- Kamis, 14 Agustus 2025
Jamu Dewa United, SPFC Incar 3 Poin Di Laga Kandang Perdana
Jamu Dewa United, SPFC Incar 3 Poin Di Laga Kandang Perdana
Padang (Minangsatu) – Jum’at, 25 Oktober 2024, untuk kali pertama dalam Sejarah, Semen Padang FC tunduk dari tamu dengan skor mencolok. Dewa United membrondong gawang SPFC yang kala itu dikawal Teguh Amirudin dengan 8 gol. Alhasil, musim 2025/2025, Kabau Sirah terpincang-pincang hingga nyaris degradasi.
Memasuki era Super League, Eduardo Almeida tak mau jatuh di lobang yang sama.
“Kami siap untuk laga kendang pertama dengan target tampil lebih baik dan meraih tiga poin,” ujarnya saat sesi pre-match conference, Kamis (14/08/2025).
Nada optimisme juga diutarakan Leo Guntara, bek sayap SPFC yang baru saja kembali dari Borneo FC.
“Mari datang ke stadion, itu akan menjadi motivasi untuk kami,”
Pelatih asal Portugal itu menyebut ia punya beberapa catatan usai timnya kalah melawan Persib Bandung pada laga pembuka. Membangun koneksi antar pemain dipandang sebagai PR penting tim. Banyaknya wajah baru memaksa waktu lebih untuk membangun kemistri.
“Kami mengevaluasi pertandingan pertama, dan kita siapkan line up terbaik saat melawan Dewa United besok,” jelasnya.
Almeida optimistis bermain di kandang sendiri akan menjadi keuntungan besar bagi Kabau Sirah. Dukungan suporter di Stadion H. Agus Salim diharapkan bisa menjadi energi tambahan untuk meraih tiga poin pertama musim ini.
SPFC dijadwalkan melakoni match ke-2 besok, Jum’at (15/08/2025) di Stadion Haji Agus Salim jam 15.30 WIB.
Editor : melatisan
Tag :#Laga Kandang
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
SEMEN PADANG FC PERKENALKAN IMRAN NAHUMARURY SEBAGAI PELATIH BARU
-
HADAPI 10 PEMAIN PSIM, SPFC HANYA SANGGUP BERMAIN SERI
-
SUPER BIG MATCH; GOL 'UNCU' IKHSAN GAGALKAN KEMENANGAN PERSIJA
-
HADAPI PSIM, DEJAN PASTIKAN SPFC SIAP TEMPUR, SATU PEMAIN ABSEN
-
ZE VALENTE ABSEN, PSIM BERTOLAK KE PADANG TANPA GELANDANG ANDALAN
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK
-
SURAT KEPADA NAHKODA SUMBAR, YANG BAHTERANYA KOYAK DI HANTAM GALODO
-
DUA JALAN KEBIJAKAN KOPI: INDONESIA DAN ETHIOPIA DI PERSIMPANGAN STRATEGI
-
ROSITA MEDINA, BUNDO KANDUANG DI RANTAU PUNYA TANGGUNGJAWAB MORAL
-
MAKNA KETIDAKHADIRAN PRESIDEN DI HPN 2026 BANTEN