- Minggu, 26 Januari 2025
Kebersamaan Dalam Tradisi Maanta Marapulai
Kebersamaan dalam Tradisi Maanta Marapulai
Oleh: Andika Putra Wardana
Pernikahan Maanta Marapulai adalah salah satu tradisi pernikahan adat Minangkabau yang sarat dengan nilai kebersamaan dan kekeluargaan. Ini adalah momen penting yang mempertemukan dua keluarga besar, mempererat hubungan, dan memperkuat rasa persaudaraan di masyarakat.
Maanta Marapulai adalah simbol ikatan keluarga yang lebih dari sekadar arak-arakan yang mengantarkan mempelai pria ke rumah mempelai wanita. Prosesi ini, yang diiringi dengan doa dan harapan, menandai permulaan babak baru dalam kehidupan pasangan pengantin dan meningkatkan ikatan keluarga mereka yang kini resmi bersatu.
Pada hari pelaksanaan, suasana penuh kebahagiaan sangat terasa. Keluarga mempelai pria mempersiapkan segala sesuatunya dengan hati-hati, mulai dari hidangan khas Minangkabau, seserahan, hingga iringan musik tradisional. Dalam perjalanan menuju rumah mempelai wanita, arak-arakan dihiasi dengan tawa, nyanyian, dan doa bersama, menciptakan atmosfer hangat yang mempertegas nilai kebersamaan.
Rombongan disambut dengan baik di rumah mempelai wanita. Kedua keluarga menunjukkan penghormatan dan keakraban selama proses ini. Keluarga mempelai pria membawa hidangan, yang diterima dengan penuh syukur sebagai bukti persaudaraan yang lebih erat.
Maanta Marapulai juga menunjukkan komitmen kolektif orang Minangkabau. Dalam tradisi ini, kehadiran tetangga, sanak saudara, dan kerabat menunjukkan betapa pentingnya komunitas mendukung setiap tahapan kehidupan seseorang. Tidak ada yang merasa sendirian, karena kolaborasi menjadi kekuatan utama dalam setiap langkah.
Tradisi ini tidak hanya mempererat hubungan keluarga, tetapi juga memberi generasi muda pendidikan budaya. Anak-anak dan remaja dididik tentang pentingnya menjaga kebersamaan, menghormati orang tua, dan melestarikan tradisi. Tradisi Maanta Marapulai menunjukkan bahwa rasa persaudaraan dan kebersamaan adalah bagian penting dari kehidupan masyarakat Minangkabau.
Dalam setiap langkah prosesi, ada doa, harapan, dan kegembiraan yang menyatukan dua keluarga dan komunitas secara keseluruhan. Tradisi Maanta Marapulai masih menjadi kebanggaan masyarakat Minangkabau karena nilai-nilai luhurnya. Ia tidak hanya sebuah tradisi, tetapi juga bukti kekuatan kebersamaan sebagai dasar kehidupan sosial.a
Editor : melatisan
Tag :#Budaya #Minangkabau
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
DATUAK PARPATIH NAN SABATANG: LEGENDA, MAKAM, DAN KEARIFAN DARI SELAYO
-
SIGINYANG SALUANG PAUH: MENJAGA WARISAN BUDAYA MINANGKABAU DI KOTA PADANG
-
GALA: GELAR ADAT YANG MENJADI IDENTITAS MASYARAKAT MINANGKABAU
-
PERAN IBU DAN MAMAK DALAM KELUARGA MINANGKABAU: MENGAPA AYAH HANYA TAMU?
-
SISTEM KEKERABATAN MATRILINEAL MINANGKABAU: MENGAPA LAKI-LAKI MENJADI PILAR KOMUNIKASI ANTAR SUKU?
-
“TEMBAK PATUIH”: MITOS EDUKATIF DALAM UNGKAPAN LARANGAN ULAKAN TAPAKIS
-
CHERRY CHILD FOUNDATION BERSAMA BERBAGAI KOMUNITAS SALURKAN BANTUAN KE WILAYAH TERDAMPAK BANJIR BANDANG DI PADANG
-
MENANAM POHON, MENUAI KESELAMATAN: KONSERVASI LAHAN KRITIS UNTUK KETAHANAN HIDUP KOMUNITAS.
-
MUSIBAH
-
KEMANA BUPATI TAPSEL