HOME PEMBANGUNAN PROVINSI SUMATERA BARAT
- Senin, 5 Februari 2018
Irwan Prayitno, Pembangunan Jalan Tol Untuk Kemajuan Sumatera Barat
PADANG (Minangsatu) - Pembangunan jalan Tol Padang - Pekanbaru sejauh 254,8 km dengan biaya sebesar Rp. 78.09 Trilun merupakan upaya memajukan pembangunan daerah dalam mengurai kemacetan Padang-Bukittinggi, serta meningkatkan perekonomian masyarakat Sumatera Barat.
Hal ini disampaikan Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno pada saat pertemuan dengan masyarakat Padang Pariaman, Menteri PUPR, Pimpinan Hutama Karya, Walijorong, Walinagari serta beberapa tokoh masyarakat Kecamatan Batang Anai Padang Pariaman, Minggu siang (4/2/2018).
Hadir dalam kesempatan tersebut, Wagub Nasrul Abit, Bupati Ali Mukhni, Camat, Kadis PSDA, Kadis PU Prasjal, beberapa OPD terkait dilingkungan pemkab Padang Pariaman.
Lebih lanjut Gubernur Irwan Prayitno menyampaikan, tidak ada niat untuk menipu atau merugikan masyarakat terhadap pembebasan lahan pembangunan jalan tol ini. “Yakinlah pemerintah sedang berusaha memajukan pembangunan daerah untuk kesejahteraan masyarakat,” paparnya.
Dikatakan, pembayaran ganti rugi lahan akan disegerakan sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku. Kemajuan pembangunan ini semata-mata untuk kepentingan rakyat dalam memacu daya saing daerah menghadapi globalisasi dan pasar bebas.
Dengan transpotasi yang baik dan cepat tentu akan meningkatkan arus perekonomian daerah, sehingga potensi daerah dapat dikembangkan lebih baik lagi dimasa-masa mendatang, terang Irwan Prayitno.
Gubernur Irwan Prayitno juga mengapresiasi masyarakat yang telah mendukung dan memudahkan penyelenggaraan pembangunan ini. “Semoga ini menjadi semangat kita bersama untuk pro aktif dalam memajukan pembangunan daerah” harap Irwan.
Akan ada tiga tahap dalam pembangunan jalan tol ini, tahap I pembanguan jalan Padang - Sicincim 28 km, Tahap II Bangkinang - Pakanbaru 38 km, dan Tahap III Sicincin - Bangkinang 189 km.
Yang kesemua pembiayaan itu dibebankan pada bantuan JICA dan APBN yang ditalangi oleh PT. Hutama Karya. Kita bersyukur pembangunan ini akan menandai era masa depan Sumatera Barat yang lebih maju dan sejahtera.
Baik disektor infrastruktur, sarana dan prasana ekonomi, pariwisata dan investasi bagi perkembangan pembangunan Sumatera Barat. “ Pembangunan ini akan memakan waktu lebih kurang 5 tahun, 2018-2023. Dan kita masih berusaha melobi dan meminta ke pemerintah pusat agar pembangunan tahap I itu adalah Padang - Bukittinggi, bukan Padang -Sicincin agar kemacetan Padang - Bukittinggi terjawab lebih cepat,” ujar Gubernur.
[ batuah / relis ]
Editor :
Tag :#Gubernur Sumbar # jalan Tol
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
TERIMA BUPATI SOLOK SELATAN, SEKDAPROV SUMBAR, PAPARKAN SINKRONISASI PEMBANGUNAN 2026-2027
-
GUBERNUR MAHYELDI TEMUI MENTERI LINGKUNGAN HIDUP, MINTA DUKUNGAN SEJUMLAH PROYEK STRATEGIS
-
MAHYELDI AJAK DIASPORA DAN PERANTAU MINANG MEMPERKUAT PERAN MEMBANGUN SUMBAR
-
GUBERNUR MAHYELDI: NAGARI CREATIVE HUB ADALAH AGENDA BESAR PEMBANGUNAN EKONOMI SUMBAR BERBASIS NAGARI
-
GUBERNUR MAHYELDI SAMBUT KEDATANGAN MENAKER RI DI BIM
-
MEMELIHARA HARAPAN, CATATAN HENDRY CH BANGUN
-
DARI SUNGAI BATANGHARI KE RANTAI LOGISTIK NASIONAL, PTP NONPETIKEMAS JAMBI MENJAGA ARUS DISTRIBUSI DAN MENGGERAKKAN EKONOMI
-
MERATAPI SEMEN PADANG FC, MERAYAKAN ANAK-ANAK MINANG DI PANGGUNG NASIONAL
-
DARI PASAR KE TANAH SUCI: KISAH PAK DAS, BURUH ANGKUT BATUSANGKAR YANG MENJEMPUT KEMULIAAN DI KURSI BISNIS GARUDA
-
KOPI MINANG, PERMATA GASTRONOMI YANG LAYAK JADI WAJAH WONDERFUL INDONESIA