HOME PENDIDIKAN RANTAU
- Rabu, 20 Maret 2019
Ideologi Pemuda Dalam Menyelesaikan Misi Nasional Bangsa
Bogor (Minangsatu) – Peran pemuda dalam mewujudkan misi nasional negara disinyalir menjadi salah satu tantangan bangsa ini, sebab itulah pemuda butuh bahan bakar untuk menyelesaikan misi yang akan dilakukan, dan bahan bakar tersebut ialah ideologi. Pentingnya ideologis dalam kepemudaan dikupas tuntas oleh Bambang Suherman, Direktur Program Dompet Dhuafa ,dalam gelaran National Mission 2019 yang diadakan di Bogor Valley, Jawa Barat, pekan lalu.
Pada relis yang dikirim Humas Dompet Dhuafa kepada Minangsatu, Rabu (20/3), disebutkan bahwa menurut Bambang ada banyak pemuda dan aktivis di kampus besar yang kuat ideologi gerakan dan idealismenya, tetapi hanya butuh enam bulan pasca kampus yang membuatnya menghilang dan muncul sebagai orang yang berbeda. “Lalu ke mana ia menghilang?” Karena bahan bakar ideologinya habis, “Kenapa bisa habis?” karena ia tak bisa mempertahankan ideologinya untuk berkontribusi di masyarakat,” ujarnya dihadapan 64 penerima manfaat BAKTI NUSA dari 14 kampus di Indonesia.
Misi nasional lekat kaitannya dengan pemuda, namun para pemuda ini akan dihadapkan pada idealisme dan pragmatisme dalam berpikir dan mengeksekusi pilihan hidupnya. Karena itulah sejak dini para pemuda dituntut mampu mengembangkan pragmatisme agar tidak memilih jalan pintas untuk mencapai tujuan hidup dan tak terjebak dalam lingkaran keburukan yang merasuki segala sendi kehidupan.
“Tidak ada cara lain untuk memperbaiki kehidupan selain mengembangkan diri, ini bisa menjadi misi pemuda untuk bergerak dan berkontribusi di masyarakat,” tutup Bambang.
Editor : T E
Tag :Dompet Dhuafa
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
GUBERNUR MAHYELDI : KEPEMIMPINAN HARUS BERAKAR PADA NILAI DAN KETELADANAN
-
HADIRI REUNI SMPN 1 DUMAI, MAHYELDI TEKANKAN PENTINGNYA MENJAGA PERSAUDARAAN
-
GUBERNUR MAHYELDI AJAK MAHASISWA MINANG PERSIAPKAN DIRI MENUJU INDONESIA EMAS 2045
-
ANAK-ANAK BELAJAR MENYEMAI BENIH PADI DI SEKOLAH ALAM LUBUK PUSAKO DESA TEBAT PATAH
-
TEGUH SANTOSA : MEDIA SIBER BISA DIJADIKAN RUANG BELAJAR KEDUA OLEH ANAK BANGSA
-
KAPAN TERAKHIR KE PASAR? CATATAN JURNALISTIK HENDRY CH BANGUN
-
MELAWAN ARUS ALGORITMA: KETIKA PERS SUMATERA BARAT MEMILIH MENGHARGAI "SUNYI" DI UJUNG NEGERI
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 SUSUN 23 PETA UNTUK MENDUKUNG PEMETAAN WILAYAH NAGARI BUNGO TANJUANG
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 EDUKASI MASYARAKAT JORONG KAPUAH TENTANG PENCEGAHAN STUNTING MELALUI GIZI SEIMBANG DAN PHBS
-
RME SUDAH DIGUNAKAN, TETAPI APAKAH SUDAH BENAR-BENAR BERMANFAAT?