- Jumat, 20 Februari 2026
Mahyeldi: Ramadan Momentum Perkuat Ketakwaan Dan Solidaritas Sosial
Gubernur Sumbar Mahyeldi memberikan tausiah di masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Alminangkabawi, di Padang. Foto Adpsb.
Mahyeldi: Ramadan Momentum Perkuat Ketakwaan dan Solidaritas Sosial
Padang (Minangsatu) - Memasuki malam kedua Ramadan 1447 Hijriah, Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah mengisi ceramah agama di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi, Kamis malam (19/02/2026). Dalam tausiah tersebut, Gubernur mengangkat tema keutamaan Ramadan sebagai momentum pembentukan pribadi dan masyarakat yang bertakwa.
Mahyeldi menyampaikan bulan suci Ramadan bukan sekadar peningkatan ibadah ritual, tetapi juga sarana membangun kualitas diri yang berdampak pada kehidupan sosial. Ketakwaan, menurutnya, harus tercermin dalam sikap sehari-hari.
“Ketakwaan itu diwujudkan melalui kejujuran dalam bekerja, amanah dalam menjalankan jabatan, serta kepedulian terhadap sesama. Ramadan melatih kita menjadi pribadi yang lebih baik, bukan hanya di masjid, tetapi juga dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan, Ramadan juga menjadi momentum merawat persatuan dan kesatuan. Dalam kondisi pascabencana banjir yang melanda sejumlah daerah di Sumbar, nilai solidaritas dan empati antar sesama perlu semakin diperkuat.
Saat ini, pemerintah bersama seluruh elemen masyarakat tengah fokus pada upaya rehabilitasi dan rekonstruksi. Karena itu, Gubernur mengajak masyarakat untuk ikut merasakan kesulitan saudara-saudara yang terdampak serta memperkuat semangat gotong royong.
Menurutnya, ibadah puasa tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga melatih kesabaran, kedisiplinan, serta kepekaan sosial. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting dalam membangun masyarakat yang tangguh.
Secara khusus, Mahyeldi juga menyampaikan pesan kepada generasi muda di Sumbar agar menjadikan Ramadan sebagai madrasah pembentukan karakter dan integritas diri.
Ia mengajak para pemuda mengisi bulan suci dengan kegiatan positif, memperbanyak ibadah, meningkatkan literasi Al-Qur’an, serta menjauhi perbuatan yang dapat merusak masa depan.
Menurutnya, generasi muda memiliki peran strategis dalam menentukan arah pembangunan daerah. Karena itu, sejak dini harus ditanamkan semangat disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian sosial.
“Ramadan adalah madrasah kehidupan. Di sinilah kita ditempa menjadi pribadi yang sabar, kuat, dan peduli. Insya Allah, jika generasi mudanya kokoh, maka Sumatera Barat juga akan semakin kuat,” ungkapnya.
DPRD Padang Gelar Paripurna Tiga Agenda Penting
minangsatu > Agama
DPRD Padang Gelar Paripurna Tiga Agenda Penting
minangsatu > Agama
Wartawan : Adpsb
Editor : ranof
Editor : ranof
Tag :#Ramadhan #moment perbaiki solidaritas #Gubernur Mahyeldi #Sumbar
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
LAINNYA
-
BANK NAGARI SALURKAN PULUHAN HEWAN KURBAN DAN PERLUAS PROGRAM CSR PADA IDULADHA 2026
-
RIBUAN JAMAAH PADATI PT SEMEN PADANG, IDULADHA 1447 HIJRIAH JADI MOMENTUM MENEBAR KEPEDULIAN
-
PT SEMEN PADANG AJAK WARGA INDARUNG DAN SEKITARNYA RAMAIKAN SALAT IDULADHA 1447 H
-
WISUDA TAHFIZ AR RISALAH, SEKDAPROV SUMBAR SOROTI PENTINGNYA KESEIMBANGAN ILMU DAN AKHLAK
-
PT SEMEN PADANG LEPAS 20 CALON JEMAAH HAJI KARYAWAN DAN PENSIUNAN TAHUN 2026
NARASI
-
MELAMPAUI NASIONALISME SIMBOLIK
-
KETIKA KAMPUS BELAJAR DARI MASYARAKAT: MAKNA FOME DALAM MEMBENTUK TENAGA KESEHATAN MASA DEPAN
-
BOARD OF PEACE DAN INDONESIA: UJIAN KONSISTENSI DIPLOMASI PERDAMAIAN DI TENGAH KRISIS KEPERCAYAAN PUBLIK
-
JENDERAL ABDUL HARIS NASUTION DAN PERANG KAMANG 1908
-
MEMELIHARA HARAPAN, CATATAN HENDRY CH BANGUN