HOME EKONOMI KOTA PADANG PANJANG
- Selasa, 23 Januari 2024
Kadispangtan Ade Nafrita: Sekitar 400 Petani Padang Panjang Terdampak Erupsi Marapi
Kadispangtan Ade Nafrita: Sekitar 400 Petani Padang Panjang Terdampak Erupsi Marapi
Pd Panjang.(Minangsatu) - Kadis Pertanian dan Tanaman Pangan (Kadispangtan) Kota Padang Panjang, Ade Nafrita Anas, MP, mengemukakan, saat ini terdapat lebih kurang sekitar 400 orang petani di Kota Padang Panjang terdampak erupsi Gunung Marapi, setelah lahan pertanian mereka terpapar debu vulkanik Marapi yang kini masih terus keluarkan debu.
Hal tersebut diungkapkan Ade usai melakukan pertemuan dengan Pj Setdako Padang Panjang, Winarno, ME, Selasa (23/1/2024) siang, di ruang kerja Setdako. Ditambahkan, Ade, pertemuan dengan Pak Pj Setdako membicarakan seputar langkah langkah akan diambil Pemko, terkait rencana pemberian bantuan untuk petani terdampak erupsi Gunung Marapi, yang berujung para petani kita mengalami gagal panen,” terang Ade.
Sementara secara terpisah Pj Setdako Winarno sebelumnya kepada Minangsatu com menjelaskan, jika saat ini pihaknya bersama Pj Wako dan instansi terkait tengah membahas jenis bantuan akan diberikan pada petani kita terdampak erupsi Marapi.
" Dalam kondisi Marapi masih keluarkan debu, mungkin bantuan mereka butuhkan dalam bentuk pangan untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Insya Allah, kita secepatnya akan upayakan bantuan, " terang Winarno.
Editor : melatisan
Tag :#Kadispangtan #Kota Padang Panjang #Ade Nafrita Anas
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
RINGANKAN BEBAN EKONOMI WARGA, PEMKO PADANG PANJANG GELAR GPM
-
TEMBUS PASAR LEBIH LUAS, DEKRANASDA BEKALI PELAKU IKM KEMAMPUAN KOMUNIKASI .
-
RAMAIKAN PASAR PADANG PANJANG, WAKO HENDRI SERAP ASPIRASI PEDAGANG PASAR PUSAT
-
WAKO HENDRI ARNIS IKUTI PANEN RAYA IKAN NILA, PERKUAT KETAHANAN PANGAN NASIONAL
-
KULINER DAN HANDICRAFT LOKAL JADI DAYA TARIK GOWES FUN ADVENTURE
-
UJIAN HAKIM: ANTARA KASAR, KASIR, DAN KASUR
-
JEJAK PENGABDIAN HAN LAKSANAKAN KEGIATAN DISKUSI TERBUKA TERKAIT HUNIAN TETAP DI NAGARI SUNGAI BATANG
-
LILIPALY MENJADI PEMBEDA, TETAPI KONSISTENSI HARUS MENYUSUL
-
MEMBACA DATA DENGAN BENAR, LANGKAH AWAL MELINDUNGI STATUS GIZI ANAK
-
BAJANJANG NAIAK, BATANGGO TURUN: PENYELESAIAN SENGKETA TANAH ULAYAT DI MINANGKABAU