- Jumat, 25 Agustus 2017
Kejuaraan Panjat Tebing Magnet Baru Pariwisata Sawahlunto
SAWAHLUNTO (Minangsatu) -- Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Kelompok umur Panjat Tebing ke XII Sumatera Barat resmi dihelat di Kota Sawahlunto pada 23 sampai 29 Agustus 2017. Walikota Sawahlunto Ali Yusuf yang membuka kegiatan olahraga terbesar ini, Jumat (25/8/2017), mengakui olahraga Panjat Tebing akan melengkapi daya tarik wisata kota Sawahlunto.
Meski sudah mulai bertanding sejak 2 hari yang lalu, Walikota mengatakan iven Panjat Tebing ini akan menjadi magnit bagi Kota Sawahlunto yang sudah lama fokus mengembangkan pariwisata. "Kita sengaja meletakkan venue olahraga yang terbilang ekstrim ini di pusat Taman Silo, sehingga juga bisa menjadi wahana wisata olahraga, aktivitas Panjat tebing disini menjadi magnet sehingga menarik masyarakat lokal maupun daerah lain untuk datang," papar Ali Yusuf, Jumat 25 Agustus 2017.
Dikatakan Ali Yusuf, Pemerintah Kota Sawahlunto berkomitmen menjadikan olahraga Panjat Tebing sebagai salah satu olahraga unggulan, sekaligus olahraga wisata. Harapan itu bukan hal yang muluk-muluk, tetapi dibuktikan dengan melengkapi fasilitas panjat tebing.Mulai dari Dinding Panjat Lead (Kesulitan, Speed atau kecepatan) maupun dinding Boulder.
Menurut dia, fasilitas Dinding panjat kota Sawahlunto terbilang paling lengkap di Sumatera Barat. Ditambah lagi dengan Silo setinggi 45 meter yang juga dimanfaatkan sebagai dinding panjat. "Apalagi Olahraga panjat tebing masuk olahraga yang menunjang pendidikan karakter bagi anak, kegiatan penuh tantangan yang dapat menumbuhkan rasa percaya diri, semangat juang, tanggungjawab dan karakter positif lainnya," sebut Wali Kota.
Diketahui, beberapa waktu terakhir, Kota Sawahlunto terbilang salah satu kekuatan panjat tebing di Sumatera Barat, terutama di nomor kelompok umur. Hal ini dicapai berkat pembinaan sejak dini oleh FPTI Kota Sawahlunto yang dipimpin Capt. Inf Muryanto dan Serma Asfil serta dorongan penuh pemko.
Melalui panjat tebing, ungkap Ali Yusuf, Kota Sawahlunto siap menjadi yang terbaik di Sumbar dan mewakili provinsi di ajang nasional maupun internasional. Cita-cita emas ini semakin mendekati kenyataan dengan banyaknya atlit sawahlunto yang mengisi skuad provinsi Sumbar.
Sebagai bentuk motivasi, tak mau kalah dengan atlit, Walikota Solok Ali Yusuf tanpa direncanakan tiba-tiba ikut menjajal dinding Panjat tebing Speed. Keberanian Walikota praktis menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat dan undangan yang hadir.
Turut hadir dalam pembukaan tersebut, Wakil Walikota Sawahlunto Ismed, Ketum PP FPTI Faisol Riza, Ketum FPTI Sumbar M. Radid Akbar, Kejari Sawahlunto, Pimpinan OPD dan pengurus panjat tebing dari berbagai wilayah sumbar.
Sementara itu, Ketum PP FPTI Faisol Riza sangat mengapresiasi terselenggaranya Kejurnas KU ke XII Sumatera Barat yang dilaksanak di Kota Sawahlunto. Kejurnas KU menjadi ajang memupuk dan mengkader atlit-atlit panjat Tebing sejak dini.
"Panjat tebing merupakan olahraga unik yang tidak bisa dilatih secara instan tapi dalam jangka waktu yang panjang, makanya lebih baik dilatih sejak dini sebagai cikal bakal atlit senior Indonesia nantinya," ungkapnya.
[Adi ]
Editor :
Tag :#Kejurnas Panjat Tebing #Kota Sawahlunto
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
DARI KOTA ARANG MENUJU JAKARTA, CRISTIANO MICEL SIREGAR MEMBAWA MIMPI BESAR SEPAK BOLA SAWAHLUNTO
-
TALAWI PUTRA U-14 TAMPIL PERKASA, HAJAR TIKU PUTRA 5-2 DAN KUNCI TIKET 12 BESAR
-
RIBUAN PELARI RAMAIKAN BHAYANGKARA RUN 2026, SAWAHLUNTO KIAN KOKOH SEBAGAI KOTA EVENT DAN SPORT TOURISM
-
FINAL ROUND MOTOPRIX 2026 DI SIRKUIT KANDI SIAP DIGELAR, PANITIA PRIORITASKAN KESELAMATAN PENONTON
-
FINAL ROUND MOTOPRIX 2026 SIAP DIGELAR DI SIRKUIT KANDI, SAWAHLUNTO BIDIK 400 STARTER PEREBUTKAN PIALA WALI KOTA
-
JALAN PANJANG KEMANDIRIAN PERS KITA, CATATAN HENDRY CH BANGUN
-
TOLERANSI DAN KETEGUHAN NILAI: MENYIKAPI ISU LGBT DI TENGAH MASYARAKAT KITA
-
PERKUAT LAYANAN DASAR BERBASIS DIGITAL, PEMPROV SUMBAR LUNCURKAN SAPA SPM DAN RUNDIANG SPM
-
MELAMPAUI NASIONALISME SIMBOLIK
-
KETIKA KAMPUS BELAJAR DARI MASYARAKAT: MAKNA FOME DALAM MEMBENTUK TENAGA KESEHATAN MASA DEPAN