HOME BIROKRASI KOTA SAWAHLUNTO

  • Senin, 22 September 2025

DPRD Sawahlunto Tampung Aspirasi Pedagang Pusat Kuliner Silo, Kadis Perindagkop Tatang Minta Pedagang Sabar Sampai Desember

DPRD Sawahlunto Tampung Aspirasi Pedagang Pusat Kuliner Silo, Kadis Perindagkop Tatang Minta Pedagang Sabar Sampai Desember

Sawahlunto (Minangsatu)
- DPRD Kota Sawahlunto menampung aspirasi pedagang kawasan pusat kuliner Silo dalam pertemuan yang digelar Senin (22/9).

Dalam dialog tersebut, Dewi, perwakilan pedagang, menyampaikan permintaan agar Pemko Sawahlunto memperbolehkan mereka pedagang diperbolehkan kembali berjualan di lokasi semula menjelang rampungnya pembenahan sarana di kawasan kuliner Silo.

Dewi adalah pedagang nasi soto dan es  cindua yang berjualan di depan Bank Mandiri Sawahlunto. Dewi memohon kembali diperbolehkan jualan di tempat semula dan  berjanji dengan penuh kesadaran bersedia kembali direlokasi ke kawasan Silo setelah pembenahan sarana pendukung selesai oleh Pemko Sawahlunto.

"Kami datang kesini mengadukan nasib kami karena memang kondisinya sudah sangat minus sekali. Jualan kami di Silo sepi tak ada pembeli yang datang karena penataan yang tidak bagus sampai ke ujung. Pengunjung hanya mampir ke warung di depan saja tidak sampai ke belakang. Kami mohon untuk di izinkan kembali berjualan di tempat semula. Kalau perbaikan selesai kami dengan sadar diri tanpa perlu di suruh bersedia kembali ke Silo," harap Dewi

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan dan Koperasi  (Perindagkop) Kota Sawahlunto, Tatang Sumarna, meminta pedagang untuk bersabar hingga Desember mendatang. Menurutnya, kawasan Lapseg dan sekitarnya tidak memungkinkan lagi dijadikan lokasi alternatif, karena tengah berlangsung pembangunan Hotel Sakha Heritage oleh manajemen PT BA. Selain itu, kawasan tersebut masuk dalam Perda Kawasan Kota Lama yang harus steril dari pedagang kaki lima.

“Pemko sudah menganggarkan Rp 370 juta pada APBD Perubahan 2025 untuk penataan kawasan kuliner Silo, dan Rp 2,3 miliar pada APBD 2026. Kami juga mendukung peningkatan omzet pedagang melalui program Walikota ‘Jajan Bareng’ setiap pagi di Silo. Sebanyak 46 OPD, baik dari pemko maupun instansi vertikal, sepakat bergiliran sarapan di Silo,” jelas Tatang.

Ketua DPRD Sawahlunto selaku pimpinan rapat Susi Haryati, menegaskan bahwa pihaknya hanya berperan sebagai fasilitator untuk mempertemukan pedagang dengan pemerintah kota. “Keputusan tetap berada di tangan Pemko. Kami minta waktu dua hari ke depan untuk menyampaikan hasil keputusan dari pemerintah kota,” kata Susi.

Sementara itu, Idrayeni, SE dari Fraksi Demokrat memberikan apresiasi atas sikap pedagang yang bersedia kembali ke kawasan Silo setelah penataan selesai. Ia mendorong Pemko mempercepat realisasi pembenahan agar pedagang tidak terlalu lama menunggu.

“Kami memahami keresahan pedagang. Jangan sampai menunggu terlalu lama, karena ini menyangkut mata pencaharian masyarakat. Kami berharap pemko segera menuntaskan pembenahan sarana di Silo sesuai target yang sudah dijanjikan,” tegas Idrayeni.

Anggota DPRD Sawahlunto yang hadir dalam audiensi dengan para pedagang Kawasan Silo adalah Hendri Elvin ( PKS) Rio Mardanil ( Nasdem) Ronald Kardinal (Nasdem) Idrayeni ( Demokrat) Doni Asta ( PAN) Fatrionaldi ( PAN) Nico Adrian ( PKB) Ronny Eka Putra ( PKB) Hilman ( PPP) Adi Keke ( PPP)


Wartawan : Hendra Idris
Editor : melatisan

Tag :#Tampung Aspirasi

Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News

Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com