HOME PARIWISATA KABUPATEN SOLOK

  • Jumat, 12 April 2019
Greget F5D Mencuri Perhatian Dinas Pariwisata Sumbar
Kadis Pariwisata Sumbar Oni Yulfian kunjungi nagari Paninggahan, Jumat (12/4)

Paninggahan (Minangsatu) - Helat kebudayaan yang di gelar Pemerintah Kabupaten Solok dalam bungkusan Festival Lima Danau (F5D) di nagari Paninggahan Kecamatan Junjung Sirih, pekan lalu, menumbuhkan inspirasi bagi pemerhati pariwisata.

Kendati F5D dilaksanakan sebagai bentuk persembahan anak nagari setempat pada peringatan Hari Jadi Kabupaten Solok ke 106 tahun, alek Turun Ka Sawah nagari Paninggahan menimbulkan greget terhadap pengembangan destinasi wisata budaya.

Fenomena itu setidaknya menjadi alasan kuat bagi Kepala Dinas Pariwisata Sumbar, Oni Yulfian bersama tim mengunjungi Kampung Budaya Paninggahan, Jum'at (12/4).  

Didampingi Kepala Disparbud Kab Solok, Yandra Prasat dan Wali Naggari  Paninggahan,  Kadis Pariwisata Sumbar  meninjau titik kosentrasi pelaksanaan Alek Turun Ka Sawah  pekan lalu." Festival Lima Danau 2019 ternyata banyak mendapat apresiasi dari stakeholder pariwisata. Kita tentu semakin termotivasi," ujar Yandra.

Kedatangan Kadis Pariwisata Sumbar ke nagari Paninggahan sekaligus melakukan survei lokasi pelaksanaan even adat tradisi, seni dan budaya bersama Kab/Kota se Sumbar untuk tujuan promosi sektor pariwisata Sumatera Barat. " Pak Oni Yulfian (Kadis Pariwisata Sumbar) selain meninjau rumah gadang Paninggahan, juga mengitari Kampung budaya dan berdialog dengan pemuka masyarakat," sebut Kepala Disparbud Kab. Solok.

Kedepan,  Festival Lima Danau akan dikembangkan dengan cakupan yang lebih luas melibatkan kabupaten/kota se sumbar  difasilitasi oleh Pemprov Sumbar. Dengan demikian akan terwujud iven pariwisata bersama sebagai bentuk promosi pariwisata Sumbar
" Kadisparprov Sumbar juga berjanji akan memfasilitasi iven ini ke tingkat nasional melalui Kemenpar RI,  sehingga jadi salah satu ikon iven Pariwisata di sumbar," tutur Yandra.


Wartawan : Melatisan
Editor : melatisan

Tag :#kampung budaya