HOME BIROKRASI PROVINSI SUMATERA BARAT
- Jumat, 7 Juni 2024
Gubernur Mahyeldi : Kualitas Pelayanan Publik Di Sumbar Mesti Meningkat Tahun Ke Tahun
Gubernur Mahyeldi : Kualitas Pelayanan Publik di Sumbar Mesti Meningkat Tahun ke Tahun
Padang (Minangsatu) - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah berharap kepatuhan penyelenggaraan dan kualitas pelayanan publik di Sumbar mesti meningkat dari tahun ke tahun. Sebab, manfaatnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat luas.
"ASN itu harus melayani bukan dilayani, jangan sampai terbalik. Pemerintah itu harus solutif dan adaptif jangan menyulitkan," tegas Gubernur Mahyeldi.
Hal itu disampaikannya saat membuka kegiatan Workshop Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik bagi seluruh instansi pemerintahan di Sumbar, di salah satu hotel di Kota Padang, Kamis (6/6/2024).
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pemprov dan Ombudsman RI perwakilan Sumbar untuk mengawal terwujudnya pelayanan publik yang berkualitas di Sumbar.
Diketahui, tahun 2023 lalu Pemprov Sumbar berhasil mendapat nilai kategori A dan masuk 6 besar nasional dalam penilaian kepatuhan pelayanan publik oleh Ombudsman RI.
Untuk tingkat kabupaten/kota, dari total 19 kabupaten kota di Sumbar, 8 di antaranya meraih nilai A, 10 meraih nilai B, dan 1 meraih nilai C. Sementara pada tahun 2022, jumlah kabupaten/kota yang berhasil meraih nilai kategori A hanya 5 daerah.
"Itu berarti, capaian tahun 2023 lebih baik dibandingkan 2022. Semoga di 2024 ini bisa kembali meningkat, atau paling tidak jangan sampai turun," harap Mahyeldi.
Dalam kesempatan yang sama Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumbar, Yefri Heriani mengatakan peningkatan kualitas pelayanan pada setiap instansi pemerintah itu penting, sebab hal tersebut akan menjadi tolak ukur hadirnya negara di tengah masyarakat.
"Salah satu tugas utama dari pemerintah itu adalah melayani masyarakat. Oleh sebab itu, perlu diperkuat dan dikawal agar semakin hari pelaksanaannya semakin baik," ucapnya.
Ditegaskannya, tujuan utama penyelenggaraan workshop ini adalah untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Meski pun secara umum dalam penilaian tahun lalu pemerintah daerah di Sumbar berhasil meraih nilai cukup bagus, tentu perbaikan dan penyempurnaan diberbagai lini perlu tetap dilakukan.
Editor : ranof
Tag :#Pelayanan publik #Ombudsman #Workshop penilaian kepatuhan #Sumbar
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
33 PEJABAT DILANTIK SEKDA SUMBAR : INGATKAN PROFESIONALISME, TUGAS TANGGUNG JAWAB DAN BATAS KEWENANGAN
-
GUBERNUR MAHYELDI APRESIASI KONTRIBUSI KODAERAL II, DORONG PENGUATAN SINERGI UNTUK PEMBANGUNAN SUMBAR
-
BERANTAS NARKOBA DI SUMBAR, MAHYELDI DORONG PEMETAAN JALUR DISTRIBUSI DAN PENGUATAN REHABILITASI
-
KABID HUMAS KOMBES SUSMELAWATI ROSYA KUNJUNGI PWI SUMBAR DIDAMPINGI KASUBBID PENMAS ADHI JAIS
-
PENYALURAN BANSOS SUMBAR FOKUS DESIL 1-4: DIT. PSNK TEGASKAN BANSOS TAHAP 4 BELUM CAIR
-
UJIAN HAKIM: ANTARA KASAR, KASIR, DAN KASUR
-
JEJAK PENGABDIAN HAN LAKSANAKAN KEGIATAN DISKUSI TERBUKA TERKAIT HUNIAN TETAP DI NAGARI SUNGAI BATANG
-
LILIPALY MENJADI PEMBEDA, TETAPI KONSISTENSI HARUS MENYUSUL
-
MEMBACA DATA DENGAN BENAR, LANGKAH AWAL MELINDUNGI STATUS GIZI ANAK
-
BAJANJANG NAIAK, BATANGGO TURUN: PENYELESAIAN SENGKETA TANAH ULAYAT DI MINANGKABAU