HOME SOSIAL BUDAYA RANTAU
- Senin, 2 Desember 2024
Kongres PWI Dipercepat Untuk Persatuan Dan Keberlanjutan PWI Pusat
Kongres PWI Dipercepat untuk Persatuan dan Keberlanjutan PWI Pusat
Jakarta (Minangsatu) - Upaya mempercepat Kongres PWI mendapat dukungan kuat dari berbagai pihak untuk memastikan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) kembali solid dan bersatu. Ketua Bidang Aset PWI Pusat, HMU Kurniadi, menegaskan pentingnya langkah ini. "Pemerintah menginginkan PWI menjadi satu. Keputusan ini tidak hanya untuk menyelesaikan dualisme, tetapi juga memastikan PWI tetap besar dan berpengaruh di seluruh Indonesia," ujarnya dalam rapat daring, Minggu, 1 Desember 2024.
Pemerintah, melalui Wakil Menteri Komunikasi dan Digitalisasi (Wamen Komdigi), Nezar Patria, telah meminta pembentukan kepanitiaan kongres dan tata tertib sebagai langkah awal percepatan. Dengan pendekatan ini, diharapkan dualisme di tubuh PWI segera berakhir. Presiden Prabowo Subianto juga dijadwalkan hadir dalam Hari Pers Nasional (HPN) 2025, menjadikan penyatuan PWI semakin mendesak.
Ketua PWI Aceh, Nasir Nurdin, menyatakan kesiapan mendukung kongres dipercepat. "Jika ini adalah keinginan pemerintah, Aceh siap menyukseskan acara ini," ungkapnya. Dukungan serupa juga datang dari Ketua PWI Kalimantan Barat, Kundori, yang optimis bahwa langkah ini membawa kebaikan bagi organisasi.
Hendry Ch Bangun (HCB) tetap menjadi figur sentral dalam upaya penyatuan ini. Ia dianggap layak dan dipercaya memimpin PWI untuk menjaga persatuan dan keberlanjutan organisasi. Ketua Bidang Pembinaan Daerah PWI Pusat, Haris Sadikin, menegaskan bahwa kongres tetap akan dipimpin oleh HCB sesuai hasil rapat pleno diperluas. "Konsolidasi tetap berjalan, dan persiapan harus dilakukan dengan solid," tambahnya.
Sebagai Ketua Umum PWI yang berbadan hukum sah, HCB memiliki otoritas penuh untuk mewakili organisasi. Hal ini membedakannya dari pihak lain yang tidak berbadan hukum dan tidak memiliki legitimasi serupa.
Dualisme di tubuh PWI menjadi fokus utama dalam kongres dipercepat ini. Ketua PWI Kalimantan Selatan, Zainal Helmi, menegaskan bahwa dualisme harus diselesaikan sebelum HPN 2025. Ia juga memastikan anggaran HPN 2025 sudah disiapkan dengan matang oleh Komisi I di DPRD Kalsel.
HMU Kurniadi menjelaskan bahwa proses hukum terkait dualisme tetap berjalan. Jika negosiasi gagal, opsi untuk meminta keputusan langsung dari Presiden Prabowo menjadi pertimbangan terakhir. "Kongres ini adalah langkah penting untuk memastikan PWI tetap menjadi organisasi yang solid dan profesional," tegasnya.
HPN 2025 yang akan digelar di Kalimantan Selatan menjadi momen penting bagi PWI. Keberhasilan kongres ini diharapkan membawa PWI kembali ke jalur yang tepat, sekaligus mengawal pemerintahan Presiden Prabowo hingga akhir masa jabatan. Dengan dukungan berbagai pihak dan kepemimpinan HCB yang solid, PWI siap menghadapi tantangan ke depan sebagai organisasi wartawan terbesar di Indonesia.
Editor : ranof
Tag :#Pwi jaga keutuhan organisasi #Kongres pwi dipercepat #Hendry Ch Bangun #Jakarta
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
KEDATANGAN KHAFILAH SUMBAR DISAMBUT IKM SEMARANG DENGAN TARIAN MINANG DAN SUGUHAN JAMU
-
KAPOLRES TAPIN PIMPIN LANGSUNG PENANGANAN KARHUTLA DI SUNGAI RUTAS HULU
-
REFLEKSI 81 TAHUN INDONESIA MERDEKA: FWK INGATKAN AGAR PEMERINTAH KIAN PEKA TERHADAP KERESAHAN MASYARAKAT
-
TUNDRA MELIALA MUNDUR DARI KETUA UMUM AMKI, DADANG RACHMAT JADI PLT
-
KESANTUNAN BERBAHASA DIPERLUKAN DALAM BERBANGSA DAN BERNEGARA
-
MEMBACA DATA DENGAN BENAR, LANGKAH AWAL MELINDUNGI STATUS GIZI ANAK
-
BAJANJANG NAIAK, BATANGGO TURUN: PENYELESAIAN SENGKETA TANAH ULAYAT DI MINANGKABAU
-
WAYANG SAWAHLUNTO MENGANGKAT KISAH TAMBANG OMBILIN DENGAN BAHASA TANGSI
-
ALU KATENTONG PADANG LAWEH, KESENIAN PEREMPUAN MINANGKABAU YANG LAHIR DARI AKTIVITAS MENUMBUK PADI
-
BAREH RANDANG PAYAKUMBUH PUNYA RASA MANIS DAN BERBEDA DARI RENDANG DAGING