HOME OLAHRAGA KOTA SAWAHLUNTO

  • Jumat, 19 Juni 2026

KONI Sawahlunto Evaluasi Hasil Tes VO2 Max Atlet Untuk Persiapan Porprov XVI Sumbar

KONI Sawahlunto
KONI Sawahlunto

KONI Sawahlunto Evaluasi Hasil Tes VO2 Max Atlet untuk Persiapan Porprov XVI Sumbar

Sawahlunto (Minangstu) -
 Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Sawahlunto mulai melakukan langkah strategis dalam mempersiapkan atlet menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat yang akan berlangsung pada 2-14 Oktober 2026.

Usai melaksanakan tes VO2 Max selama empat hari, Tim Teknis KONI Sawahlunto menggelar rapat pleno pada Rabu (17/6/2026) untuk mengevaluasi hasil tes kebugaran fisik para atlet yang diproyeksikan memperkuat kontingen Kota Sawahlunto.

Rapat yang dipimpin Wakil Ketua I KONI Sawahlunto Boy Purbadi bersama Sekretaris Umum Hendri Febriyudi dan jajaran tim teknis tersebut membahas secara mendalam hasil tes VO2 Max serta menyepakati standar performa yang akan menjadi dasar pengambilan keputusan lebih lanjut oleh pimpinan KONI.

Evaluasi dilakukan melalui verifikasi dan analisis komparatif terhadap data seluruh atlet peserta tes. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan hasil yang diperoleh benar-benar mencerminkan kondisi fisik atlet secara riil.

VO2 Max merupakan salah satu indikator penting dalam mengukur kapasitas aerobik dan daya tahan atlet. Hasil pengukuran tersebut akan menjadi acuan dalam menentukan kesiapan atlet menghadapi persaingan di Porprov.

Berdasarkan hasil evaluasi, tim teknis mulai menyusun sejumlah rekomendasi pembinaan yang nantinya menjadi bahan pertimbangan dalam proses seleksi atlet menuju Porprov XVI Sumbar. Perhatian khusus diberikan kepada atlet yang nilai kebugarannya masih berada di bawah standar yang telah ditetapkan tim sport science.

Pendekatan pembinaan juga dilakukan secara spesifik berdasarkan karakteristik masing-masing cabang olahraga. Hal ini karena kebutuhan fisik setiap cabang berbeda, sehingga program latihan yang disusun dapat lebih tepat sasaran dan efektif meningkatkan kondisi atlet sebelum memasuki tahapan pemusatan latihan berikutnya.

Dalam rapat tersebut, tim teknis juga menyoroti sejumlah atlet yang tidak mengikuti tes VO2 Max meski telah masuk dalam daftar pembinaan jangka panjang. Ketidakhadiran para atlet tersebut akan dievaluasi secara objektif. Bagi yang memiliki alasan yang dapat dipertanggungjawabkan, dimungkinkan mengikuti tes susulan. Sementara ketidakhadiran tanpa alasan jelas dapat memengaruhi peluang mereka masuk skuad utama Porprov.

Melalui Bidang Prestasi dan Sport Science, KONI Sawahlunto menegaskan bahwa proses seleksi atlet menuju Porprov 2026 dilakukan secara objektif dan berbasis data ilmiah, bukan sekadar pertimbangan subjektif.

Hasil tes VO2 Max menjadi salah satu instrumen penting untuk memastikan atlet yang memperkuat kontingen Kota Sawahlunto benar-benar memiliki kondisi fisik prima dan kesiapan maksimal guna meraih prestasi terbaik bagi daerah.

 

 

 


Wartawan : Hendra Idris
Editor : melatisan

Tag :KONI Sawahlunto. Evaluasi ,Hasil Tes VO2 Max, Atlet, Persiapan. Porprov XVI Sumbar

Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com