HOME OLAHRAGA KOTA PADANG PANJANG
- Minggu, 17 Mei 2026
Dijegal Menuju Liga 4 Nasional, Manajemen PSPP Resmi Layangkan Surat Ke PSSI Pusat
Dijegal Menuju Liga 4 Nasional, Manajemen PSPP Resmi Layangkan Surat ke PSSI Pusat
Pd Panjang.(Minangsatu) - Manajemen PSPP Padang Panjang, resmi mengajukan surat keberatan, sekaligus meminta klarifikasi kepada PSSI Pusat, terkait dasar perhitungan koefisien penentuan tim peserta Liga 4 nasional.
Surat bernomor 33/PSPP-PP/V/2026 tertanggal 13 Mei 2026 itu, ditujukan langsung kepada Ketua Umum PSSI di Jakarta dan ditandatangani Ketua Umum PSPP, Irsyad Hanif.
Inti surat, tidak masuknya PSPP ke daftar tim yang lolos ke Putaran Nasional Liga 4 musim 2025/2026.
Dalam surat itu juga, PSPP mempertanyakan keputusan yang membuat mereka gagal lolos. Oadahal, tim telah menjalani kompetisi dengan jumlah pertandingan cukup panjang, serta telah melakukan persiapan maksimal sejak awal musim.
PSPP menjelaskan, kompetisi Liga 4 Sumatera Barat diikuti 10 tim, dengan sistem kompetisi penuh satu putaran, dilanjutkan semifinal home and away serta final single match. Tim yang mencapai empat besar harus menjalani hingga 12 pertandingan sepanjang kompetisi.
Namun demikian, PSPP menyoroti adanya sejumlah provinsi lain yang mengirim lebih dari satu wakil ke putaran nasional meski jumlah pertandingan yang dijalani lebih sedikit.
Beberapa contoh yang disampaikan di antaranya Liga 4 Papua Barat Daya,yang hanya diikuti enam tim, Namun, Mereka bisa meloloskan dua wakil ke nasional dengan total enam pertandingan. Liga 4 Kalimantan Barat dengan total tujuh pertandingan hingga final. Liga 4 Papua Tengah yang hanya memainkan empat pertandingan sampai final. Serta Liga 4 DKI Jakarta dengan total tujuh pertandingan bagi tim yang lolos.
Berdasarkan kondisi tersebut, PSPP meminta PSSI memberikan penjelasan terbuka, terkait dasar perhitungan koefisien 64 tim yang lolos ke putaran nasional, khususnya bagi tim non juara tingkat Asprov.
Ketua Umum PSPP Irsyad Hanif menegaskan, surat keberatan yang diajukan bukan untuk mencari polemik, melainkan demi mendapatkan kejelasan regulasi dan rasa keadilan bagi seluruh peserta kompetisi.
“Kami hanya meminta penjelasan yang transparan terkait dasar penentuan tim yang lolos ke putaran nasional. Karena dari apa yang kami lihat, ada perbedaan jumlah pertandingan dan kuota di beberapa provinsi. Tentunya kami ingin semua peserta mendapatkan perlakuan yang adil,” ujarnya.
Irsyad juga menyebut segala persiapan sudah dilakukan. Mulai dari persiapan pemain, program latihan hingga dukungan masyarakat menjadi motivasi besar bagi PSPP untuk bisa tampil di tingkat nasional.
“Kami berharap ada penjelasan yang jelas agar tidak menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat pecinta sepak bola, khususnya di Sumatera Barat,” tambahnya.
Keputusan tersebut memunculkan reaksi dari berbagai pihak. Sejumlah tokoh sepak bola, media, pemerhati sepak bola hingga masyarakat Sumatera Barat, ikut menyuarakan dukungan dan mempertanyakan regulasi penentuan kuota nasional tersebut.
Sejumlah media sepak bola lokal maupun nasional turut menyoroti persoalan itu. Mereka menilai perjuangan PSPP musim ini layak mendapat apresiasi, terlebih persiapan tim dinilai dilakukan secara serius, mulai dari pembentukan skuad, program latihan hingga kesiapan menghadapi putaran nasional.
Dukungan terhadap PSPP juga datang dari Pemerintah Kota Padang Panjang melalui Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Porapar). Ia berharap polemik ini dapat dijelaskan secara terbuka oleh PSSI agar tidak menimbulkan persepsi berbeda di kalangan pecinta sepak bola.
“Kita tentu mendukung langkah PSPP untuk meminta klarifikasi secara resmi. Karena masyarakat juga ingin mengetahui, bagaimana dasar penentuan kuota dan tim yang lolos ke putaran nasional,” katanya.
Ia menilai, perjuangan PSPP musim ini patut diapresiasi karena tim telah menunjukkan keseriusan dalam membangun prestasi sepak bola Padang Panjang dan Sumatera Barat.
“Persiapan tim sudah sangat baik, dukungan masyarakat juga luar biasa. Kita berharap persoalan ini bisa mendapatkan penjelasan sehingga ke depan kompetisi berjalan lebih transparan dan fair,” ujarnya.
Kekecewaan juga dirasakan para pendukung PSPP yang sebelumnya berharap tim kebanggaan Kota Serambi Mekkah itu kembali bersaing di level nasional.
Kini publik sepak bola Sumatera Barat menanti jawaban resmi dari PSSI terkait polemik penentuan kuota Putaran Nasional Liga 4 tersebut.(Asril Dt Pangulu Batuah)
Editor : melatisan
Tag :Dijegal, Menuju Liga 4 Nasional, Manajemen, PSPP, Resm,i Layangkan Surat, PSSI Pusat
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
RUNNER UP LIGA 4 SUMBAR BATAL KE NASIONAL, INI PENJELASAN MANAJEMEN PSPP PADANG PANJANG
-
ASKOT PSSI PADANG PANJANG GELAR KURSUS WASIT C-3
-
BANK NAGARI SUPORT PETINJU PADANG PANJANG MENUJU KEJURDA TINJU AMATIR
-
JELANG PUTARAN 64 BESAR LIGA 4. PSPP REKRUT PEMAIN JOSAL PIAMAN DAN PSLA SICINCIN
-
JELANG BERLAGA DI PUTARAN LIGA 4 NASIONAL, SKUAD PSPP MATANGKAN PERSIAPAN
-
DARI PASAR KE TANAH SUCI: KISAH PAK DAS, BURUH ANGKUT BATUSANGKAR YANG MENJEMPUT KEMULIAAN DI KURSI BISNIS GARUDA
-
KOPI MINANG, PERMATA GASTRONOMI YANG LAYAK JADI WAJAH WONDERFUL INDONESIA
-
PERTUMBUHAN EKONOMI SUMBAR MENGUAT DI AWAL 2026
-
HARAPAN DAN REALITAS PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI INDONESIA: ANTARA NARASI KEMAJUAN DAN KRISIS STRUKTURAL
-
KARTINI DI RANTAU: KETIKA SEMANGAT EMANSIPASI BERTEMU FALSAFAH BUNDO KANDUANG