HOME PEMBANGUNAN KABUPATEN DHARMASRAYA

  • Kamis, 16 Juli 2026

Dikala Seluruh Daerah Teriak Efesien Anggaran. Bupati Dharmasraya Tetap Bangun Infrastruktur

Dikala Seluruh Daerah Teriak Efesien Anggaran. Bupati Dharmasraya Tetap Bangun Infrastruktur

Dharmasraya (Minangsatu)
Di tengah kebijakan efisiensi anggaran dan meningkatnya kebutuhan infrastruktur dasar masyarakat, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya di bawah kepemimpinan Bupati Annisa Suci Ramadhani, SH, LL. M, terapkan skema pembiayaan inovatif (innovative financing) melalui pemanfaatan program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan.

Pendekatan dengan dunia pengusaha tersebut, berhasil dilakukan dengan menghimpun komitmen pembangunan infrastruktur senilai Rp31,55 miliar sepanjang tahun 2026.

Skema pembiayaan inovatif, menjadi strategi Pemkab Dharmasraya dalam mempercepat pembangunan. Tentu tidak bergantung secara utuh dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Pemanfaatkan potensi kolaborasi dengan perusahaan beroperasi di daerah, juga mampu membawa dapak terhadap pembangunan infrastruktur dasar. Meskipun ruang fiskal daerah sangat terbatas.

Komitmen pembangunan melalui program CSR diwujudkan dalam pembangunan dan rehabilitasi sembilan ruas jalan. Semuanya tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Dharmasraya. Mulai dari peningkatan Jalan Ruas Pinang Makmur–PT Bina sepanjang 1,5 kilometer. Menelan dana senilai Rp2,79 miliar.

Dilanjutkan dengan peningkatan ruas jalan Batu Kangkung–Lubuk Besar sepanjang 1,7 KM, menekan dana senilai Rp2,64 miliar. Peningkatan ruas jalan Abai Siat–Batas Solok Selatan/Koto Gadang sepanjang 6 Km, menelan dana senilai Rp18 miliar. Kegiatan pembangunan infrastruktur tersebut, didukunh oelh 6 perusahaan.

Selain itu, juga mencakup rehabilitasi Jalan Ruas Simpang Lintas Sport Center–Simpang SMKN 1 Koto Padang sepanjang 9,5 KM, menelan dana senilai Rp1,5 miliar. Pembangunan Jalan Lingkar Sopan Jaya sepanjang 1,3 KM, menekan dana senilai Rp1,5 miliar. Rehabilitasi ruas jalan Simpang Lintas Sungai Dareh–Sungai Kilangan sepanjang 1,7 KM, menelan dana senilai Rp620 juta.

Selanjutnya, peningkatan ruas jalan Piruko Barat–Padang Tarok, sepanjang 1 Km, menelan dana senilai Rp3 miliar. Peningkatan tuas jalan Sinamar–Sungai Limau senilai Rp500 juta, serta rehabilitasi Jalan Ruas Wonotiung–Koto Salak sepanjang 670 meter, menelan anggaran senilai Rp1 miliar.

Belum lama ini, Pemkab Dharmasraya, juga menyepakati kerjasama dengan 6 perusahaan untuk pembangunan infrastruktur melalui program CSR, senilai Rp6,6 miliar. Diantaranya, PT Hamparan Kemilau Indah (HKI) , PT Damasraya Sawit Lestari (DSL), PT Dharmasraya Lestarindo (DL) , PT Sumbar Andalas Kencana (TKA) PT Andalas Wahana Berjaya (AWB) serta PT Kali Dareh.

Menurut Bupati Annisa Suci Ramadhani, S. H,., LL. M., untuk membangun daerah tidak hanya mengandalkan APBD, terutama di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Maka dibutuhkan terobosan melalui skema pembiayaan inovatif, dengan mengoptimalkan seluruh potensi tersedia.

Menurut Bupati, program CSR merupakan salah satu instrumen pembiayaan alternatif yang mampu mempercepat pembangunan. Sekaligus ajang memperkuat kemitraan antara pemerintah daerah dan dunia usaha.

"Kami tidak ingin keterbatasan fiskal menjadi alasan tertundanya pembangunan. Karena itu, kami membangun kolaborasi dengan dunia usaha melalui skema pembiayaan inovatif. Agar kebutuhan infrastruktur dasar masyarakat tetap dapat dipenuhi," Terang Annisa.

Ia juga menambahakan, sinergi Pemerintah Kabupaten Dharmasraya dan dunia usaha, akan selalu diberkembang. Sehingga, semakin banyak pembangunan dapat diwujudkan. Tentunya, melalui program CSR. Kolaborasi ditelorkan saat ini, merupakan bentuk gotong royong dalam mewujudkan pembangunan merata dan berkelanjutan. Sehunga berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
(Syaiful Hanif)


Wartawan : Syaiful Hanif
Editor : melatisan

Tag :Dikala Seluruh Daerah Teriak Efesien Anggaran. Bupati Dharmasraya Tetap Bangun Infrastruktur

Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com