HOME SOSIAL BUDAYA RANTAU
- Jumat, 16 September 2022
LLDikti Wilayah III Dan Badiklat Kemenhan Sukses Gelar PMM - PKBN
Kota Bekasi (Minangsatu) - Program ini menjadi unggulan karena memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk dapat menggunakan hak belajarnya di luar program studi dan perguruan tinggi asal. Program PMM akan mendorong pemulihan pandemi dan membawa Indonesia menyongsong ke masa depan. PMM juga membuka kesempatan antar mahasiswa dan antar perguruan tinggi untuk saling berkolaborasi. Kegiatan ini dilaksanakan Senin (12/9/2022) kampus UBSI/UNM.
Kabadiklat Kementerian Pertahanan Mayjen TNI Tandyo Budi didampingi Kepala Pusdiklat Kemenhan Brigjen TNI Ketut Gede Wetan Pastia meyakini bahwa informasi dan komunikasi saat ini sudah menjadi bagian dari infrastruktur pembangunan sebuah bangsa yang menyentuh hampir seluruh aspek kehidupan.
“Bela negara tidak selalu identik dengan pendidikan militer, tetapi melalui hal lain. Misalnya saja di bidang keamanan siber yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan. Kita menyadari saat ini ada saja serangan di dunia maya dan telah menjadi trend baru dalam perang modern di abad-21,” jelasnya.
Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III menginisiasi program Pertukaran Mahasiswa Merdeka melalui Pembinaan Kesadaran Bela Negara (PMM-PKBN). Program yang menargetkan 5.000 mahasiswa sebagai peserta ini bertujuan untuk menciptakan talenta digital unggul dari perguruan tinggi.
Berkaitan dengan hal tersebut, Kepala LLDikti Wilayah III Paristiyanti Nurwardani selaku inisiator PMM-PKBN menggandeng Badan Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Pertahanan (BADIKLAT Kemenhan) dalam menyinergikan PMM dengan Pembinaan Kesadaran Bela Negara (PKBN). PMM-PKBN menjadi program kolaborasi baru antara Kemendikbudristek dan Kemenhan sebagai upaya penguatan literasi digital di era revolusi industry 4.0 dan society 5.0, antara lain digital skill, digital culture, digital etic, dan digital safety.
Dalam peluncuran PMM-PKBN yang dibuka dengan upacara 5.000 mahasiswa dan kuliah umum 3 Menteri, Paris menuturkan, output dari program PMM-PKBN ini adalah mahasiswa dapat menyetarakan Satuan Kredit Semester (SKS) setara 20 SKS, mendapatkan sertifikasi dari Lembaga Sertifikasi Profesi dari Perguruan Tinggi yang telah ditunjuk, dan sertifikat Bela Negara dari Badiklat Kemenhan yang dapat meningkatkan daya saing.
“Kenapa harus PMM-PKBN profesi digital? Karena hidup bernegara itu dipengaruhi oleh konten yang lekat dengan ruang-ruang digital, yang dalam hal ini kita implementasikan melalui perguruan tinggi, para dosen, dan mahasiswa. Oleh karena itu, dari Jakarta untuk Indonesia, kita bersama-sama membela negara dengan membangun kekuatan siber melalui program PMM-PKBN,” Paris menambahkan.
Program ini menjadi unggulan karena memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk dapat menggunakan hak belajarnya di luar program studi dan perguruan tinggi asal. Program PMM akan mendorong pemulihan pandemi dan membawa Indonesia menyongsong ke masa depan. PMM juga membuka kesempatan antar mahasiswa dan antar perguruan tinggi untuk saling berkolaborasi.
Acara ini ditutup dengan kuliah umum dari Menko PMK Prof. Dr. Muhadjir Effendy. “Kemampuan bela negara yang baik di tengah keberagaman bangsa adalah salah satu kunci untuk pembangunan manusia di Indonesia. Kita semua harus turut serta. Program PMM-PKBN ini mendukung program transformasi digital di Indonesia yang dicananangkan oleh Presiden Jokowi, salah satunya pengembangan roadmap transformasi digital di sektor-sektor strategis, terutama sektor pendidikan dan menyiapkan kebutuhan SDM yang berkompetensi talenta digital,” tandasnya.
Program PMM-PKBN menggandeng enam perguruan tinggi sebagai konsorsium, yaitu Universitas BSI, Universitas Gunadarma, Binus University, Ukrida, UPN Veteran Jakarta, dan LSPR Jakarta.(*)
Editor : Benk123
Tag :#Lldikti
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
PEREBUTAN PENGARUH KINI MERAMBAH RUANG INFORMASI, GUBERNUR LEMHANAS INGATKAN PERAN PERS
-
KEDATANGAN KHAFILAH SUMBAR DISAMBUT IKM SEMARANG DENGAN TARIAN MINANG DAN SUGUHAN JAMU
-
KAPOLRES TAPIN PIMPIN LANGSUNG PENANGANAN KARHUTLA DI SUNGAI RUTAS HULU
-
REFLEKSI 81 TAHUN INDONESIA MERDEKA: FWK INGATKAN AGAR PEMERINTAH KIAN PEKA TERHADAP KERESAHAN MASYARAKAT
-
TUNDRA MELIALA MUNDUR DARI KETUA UMUM AMKI, DADANG RACHMAT JADI PLT
-
DUA KEMENANGAN KABAU SIRAH, SAATNYA MERAJUT KEMBALI KEPERCAYAAN YANG SEMPAT RETAK
-
UJIAN HAKIM: ANTARA KASAR, KASIR, DAN KASUR
-
JEJAK PENGABDIAN HAN LAKSANAKAN KEGIATAN DISKUSI TERBUKA TERKAIT HUNIAN TETAP DI NAGARI SUNGAI BATANG
-
LILIPALY MENJADI PEMBEDA, TETAPI KONSISTENSI HARUS MENYUSUL
-
MEMBACA DATA DENGAN BENAR, LANGKAH AWAL MELINDUNGI STATUS GIZI ANAK