- Kamis, 5 Maret 2026
Hadapi 10 Pemain PSIM, SPFC Hanya Sanggup Bermain Seri
Hadapi 10 Pemain PSIM, SPFC Hanya Sanggup Bermain Seri
Padang (Minangsatu) - Memang bukan harinya Semen Padang FC. Main di kandang plus hadapi tim lawan dengan 10 pemain, Kabau Sirah juga tak bisa menang.
Laga Semen Padang FC (SPFC) kontra PSIM Yogyakarta di Stadion GOR Haji Agus Salim, Rabu (4/3/2026), berakhir seri 0-0.
Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim langsung tancap gas. Kabau Sirah dan Laskar Mataram sama-sama tampil agresif dan tak ingin mengalah.
Peluang pertama hadir lewat aksi solo run Kasim Botan yang dikawal tiga pemain PSIM, namun sepakannya masih melenceng tipis di sisi kanan gawang yang dijaga Cahya Supriyadi.
Jual beli serangan terus tersaji hingga 15 menit awal pertandingan. Pada menit ke-22, tuan rumah kembali mengancam lewat sepakan mendatar Kazaki, tetapi bola kembali melebar tipis dari sisi kanan gawang PSIM. Peluang lain hadir di menit ke-29, namun belum membuahkan hasil.
Menit ke-33, Guillermo Fernandes melepaskan tendangan keras, tetapi bola masih melenceng ke sisi kiri gawang tim tamu. Insiden krusial terjadi pada menit ke-38 saat duel di lini belakang berujung kartu merah bagi pemain PSIM, Fahreza Sudin.
Dalam momen yang sama, bek kanan Semen Padang FC, Samuel Christianson, harus dilarikan ke rumah sakit menggunakan ambulans akibat benturan keras.
Meski unggul jumlah pemain, Semen Padang FC gagal memaksimalkan situasi. Hingga babak pertama berakhir, skor tetap 0-0.
Memasuki babak kedua, tuan rumah kembali mencoba menekan. Peluang hadir pada menit ke-50 melalui sepakan Wakaso, namun bola masih melambung di atas mistar gawang Cahya Supriyadi.
Memasuki menit ke-60, tempo pertandingan mulai menurun. Serangan Semen Padang FC kerap kurang efektif dan banyak yang tidak tepat sasaran.
![]() |
Sementara itu, PSIM yang bermain dengan 10 orang lebih memilih bertahan dan sesekali melancarkan serangan balik.
Menit ke-62, Maicon De Souza mendapatkan peluang, tetapi tendangannya masih melenceng. Peluang emas kembali hadir pada menit ke-69 melalui sepakan matang Ricky Ariansyah, namun berhasil ditepis kiper PSIM.
PSIM bukan tanpa peluang. Pada menit ke-71, kesempatan yang mereka dapatkan berhasil digagalkan Rendy Oscario. Tiga menit berselang, tendangan bebas PSIM juga belum membuahkan hasil.
Hingga memasuki menit ke-83, pertandingan berjalan monoton. Kedua tim kesulitan menciptakan peluang bersih. PSIM sempat memperoleh tendangan bebas di masa injury time, namun tetap gagal mengubah papan skor.
Wasit akhirnya meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan. Skor 0-0 menutup laga penuh tensi tersebut.
Dengan hasil ini, Semen Padang FC mengantongi satu poin dan naik satu peringkat ke posisi 17 klasemen sementara dengan raihan 17 poin.
Susunan Pemain
Semen Padang FC:
Rendy Oscario (PG), Ravy Tsouka Dozi, Samuel Simanjuntak, Jaime Giraldo Ocampo, Angelo Rafael Teixeira Alpoim Meneses, Alhassan Wakaso, Kazaki Nakagawa, Kianz Froese, Firman Juliansyah, Kasim Botan, Guillermo Fernandez Hierro
Pelatih: Dejan Antonic
PSIM Yogyakarta:
Cahya Supriadi (PG), Johannes van der Avert, Franco Ramos Mingo, Yusaku Yamadera, Raka Cahyono Rizky, Savio Sheva, Fahreza Sudin, Rahmatshoh Rahmatzoda, Riyatno Abiyoso, Nermin Haljeta, Norberto Ezequiel Vidal.
Pelatih: Jacobus Paulus Van Gastel
Editor : melatisan
Tag :PSIM, SPFC, Bermain Seri
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
IRSYAD MAULANA RESMI BERSERAGAM PERSIS
-
BANK NAGARI GANDENG SEMEN PADANG FC, PERKUAT EKOSISTEM BISNIS RANAH DAN RANTAU
-
DUET HENDRI SUSILO DAN YULIAN SYAHREVA RESMI TUKANGI BARITO PUTERA
-
TIMNAS INDONESIA MODE TEMPUR DI PIALA AFF 2026
-
TIGA TALENTA MINANG IKUT TC TIMNAS INDONESIA U-20
-
KAPAN TERAKHIR KE PASAR? CATATAN JURNALISTIK HENDRY CH BANGUN
-
MELAWAN ARUS ALGORITMA: KETIKA PERS SUMATERA BARAT MEMILIH MENGHARGAI "SUNYI" DI UJUNG NEGERI
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 SUSUN 23 PETA UNTUK MENDUKUNG PEMETAAN WILAYAH NAGARI BUNGO TANJUANG
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 EDUKASI MASYARAKAT JORONG KAPUAH TENTANG PENCEGAHAN STUNTING MELALUI GIZI SEIMBANG DAN PHBS
-
RME SUDAH DIGUNAKAN, TETAPI APAKAH SUDAH BENAR-BENAR BERMANFAAT?
