HOME PERISTIWA PROVINSI SUMATERA BARAT

  • Jumat, 12 Desember 2025

Gubernur Sumbar Instruksikan Seluruh OPD Perkuat Distribusikan Bantuan, Jangan Ada Penumpukan

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi, secara rutin memonitor Posko Tanggap Darurat dan memerintahkan jajaran pemprov Sumbar semuanya ikut menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana. Foto Adpsb.
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi, secara rutin memonitor Posko Tanggap Darurat dan memerintahkan jajaran pemprov Sumbar semuanya ikut menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana. Foto Adpsb.

Gubernur Sumbar Instruksikan Seluruh OPD Perkuat Distribusikan Bantuan, Jangan Ada Penumpukan

 

 

Padang (Minangsatu) - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berpartisi aktif dalam pendistribusian bantuan ke seluruh daerah terdampak.

Ia menyebut, 17 hari pasca bencana, bantuan semakin banyak masuk dari berbagai pihak. Agar tidak menumpuk dan lebih optimal, maka penyalurannya perlu diperkuat.

"Bantuan tidak boleh menumpuk, setiap yang masuk harus didistribusikan segera. Seluruh OPD harus ikut membantu pendistribusiannya," tegas Gubernur Mahyeldi di Padang, Jum'at (12/12/2025).

Sebelumnya, pendistribusian bantuan hanya dilakukan OPD teknis seperti Dinas Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Dengan semakin banyaknya bantuan yang masuk, skema serupa dinilai sudah tidak relevan untuk diterapkan.

"Tidak mungkin semuanya kita bebankan kepada Dinsos dan BPBD, mereka juga punya keterbatasan. Itulah alasan kenapa polanya sekarang kita rubah," ungkap Mahyeldi.

Selain pendistribusian bantuan, Mahyeldi juga menyoroti percepatan validasi data di Posko Terpadu Penanggulangan Darurat Bencana Alam Sumbar. Menurutnya, akurasi dan kelengkapan data, sangat dibutuhkan untuk rehabilitasi dan rekonstruksi dampak bencana.

"Proses rekapitulasi data terus kita pantau secara berkala. Agar akurasi dan validasinya terjaga,"kata Mahyeldi.

Berdasarkan rekapitulasi sementara, total jumlah korban terdampak bencana hingga Jum'at (12/12), sebanyak 241 orang meninggal dunia, 93 hilang, dan 382 luka-luka. Sedangkan jumlah total masyarakat terdampak sebanyak 296.307 jiwa.

Jumlah rumah rusak ringan sebanyak 5.421 unit, rusak sedang 1.132, dan rusak berat sebanyak 1.539. Selain itu, bencana juga telah berdampak pada 7.227 hektar sawah, 7.284 hektar lahan, dan 1.125 hektar kebun masyarakat.

 

 


Wartawan : Adpsb
Editor : ranof

Tag :#Instruksi Gubernur Sumbar #Perintah kepada OPD #Mahyeldi #Sumbar

Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News

Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com