu untuk menjalani tes medis sebelum batas akhir pendaftaran pemain di Prancis. Alhasil, pemilik empat caps bersama Timnas Indonesia itu harus tetap bertahan di Twente.

Belum tuntas persoalan transfer, Hilgers justru harus naik meja operasi akibat cedera ligamen pada November tahun lalu. Cedera itu mengakhiri musimnya lebih cepat dan memperpanjang masa absen. Hingga kini, ia belum mencatatkan satu pun penampilan resmi pada musim berjalan.

Dengan kontrak yang akan habis, Hilgers berpeluang meninggalkan Twente dengan status bebas transfer. Situasi ini menjadi ironi tersendiri. Bek berusia 25 tahun tersebut sempat memiliki nilai pasar lebih dari 11 juta euro atau sekitar Rp200 miliar. Kini, akibat minimnya waktu bermain dan ketidakpastian kontrak, valuasinya merosot ke angka 5 juta euro, bahkan berpotensi direkrut tanpa biaya transfer.

Meski demikian, usia Hilgers yang masih relatif muda membuat masa depannya tetap terbuka. Ia kini fokus menjalani pemulihan cedera demi mengembalikan performa terbaiknya.

Dalam ulasan Football Transfers, Hilgers memiliki indeks keterampilan 64,7 dan bisa meningkat hingga 70,6 dalam kondisi prima. Angka tersebut menempatkannya sebagai bek dengan potensi berkembang menjadi salah satu yang terbaik di Eredivisie.

Menariknya, peluang itu bisa saja datang dari rival domestik. PSV Eindhoven disebut-sebut sebagai klub yang cocok untuk Hilgers. Tim yang bermarkas di Stadion Philips itu dinilai memiliki tingkat kecocokan klub mencapai 80 untuk sang bek, terutama dengan gaya permainan pelatih Peter Bosz.

“PSV akan bijak untuk merekrut Hilgers. Tim Eindhoven memiliki peringkat kecocokan klub di angka 80 untuk bek tengah tersebut, yang tampaknya sangat cocok dengan gaya bermain Peter Bosz di PSV. Namun, jika Hilgers memilih pindah ke Stadion Philips, ia harus puas dengan prospek waktu bermain yang sedikit,” tulis Football Transfers.

Bagi Hilgers, fase ini menjadi ujian penting dalam kariernya. Dari bek muda dengan harga selangit, kini ia menghadapi kenyataan pahit akibat cedera dan kebuntuan kontrak. Namun, jika mampu bangkit dan menemukan pelabuhan baru yang tepat, bukan tidak mungkin namanya kembali bersinar baik di level klub maupun bersama Garuda.


Wartawan : Arif Munandar
Editor : melatisan

Tag :Mees Hilgers, berseragam FC Twente

Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News

Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com