- Rabu, 24 Juni 2026
Kejurnaswil Shorinji Kempo Sumatera 2026 Jadi Ajang Pembinaan Atlet Menuju Prestasi Nasional Dan Internasional
Kejurnaswil Shorinji Kempo Sumatera 2026 Jadi Ajang Pembinaan Atlet Menuju Prestasi Nasional dan Internasional
Sawahlunto (Minangsatu) – Kejuaraan Nasional Wilayah (Kejurnaswil) Shorinji Kempo Sumatera Tahun 2026 di Kota Sawahlunto tidak hanya menjadi arena perebutan prestasi, tetapi juga diproyeksikan sebagai wadah pembinaan dan penjaringan atlet potensial menuju level nasional hingga internasional.
Hal itu mengemuka dalam pembukaan Kejurnaswil yang dilakukan Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah di Lapangan Futsal Bengkel Utama PT BA, Sawahlunto, Rabu (24/6/2026).
Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong yang disaksikan para pengurus PB Perkemi, Pengprov Perkemi se-Sumatera, atlet, pelatih, dan official.
Gubernur Mahyeldi menegaskan bahwa pembinaan olahraga harus berjalan seiring dengan pembangunan karakter atlet. Menurutnya, Shorinji Kempo memiliki nilai lebih karena tidak hanya membentuk kemampuan teknis bertanding, tetapi juga menanamkan disiplin, persaudaraan, dan rasa hormat kepada sesama.
"Shorinji Kempo bukan sekadar cabang olahraga bela diri, tetapi juga sarana membentuk karakter, menanamkan disiplin, semangat persaudaraan, dan penghormatan kepada sesama.
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat berkomitmen mendukung pembinaan atlet agar semakin banyak putra-putri daerah yang mampu berprestasi dan mengharumkan nama bangsa di tingkat internasional," ujar Mahyeldi.
![]() |
Senada dengan itu, Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy, menilai kejuaraan tingkat regional seperti Kejurnaswil memiliki peran strategis dalam melahirkan generasi atlet yang tangguh secara mental maupun kemampuan bertanding.
"Melalui Kejurnaswil ini, kita berharap lahir atlet-atlet berkarakter yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga memiliki integritas, kedisiplinan, dan jiwa persaudaraan yang kuat," katanya.
Ketua Umum PB Perkemi Laksamana Madya (Purn) Agus Setiadji juga menaruh harapan besar terhadap perkembangan Shorinji Kempo di Sumatera.
Ia menyebut kejuaraan tersebut menjadi momentum penting untuk mengukur hasil pembinaan di daerah sekaligus mencari bibit-bibit atlet yang dapat dipersiapkan menuju kejuaraan nasional maupun internasional.
Bahkan, Agus memberikan tantangan kepada Pengprov Perkemi Sumbar agar ke depan mampu menjadi penyelenggara kejuaraan bertaraf internasional dengan melibatkan negara-negara tetangga di kawasan Asia Tenggara.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Sumatera Barat Hamdanus yang diwakili Wakil Ketua Umum VI KONI Sumbar Revdi Iwan Syahputra menegaskan dukungan KONI terhadap pelaksanaan Kejurnaswil sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem pembinaan olahraga prestasi di daerah.
Menurutnya, kejuaraan berjenjang menjadi instrumen penting dalam proses regenerasi atlet sekaligus sarana evaluasi hasil latihan yang selama ini dilakukan oleh masing-masing provinsi.
Kejurnaswil Shorinji Kempo Sumatera 2026 diikuti atlet terbaik dari berbagai provinsi di Pulau Sumatera. Selain menjadi ajang kompetisi, kejuaraan ini juga menjadi sarana mempererat persaudaraan antar-kenshi sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan menuju prestasi yang lebih tinggi.
Pembukaan berlangsung meriah dengan defile kontingen peserta dan demonstrasi teknik serta embu Shorinji Kempo yang memukau tamu undangan dan masyarakat yang hadir menyaksikan jalannya seremoni.
Editor : melatisan
Tag :Kejurnaswil, Shorinji Kempo, Sumatera 2026, Jadi Ajang, Pembinaan Atlet, Menuju, Prestasi Nasional, Internasional
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
BRILIAN : KEJURNAS WILAYAH SUMATERA CABANG KEMPO, DIIKUTI 426 KENSHI DIGELAR DI SAWAHLUNTO
-
43 TIM SSB AMBIL BAGIAN DALAM PIALA WALI KOTA SAWAHLUNTO CUP 2026
-
KONI SAWAHLUNTO EVALUASI HASIL TES VO2 MAX ATLET UNTUK PERSIAPAN PORPROV XVI SUMBAR
-
AFFAN DAN VIDI WAKILI SAWAHLUNTO PADA KEJURNAS PANJAT TEBING KELOMPOK UMUR XX
-
PROFIL PETARUNG IBCA MMA: BHARADA DIKO SUSANTO, PUTRA LUNTO YANG SIAP HARUMKAN SAWAHLUNTO DI PORPROV 2026
-
KETIKA KAMPUS BELAJAR DARI MASYARAKAT: MAKNA FOME DALAM MEMBENTUK TENAGA KESEHATAN MASA DEPAN
-
BOARD OF PEACE DAN INDONESIA: UJIAN KONSISTENSI DIPLOMASI PERDAMAIAN DI TENGAH KRISIS KEPERCAYAAN PUBLIK
-
JENDERAL ABDUL HARIS NASUTION DAN PERANG KAMANG 1908
-
MEMELIHARA HARAPAN, CATATAN HENDRY CH BANGUN
-
DARI SUNGAI BATANGHARI KE RANTAI LOGISTIK NASIONAL, PTP NONPETIKEMAS JAMBI MENJAGA ARUS DISTRIBUSI DAN MENGGERAKKAN EKONOMI
