HOME BIROKRASI KABUPATEN PASAMAN
- Selasa, 27 Januari 2026
Gercep Tangani Dampak Bencana, Bupati Dan Ketua DPRD Pasaman Resmikan Bailey Siap Kembali Pacu Ekonomi Warga
Gercep Tangani Dampak Bencana, Bupati Dan Ketua DPRD Pasaman Resmikan Bailey Siap Kembali Pacu Ekonomi Warga
Pasaman (Minangsatu) - Gerak cepat (Gercep) Bupati Pasaman Welly Suhery dalam mengkoordinasikan upaya pemulihan sejumlah dampak akibat Bencana hidrometeorologi yang terjadi beberapa waktu lalu yang menyebabkan kerusakan pada sejumlah infrastruktur vital di Pasaman terus dikebut.
Salah satunya, perbaikan jembatan yang rusak akibat bencana kini siap dipakai kembali. Kurang lebih hanya beberapa minggu peresmian pemakaian Jembatan Bailey Sungai Lasi di Jorong Kampung Tongah, Nagari Muaro Tais, Kecamatan Mapat Tunggul siap operasi kembali.
"Alhamdulillah jembatan ini selesai, kembali dapat menghubungkan aktivitas masyarakat yang sempat terhenti, sekaligus membuka akses pelayanan pemerintahan, pendidikan, kesehatan, dan perekonomian warga". Jelas Bupati Pasaman Welly Suhery saat acara peresmian, Minggu (25/1/2026).
Dikatakan Bupati, kecepatan respons dan kekuatan kolaborasi menjadi kunci utama. Terbangunnya jembatan ini merupakan bukti nyata sinergi lintas sektor antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, TNI, dunia usaha, serta dukungan masyarakat, sebagai wujud hadirnya negara di tengah masyarakat.
Peresmian pemakaian Jembatan Bailey Sungai Lasi di Jorong Kampung Tonggah Mapat Tunggul ini menandai pulihnya kembali akses transportasi vital bagi masyarakat setempat setelah melalui proses pembangunan intensif.
Jembatan bailey ini memiliki bentang panjang 30 meter dengan lebar 5,5 meter. Pembangunan jembatan ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Kementerian PUPR, BNPB dan Pemerintah Kabupaten Pasaman dengan dukungan penuh personil TNI dalam proses pengerjaannya.
"Seluruh tahapan, mulai dari survei lokasi, perencanaan teknis, pendistribusian material, hingga pemasangan akhir 100 persen dalam waktu kurang lebih satu bulan," ungkap Welly.
Disampaikan juga, bahwa teknis pemasangan di lapangan dilakukan oleh personil dari Yonzipur 2 Samara Grawira Kodam II/Sriwijaya dan Yonif 131/Braja Sakti, yang bekerja siang dan malam meski di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.
Bupati Pasaman menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat. Bupati secara khusus memberikan penghargaan kepada para komandan dan pasukan TNI yang telah bekerja keras memastikan jembatan terpasang dengan sempurna.
Bupati menilai kehadiran jembatan ini adalah jawaban atas penantian panjang masyarakat Muaro Tais untuk mendapatkan kembali akses mobilitas yang aman.
Bupati juga menekankan bahwa keberhasilan pembangunan ini tidak lepas dari atensi Gubernur Sumatera Barat, BNPB, serta dukungan seluruh lapisan masyarakat Mapat Tunggul.
"Jembatan ini adalah urat nadi perekonomian dan sosial warga. Kami meminta seluruh elemen masyarakat untuk menjaga dan memelihara infrastruktur ini dengan baik agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang," kata Bupati.
Acara peresmian ini turut dihadiri oleh perwakilan Gubernur Sumbar, Tenaga Ahli BNPB Dra. Eni Supartini, MM, Forkopimda, Sekretaris Daerah, Kepala OPD, serta tokoh masyarakat dan Niniak Mamak se-Kecamatan Mapat Tunggul. (M. Afrizal)
Editor : melatisan
Tag :Bupati Pasaman, Welly Suhery, Ketua DPRD, Jembatan Bailey
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
PASAMAN DIMINTA PERKUAT HILIRISASI PERTANIAN, BUPATI TEGASKAN SIAP BERSINERGI DENGAN PEMPROV SUMBAR
-
PERKUAT SINERGI PEMBANGUNAN, GUBERNUR MAHYELDI PIMPIN RAKOR PEMPROV SUMBAR DAN PEMKAB PASAMAN
-
WUJUDKAN TRANSFORMASI DIGITAL, KADIS KOMINFO PASAMAN TEGASKAN ARAH PROGRAM DAN SINERGI
-
PEDULI, BUPATI PASAMAN SERAHKAN BANTUAN KURSI RODA KEPADA NURHAYETI
-
LANTIK 120 PEJABAT, BUPATI PASAMAN TEGASKAN INTEGRITAS DAN INOVASI DI TENGAH TEKANAN FISKAL
-
SUJUD DI AMBANG LAILATUL QADAR: MENJEMPUT DAMAI DI TANAH HARAM BERSAMA SIANOK TOUR DALAM BAYANG KETEGANGAN DUNIA
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK
-
SURAT KEPADA NAHKODA SUMBAR, YANG BAHTERANYA KOYAK DI HANTAM GALODO
-
DUA JALAN KEBIJAKAN KOPI: INDONESIA DAN ETHIOPIA DI PERSIMPANGAN STRATEGI
-
ROSITA MEDINA, BUNDO KANDUANG DI RANTAU PUNYA TANGGUNGJAWAB MORAL