HOME SOSIAL BUDAYA PROVINSI SUMATERA BARAT
- Minggu, 25 Agustus 2019
Irwan Prayitno : ORARI Organisasi Yang Peduli Kemasyarakatan Dalam Hal Penyampaian Informasi
Padang (Minangsatu) -- Radio Amatir (ORARI) Sumatera Barat (Sumbar) diharapkan dapat lebih memantapkan posisinya sebagai sebuah organisasi yang solid, dalam menjalan peran dan fungsinya untuk membantu masyarakat. Terlebih dalam keadaan `emergency` (gawat darurat).
Harapan tersebut dikatakan langsung Gubernur Sumbar Irwan Prayitno saat membuka acara HUT ke-51 ORARI Sumbar di Pantai Air Manis, Minggu (25/08/2019).
“ORARI merupakan organisasi yang tumbuh dan berkembang di tengah-tengah masyarakat, dan telah teruji keberadaannya oleh berbagai rintangan serta tantangan,” katanya.
"Apalagi anggota ORARI berada dimana-mana, bahkan sampai daerah terpencil/perbatasan, dan pada umumnya mereka bekerja secara profesional dan sukarela, tanpa pamrih atau meminta imbalan materi," tutur Irwan Prayitno.
Gubernur menyampaikan, bahwa Orari memiliki andil besar dalam mendukung program-program pemerintah, terutama dalam membangun komunikasi dan informasi, lebih utama lagi pada saat terjadi bencana.
“Kita tentunya tidak dapat bekerja sendiri. Karena itu diperlukan dukungan dan partisipasi dari semua pihak, salah satunya dari ORARI Sumbar,” ucapnya.
Selanjutnya gubernur Sumbar juga mengapresiasi kegiatan HUT ORARI ini yang mendukung program Pariwisata, Pantai Air Manis yang terkenal dengan 'Batu Malin Kundang' dengan mengerakan perekonomian masyarakat.
Tentu jumlah pengunjung di Pantai Air Manis, Kota Padang, Sumatra Barat, bisa melonjak pada libur. Hal ini terlihat dari angka pendapatan asli daerah (PAD) dari pengelolaan pantai yang terkenal dengan batu Malin Kundang tersebut.
Dalam rangka HUT ke-51 ORARI yqng bertema Kebangsaan “ORARI Merekatkan Persatuan” Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengucapkan Dirgahayu ORARI, Jaya selalu di udara dan Selamat HUT ke-51, Semoga ORARI Merekatkan Persatuan Bangsa.
Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh Direktorat Operasi Sumber Daya Ditjen SDPPI Dwi Handoko, Sekjen ORARI Pusat Suryo Susilo-YB0JTR, Ketua Orari Sumbar H. Yiliarman, SH, Kepala Dinas Pariwisata, Dinas Perhubungan dan para pimpinan OPD lainnya.
Dalam sambutan Ketua Orari Sumbar H. Yiliarman, SH mengatakan, bahwa sebagai organisasi kemasyarakat ORARI hendaknya dapat mempertahankan eksistensinya, sehingga dapat terus membantu dan mendukung program pemerintah, terutama dalam hal komunikasi dan informasi.
ORARI, katanya lagi, merupakan organisasi yang memiliki karakter sendiri yang mampu bersaing di segala zaman. Meski sekarang zaman telkomunikasi maju, tapi ORARI tetap mampu memberikan informasi kepada masyarakat.
"Kehadiran ORARI tidak hanya sekedar komunikasi, tetapi dapat juga untuk menjaga dan membentengi keutuhan persatuan dan kesatuan bangsa,” ujarnya.
Kemudian acara dilanjutkan spesial hiburan dari IPe Band ramaikan acara HUT ORARI ke-51 dengan tampilan yang nyentik dan memukau para penonton yang lebih dari 1000, seruan para dari penonton yang kebanyakan dari peserta ibu-ibu tersebut hebohkan suasana gembira ini.
Irwan Prayitno dengan menyanyikan Ginyang Mak Taci" menbuka tampilan pertama oleh IPe Band, dengan diikuti joget dari para ibu-ibu dengan semangat mengikuti irama musik.
Setelah itu Irawan Prayitno mainkan drummer mengiringi lagu Smoke on the Water-nya Deep Purple. Hadirin yang menyaksikan kontan heboh, bahkan sebagian maju berdesakan foto bersama dengan sang Gubernur yang masih asyik dengan permainan drumnya.
Dengan penuh semangat, terlihat Irwan sudah berkeringat bercucuran tanpak asik memukul drumnya dengan irama yang pas. Dia tampak mengelap wajahnya dengan handuk kecilnya. Pada acara tersebut, Irwan mengenakan kaos putih dan jins coklat.
Editor : melatisan
Tag :#orari
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
DIRJEN POLPUM KEMENDAGRI: SUMATERA BARAT BERPOTENSI MENJADI MODEL NASIONAL PENCEGAHAN KONFLIK BERBASIS SEKOLAH
-
GUBERNUR MAHYELDI : PERSOALAN SAMPAH MASIH MENJADI TANTANGAN BESAR PEMERINTAH, BELUM ADA KESADARAN DAN BUDAYA BERSIH MASYARAKAT
-
M. SHADIQ PASADIGOE: PANCASILA HARUS HIDUP DALAM TINDAKAN NYATA, BUKAN SEKADAR DIHAFAL
-
GUBERNUR MAHYELDI KOMIT MENYUKSESKAN MUKTAMAR PBNU KE-35 DI SUMBAR
-
DARI BEASISWA HINGGA BOM RUN, RAHAYUSSALIM PERKUAT PERAN IKASMANTRI UNTUK NEGERI
-
TOLERANSI DAN KETEGUHAN NILAI: MENYIKAPI ISU LGBT DI TENGAH MASYARAKAT KITA
-
PERKUAT LAYANAN DASAR BERBASIS DIGITAL, PEMPROV SUMBAR LUNCURKAN SAPA SPM DAN RUNDIANG SPM
-
MELAMPAUI NASIONALISME SIMBOLIK
-
KETIKA KAMPUS BELAJAR DARI MASYARAKAT: MAKNA FOME DALAM MEMBENTUK TENAGA KESEHATAN MASA DEPAN
-
BOARD OF PEACE DAN INDONESIA: UJIAN KONSISTENSI DIPLOMASI PERDAMAIAN DI TENGAH KRISIS KEPERCAYAAN PUBLIK