HOME EKONOMI KOTA PADANG PANJANG
- Sabtu, 16 April 2022
Kota Padang Panjang Seperti Malioboro Sumatera Barat
Pd. Panjang - (Minangsatu) Sebagai kota kecil terletak di jalur perlintasan terpadat di Sumatera Barat, Kota Padang Panjang tidak hanya terlihat sibuk di siang hari. Justru, dikala malam menjelma Kota Padang Panjang tak kalah sibuk. Terutama sekali kesibukan para pedagang kuliner dan pakaian, seperti bisa kita temukan di jalan Imam Bonjol depan Pasar Pusat dan jalan Sudirman depan gedung M. Syafei.
Di dua lokasi tersebut, lima belas hari jelang lebaran Idul Fitri ratusan pedagang jajakan aneka kuliner dan pakaian mudah ditemukan. Kondisi tersebut, berlangsung hingga larut malam.
"Memang, untuk memanjakan selera sekalian belanja pakaian kami sekeluarga memilih Kota Padang Panjang," ujar Faisal, 43, salah seorang warga perantau ibukota asal Kayu Tanam disela sela aktifitas buka bersama keluarga, Sabtu (16/4/2022) malam.
Selain udaranya yang sejuk dan adem, harga makanan dan pakaian ditawarkan pedagang disini cukup terjangkau kantong. Yang tak kalah spesifik dimiliki Kota Padang Panjang, yakni kehadiran banyak rumah ibadah.
"Saya melihat saat ini, Kota Padang Panjang sudah kayak Malioboro-nya Sumatera Barat," lanjut Faisal yang turut diamini sang istri.*
Editor : Benk123
Tag :#padangpanjang
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
RINGANKAN BEBAN EKONOMI WARGA, PEMKO PADANG PANJANG GELAR GPM
-
TEMBUS PASAR LEBIH LUAS, DEKRANASDA BEKALI PELAKU IKM KEMAMPUAN KOMUNIKASI .
-
RAMAIKAN PASAR PADANG PANJANG, WAKO HENDRI SERAP ASPIRASI PEDAGANG PASAR PUSAT
-
WAKO HENDRI ARNIS IKUTI PANEN RAYA IKAN NILA, PERKUAT KETAHANAN PANGAN NASIONAL
-
KULINER DAN HANDICRAFT LOKAL JADI DAYA TARIK GOWES FUN ADVENTURE
-
UJIAN HAKIM: ANTARA KASAR, KASIR, DAN KASUR
-
JEJAK PENGABDIAN HAN LAKSANAKAN KEGIATAN DISKUSI TERBUKA TERKAIT HUNIAN TETAP DI NAGARI SUNGAI BATANG
-
LILIPALY MENJADI PEMBEDA, TETAPI KONSISTENSI HARUS MENYUSUL
-
MEMBACA DATA DENGAN BENAR, LANGKAH AWAL MELINDUNGI STATUS GIZI ANAK
-
BAJANJANG NAIAK, BATANGGO TURUN: PENYELESAIAN SENGKETA TANAH ULAYAT DI MINANGKABAU