HOME BIROKRASI KABUPATEN DHARMASRAYA
- Selasa, 10 Februari 2026
Forum Lalu Lintas Sumbar Sepakati Roadmop Penindakan ODOL Difasilitasi Pemkab Dharmasraya
Dharmasraya (Minangsatu) — Forum lalu lintas Provinsi Sumatera Barat menyepakati road map penindakan kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL) melalui rapat koordinasi lintas sektor difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, berlangsung di Ruang Pola Lantai III Kantor Gubernur Sumatera Barat, Jumat (6/2/2026).
Rapat koordinasi tersebut, di pimpin langsung oleh Bupati Dharmasraya, didampingi Kepala BPTD Kelas II Sumatera Barat, Kadishub Provinsi Sumbar, unsur Kepolisian, Kejaksaan, TNI, Kakanwil Jasa Raharja Sumbar dan Ketua MTI Sumbar.
Turut hadir juga sejumlah Kepala Dinas Perhubungan kabupaten/kota se-Sumatera Barat, perwakilan DPRD Dharmasraya, pejabat pengujian kendaraan bermotor, dan pemangku kepentingan transportasi lainnya.
Kesepakatan, telah tercatat dalam berita acara resmi rapat, ditandatangani berbagai instansi dan perangkat daerah.
Dalam forum tersebut, juga terungkap berbagai kerugian negara akibat kerusakan jalan akibat ODOL. Secara nasional, kerugian itu, diperkirakan mencapai Rp43 triliun per tahun. Dengan kontribusi 20–30 persen terhadap kecelakaan lalu lintas. Selain itu Kabupaten Dharmasraya tercatat memiliki intensitas kendaraan ODOL tertinggi di Provinsi Sumatera Barat.
Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani, S. H., LL. M., menjelaskan. Untuk meminimalisir bentuk kerusakan jalan dan kecelakaan lalu-lintas. Penting kiranya dilakukan koordinasi lintas sektor. Dengan tujuan, agar penanganan ODOL berjalan secara terkoordinir.
Saat itu, Forum telah menyepakati untuk dilakukan road map penindakan ODOL. Dengan teknis penindakan dilakukan oleh Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Barat.
Dilanjutkan melalui BPTD dan Dinas Perhubungan Provinsi akan mengaktifkan jembatan timbang selama 24 jam, dan mendukung pembangunan jembatan timbang baru di Kabupaten Dharmasraya sebagai pintu masuk wilayah provinsi.
Pergencar sosialisasi kepada perusahaan angkutan dan seluruh pengguna jalan oleh Forkopimda pihak terkait, dan terutama Dinas Perhubungan Kabupaten Dharmasraya.
Wajibnya, dibentuk Tim razia gabungan, untuk menindak seluruh kendaraan ODOL di jalan kabupaten, provinsi, maupun jalan nasional.
UPTD PKB agar diperkuat. Tujuannya, agar tidak menerbitkan bukti lulus uji elektronik bagi kendaraan tidak sesuai spesifikasi di seluruh wilayah.
Sebagai langkah operasional awal, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya berencana memasang 23 portal pembatas kendaraan di ruas jalan provinsi dan kabupaten.
Portal tersebut akan dilengkapi rambu lalu lintas, lampu peringatan, dan perangkat keselamatan untuk mendukung penertiban kendaraan ODOL. (Syaiful Hanif)
Editor : melatisan
Tag :Roadmap, Penindakan ODOL, Forum Lalu Lintas
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
WAKIL BUPATI DHARMASRAYA TEKANKAN PENTINGNYA DISPLIN, INTEGRITAS DAN INOVASI BAGI ASN
-
UNTUK PENGEMBANGAN SDM TRANSPORTASI PEMKAB DHARMASRAYA JALIN KERJASAMA DENGAN KEMENHUB
-
SAMBUT KAJARI BARU, PEMKAB DHARMASRAYA GELAR RAMAH TAMAH
-
BUPATI ANNISA LANTIK MEDISON SEBAGAI SEKDA DEFENITIF DHARMASRAYA
-
PERCEPAT PEMBANGUNAN SEKOLAH RAKYAT, MENTERI PU DODYHANGGODO KE DHARMASRAYA
-
PERTUMBUHAN EKONOMI SUMBAR MENGUAT DI AWAL 2026
-
HARAPAN DAN REALITAS PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI INDONESIA: ANTARA NARASI KEMAJUAN DAN KRISIS STRUKTURAL
-
KARTINI DI RANTAU: KETIKA SEMANGAT EMANSIPASI BERTEMU FALSAFAH BUNDO KANDUANG
-
MEMPERCEPAT PEMULIAAN UNTUK MASA DEPAN KOPI SUMATERA BARAT YANG BERKELANJUTAN
-
IKATAN MAHASISWA TIGO LURAH (IKMTL) GELAR FESTIVAL SENI OLAHRAGA TIGO LURAH 2026, BERTEMA "RASO KA KAMPUANG, KARYA UNTUAK NAGARI"