- Minggu, 12 April 2026
Kejurda Akuatik Digelar Di Kolam Renang Ngalau Indah Kota Payakumbuh
Kejurda Akuatik Digelar di Kolam Renang Ngalau Indah Kota Payakumbuh
Payakumbuh (Minangsatu) – Kota Payakumbuh dipercaya menjadi tuan rumah Kejuaraan Daerah (Kejurda) Akuatik Indonesia Sumatera Barat 2026.
Ajang ini tidak hanya menghadirkan persaingan antar atlet, tetapi juga menjadi pintu awal seleksi menuju kejuaraan nasional tanggal 28 April - 1 Mei 2026 di Jakarta.
Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta melalui Wakil Wali Kota, Elzadaswarman membuka secara resmi Kejurda Akuatik Indonesia Sumatera Barat 2026 tersebut di Kolam Renang Ngalau Indah, Payakumbuh, Jumat (10/06/2026).
“Atas nama Pemko Payakumbuh, kami menyampaikan selamat datang kepada seluruh peserta, official, dan tamu undangan di Kota Payakumbuh. Sebuah kota kecil yang terus berbenah, ramah, dan berkomitmen untuk menjadi bagian dalam kemajuan olahraga di Sumbar,” kata Wawako Elzadaswarman saat pembukaan acara.
Ia mengatakan, kepercayaan sebagai tuan rumah menjadi kebanggaan tersendiri sekaligus tanggung jawab besar bagi daerah dalam mendukung pembinaan olahraga, khususnya cabang akuatik.
Menurut dia, kejuaraan ini bukan sekadar ajang mencari pemenang, tetapi menjadi bagian dari proses panjang pembinaan atlet.
"Harapan kita kompetisi ini mampu membentuk karakter, menanamkan sportivitas, serta mempersiapkan atlet masa depan Sumatera Barat," ujarnya.
Elzadaswarman juga berpesan kepada para atlet untuk bertanding dengan penuh semangat dan menjunjung tinggi nilai sportivitas.
Ia menekankan bahwa hasil akhir bukan satu-satunya tujuan, melainkan proses, disiplin, dan mental juara yang menjadi kunci utama lahirnya atlet berprestasi.
Pemko Payakumbuh, lanjut dia, terus memperkuat dukungan terhadap pengembangan olahraga melalui peningkatan sarana dan prasarana, termasuk fasilitas kolam renang, serta mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak seperti KONI, organisasi olahraga, pelatih, dan masyarakat.
“Dari kolam renang ini kita berharap lahir atlet-atlet unggul yang mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Widya mengatakan Kejurda Akuatik Sumbar 2026 langsung dijadikan sebagai ajang seleksi untuk menentukan perwakilan Sumatera Barat pada kejuaraan nasional akuatik yang akan digelar di Jakarta.
Ia menyebutkan sebanyak 299 atlet dari 33 pengcab dan klub se-Sumatera Barat ambil bagian dalam kejuaraan ini.
Para peserta akan bersaing dalam lebih dari 1.000 nomor pertandingan selama tiga hari pelaksanaan, mulai 10 hingga 12 April 2026.
Widya menambahkan tingginya jumlah peserta menunjukkan antusiasme besar terhadap cabang olahraga akuatik di Sumatera Barat, sekaligus menjadi indikator positif bagi proses pembinaan atlet di daerah.
"Kita harapkan dari Kejurda Akuatik ini mampu melahirkan perenang-perenang potensial yang siap membawa nama Sumbar ke level yang lebih tinggi," pungkasnya.
Pada kesempatan itu Wawako Elzadaswarman mengalungkan medali kepada pemenang event 101 1.500 meter gaya bebas putra dimana juara 1 diraih oleh Sarbo dari Padang Pariaman, juara 2 Muhammad Siddiq dari Bukittinggi dan juara 3 Darvesh Evan Putra Huda dari Padang.
Kegiatan itu juga dihadiri Pengurus Provinsi Akuatik Sumbar, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lima Puluh Kota Fadhlil Abrar, Asisten I Nofriwandi, Staf Ahli Irwan Suwandi, Kadisparpora Yunida Fatwa, pelatif, official serta peserta akuatik se- Sumbar.
Editor : melatisan
Tag :Kejurda Akuatik, Digelar, Kolam Renang, Ngalau Indah, Kota Payakumbuh
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
SEKDA RIDA ANANDA BUKA EVENT ROAD RACE 2026 DI KOTA PAYAKUMBUH
-
SFA UJI COBA DENGAN MINANG SEJAGAT, COACH TRI: ANAK-ANAK SEDANG DALAM TREN POSITIF
-
OPTIMIS.! PAYAKUMBUH TARGETKAN JUARA UMUM PORPROV SUMBAR 2026
-
LIGA ASKOT PSSI KOTA PAYAKUMBUH 2025 RESMI DITUTUP
-
ATLET BRIDGE SAWAHLUNTO BERANGKAT KE GRAND FINAL LIGA BRIDGE NASIONAL 2025 DI BOGOR
-
IKATAN MAHASISWA TIGO LURAH (IKMTL) GELAR FESTIVAL SENI OLAHRAGA TIGO LURAH 2026, BERTEMA "RASO KA KAMPUANG, KARYA UNTUAK NAGARI"
-
FENOMENA BARU KAWASAN WISATA ALAHAN PANJANG YANG MERISAUKAN
-
LMJ BERBAGI: SEDERHANA, TETAPI PENUH MAKNA
-
SUJUD DI AMBANG LAILATUL QADAR: MENJEMPUT DAMAI DI TANAH HARAM BERSAMA SIANOK TOUR DALAM BAYANG KETEGANGAN DUNIA
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK