HOME PERISTIWA PROVINSI SUMATERA BARAT
- Selasa, 6 Januari 2026
Gubernur Sumbar Minta BWS Sumatera V Segera Turunkan Alat Berat Untuk Normalisasi Sungai Terdampak Bencana
Gubernur Sumbar Minta BWS Sumatera V Segera Turunkan Alat Berat untuk Normalisasi Sungai Terdampak Bencana
Padang (Minangsatu) - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah meminta Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V segera menurunkan alat berat untuk melakukan normalisasi sungai yang mengalami pendangkalan akibat bencana hidrometeorologi.
Permintaan tersebut disampaikan Gubernur menyusul adanya kesepakatan seluruh pihak terkait untuk melakukan percepatan penanganan infrastruktur terdampak bencana dalam Focus Group Discussion (FGD) yang digelar pada Senin (5/1) lalu. Dalam FGD tersebut, diketahui BWS Sumatera V telah menyiapkan 50 unit alat berat untuk mendukung kegiatan normalisasi sungai di wilayah terdampak.
“Saya berharap BWS Sumatera V dapat segera melakukan pembersihan material kayu serta pengerukan di sepanjang aliran sungai yang terdampak, agar risiko banjir susulan dapat diminimalisir,” ujar Mahyeldi saat melakukan peninjauan ke sejumlah daerah aliran sungai yang terdampak banjir bandang di Kota Padang, Selasa (6/1/2026).
![]() |
Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, Gubernur menyebut masih banyak material kayu yang tersangkut di sepanjang aliran sungai. Selain itu, kondisi sungai yang mengalami pendangkalan sehingga dinilai rawan meluap saat debit air meningkat.
“Terutama di Daerah Aliran Sungai Batang Kuranji, material kayu dan pendangkalannya cukup mengkhawatirkan. Penanganannya perlu diprioritaskan karena berada di kawasan permukiman padat. Selain itu, Sungai Tabiang Banda Gadang dan Lubuk Minturun juga perlu mendapat perhatian serius,” ungkap Mahyeldi.
Pada kesempatan itu, Gubernur Sumbar juga menyampaikan material kayu yang terbawa arus banjir bandang dan mengendap di permukiman, lahan pertanian, maupun bantaran sungai dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, sepanjang tidak melanggar ketentuan yang berlaku.
“Untuk itu, saya minta Camat, Lurah, dan Wali Nagari dapat berkoordinasi dengan masyarakat untuk pemanfaatan material kayu yang terbawa arus. Harapan kita, selain sungai kembali bersih, manfaatnya juga bisa dirasakan oleh warga terdampak,” jelasnya.
Dalam peninjauan tersebut, Gubernur Mahyeldi didampingi sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama, antara lain Kepala Dinas Perhubungan Sumbar, Dedy Diantolani; Kepala Pelaksana BPBD Sumbar, Era Sukmamunaf; Kepala Biro Adpim Sumbar, Nolly Eka Mardianto; serta perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup Sumbar.
Editor : ranof
Tag :#Pendangkalan sungai #Tumpukan kayu #Lumpur #Gubernur Mahyeldi #Sumbar
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
DIDAMPINGI GUBERNUR JO WAGUB SUMBAR, WAPRES GIBRAN JENGUK KORBAN GALODO DI RSUD AROSUKA
-
PASCABENCANA BANJIR BANDANG, WAGUB VASKO DORONG PEMBANGUNAN KANTOR PELAYANAN TERPADU DARURAT
-
TINJAU BANJIR BANDANG SOLOK, MAHYELDI FOKUSKAN PENANGANAN PADA KESELAMATAN WARGA DAN PERCEPATAN PEMULIHAN
-
PEMPROV SUMBAR IMBAU WARGA, TIGA HARI KE DEPAN WASPADAI HUJAN LEBAT
-
ANTISIPASI DAMPAK PENURUNAN KUALITAS UDARA, GUBERNUR MAHYELDI MINTA KABUPATEN/KOTA PERKUAT PEMANTAUAN DAN PERLINDUNGAN MASYARAKAT
