HOME BIROKRASI PROVINSI SUMATERA BARAT
- Rabu, 30 Desember 2020
Gubernur Sumbar, Imbau Objek Wisata Ditutup Sementara Libur Akhir Tahun
Padang (Minangsatu) - Untuk melindungi masyarakat dari penyebaran Covid-19, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat menutup tempat-tempat objek wisata mulai dari tanggal 31 Desember 2020 sampai 3 Januari 2021.
Berdasarkan hasil rapat Persiapan Pengamanan Tahun Baru 2021 antara Kepolisian Daerah Sumbar dengan Pemprov Sumbar, untuk tindak lanjut Peraturan Daerah nomor 6 tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) dalam pencegahan dan pengendalian penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).
Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno sudah mengeluarkan Surat Edaran nomor 06/ED/GSB-2020 tentang Pengendalian Kegiatan Masyarakat Untuk Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) pada Libur Tahun Baru 2021. "Untuk itu, kita mengimbau kepada Bupati dan Walikota se Sumbar untuk mengambil langkah-langkah melindungi masyarakat dengan menutup objek wisata di daerahnya," kata Gubernur Sumbar, Padang, Selasa (30/12/2020).
Selain menutup objek wisata, Gubernur juga mengimbau semua pelayanan jasa rumah makan, restoran dan cafe tidak melayani untuk makan di tempat, hanya untuk membawa makanan pulang (take away). Untuk penerapan edaran ini dikoordinasikan oleh Pemerintah Daerah, Kepolisian dan Penegak Hukum di daerah masing-masing.
Irwan Prayitno meminta masyarakat tetap berada di rumah selama masa libur tahun baru, guna menghindari lonjakan kasus Covid-19 tidak terjadi.
"Kami mengimbau agar mayarakat tetap memprioritaskan berada di rumah dan mengurangi kegiatan di luar rumah kecuali untuk kegiatan yang mendasar atau mendesak," ucapnya.
Menurut Kepala Dinas Pariwisata Sumbar, Novrial, mengatakan sejak dikeluarkannya SE Gubernur Sumbar itu sudah banyak daerah yang menutup. Novrial mengatakan mereka menutup objek wisatanya karena tidak mau ambil risiko jika terjadi peningkatan kasus Covid-19.
"Hal itu kebijakan Pemda dan kami menyambut baik. Kepentingan masyarakat jauh lebih utama dan lebih prioritas untuk mengedepankan protokol kesehatan demi kepentingan bersama," jelasnya.
Editor : ranof
Tag :#Objek wisata#Tutup sementara#Dinas pariwisata sumbar#Gubernur sumbar#
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
BERANTAS NARKOBA DI SUMBAR, MAHYELDI DORONG PEMETAAN JALUR DISTRIBUSI DAN PENGUATAN REHABILITASI
-
KABID HUMAS KOMBES SUSMELAWATI ROSYA KUNJUNGI PWI SUMBAR DIDAMPINGI KASUBBID PENMAS ADHI JAIS
-
PENYALURAN BANSOS SUMBAR FOKUS DESIL 1-4: DIT. PSNK TEGASKAN BANSOS TAHAP 4 BELUM CAIR
-
GUBERNUR MAHYELDI TEGASKAN KOMITMEN SUMBAR PERKUAT TATA KELOLA PEMERINTAHAN DAN PENCEGAHAN KORUPSI
-
CARA DAPAT HADIAH UMROH GRATIS DI GEBYAR PAJAK SUMBAR 2026, INI 3 SYARAT WAJIB DARI BAPENDA
-
SEMEN PADANG FC DAN BAN KAPTEN: KETIKA PENGALAMAN SAJA TAK CUKUP, KABAU SIRAH BUTUH JIWA YANG MENGIKAT
-
MEMBACA DATA DENGAN BENAR, LANGKAH AWAL MELINDUNGI STATUS GIZI ANAK
-
BAJANJANG NAIAK, BATANGGO TURUN: PENYELESAIAN SENGKETA TANAH ULAYAT DI MINANGKABAU
-
WAYANG SAWAHLUNTO MENGANGKAT KISAH TAMBANG OMBILIN DENGAN BAHASA TANGSI
-
ALU KATENTONG PADANG LAWEH, KESENIAN PEREMPUAN MINANGKABAU YANG LAHIR DARI AKTIVITAS MENUMBUK PADI