- Sabtu, 27 November 2021
Diinformasikan Tentang Permendikbud Terkait Pemberhentian 17 Kepala SD, Bupati Tanah Datar Sampaikan Terimakasih
Batusangkar (Minangsatu) - Bupati Tanahdatar Eka Putra, SE, MM menyampaikan ucapan terima kasih pada Minangsatu, setelah menerima informasi tentang pemberhentian sebanyak 17 Kepala Sekolah Dasar (SD) di Tanahdatar yang tidak sesuai dengan Permendikbud.
Dalam permendikbud nomor 19 tahun 2018 telah diatur bahwa kepala sekolah dapat diberhentikan dari penugasan karena Mengundurkan diri, Mencapai batas usia pensiun guru, Diangkat pada jabatan lain, tidak mampu secara jasmani dan/atau rohani sehingga tidak dapat menjalankan kewajibannya, dikenakan sanksi hukum berdasarkan putusan pengadilan yang telah memiliki kekuatan hukum tetap, hasil penilaian prestasi kerja tidak mencapai dengan sebutan paling rendah "Baik", tugas belajar enam bulan berturut turut.
" Terima kasih atas informasinya," kata. Bupati melalui pesan singkat di whats up pribadinya.
Perlu dicermati oleh masyarakat sepenggal kalimat diatas, tentu kalimat ini memiliki makna yang luas, hanya beliau yang tahu.
Ketujuh belas kepsek yang diberhentikan dari jabatannya ini berencana akan maju ke PTUN untuk menguji surat keputusan Dinas Pendidikan tersebut.
"kami berencana akan menguji putusan ini ke PTUN," kata salah seorang diantara Kepsek yang diberhentikan dari jabatannya, beberapa waktu lalu.
"Tak satupun aturan yang kami langgar, tahu tahu sudah diberhentikan jadi kepala sekolah dan dimutasi jadi guru," katanya.
Lain lagi, kata seorang kepsek yang hampir pensiun, ia minta namanya tak disebut.
" Saya kaget ketika dicopot dari jabatan kepsek, saya tak tahu salah apa, surat teguran dan surat pemberitahuan pun tak ada saya terima," katanya.
Sebelumnya, Ketua DPRD Tanahdatar H.Roni Mulyadi juga telah menerima dan mendengar aspirasi ketujuh belas kepsek yang diberhentikan tersebut.
"Beberapa orang dari mereka telah datang menghadap saya dan menyampaikan keluhannya sewaktu saya rapat di Bukitinggi," katanya.
Setelah keluhan para kepsek diterima, ketua DPRD langsung membicarakannya dengan Sekda Tanahdatar, yang pada saat itu juga sedang berada di Bukitinggi.
"Keluhan mereka sudah saya bicarakan langsung dengan Sekda, ia janji akan menuntaskannya," kata Ketua DPRD.
Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Tanahdatar berdalih telah melakukan pemberhentian dan pengangkatan kepsek dilingkungan Pemkab Tanahdatar dengan baik sesuai dengan aturan yang berlaku.
Menanggapi rencana para kepsek untuk maju ke PTUN, Kadisdik Riswandi untuk mempersilahkannya."silahkan saja, perlu direnungkan dulu oleh kawan kawan, terkait dengan regulasi dan kondisi secara personal dalam melaksanakan tugas," kata Riswandi melalui pesan whatsapp-nya.
Ketua PGRI Tanahdatar Edialyuspita, ketika dimintai konfirmasinya perihal konflik ini melalui pesan Whatsapp, ia hanya diam sembari membaca pesan Minangsatu dan tidak memberi tanggapan apapun.
Editor : melatisan
Tag :#Permendikbud
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
DIRUT PLN KAWAL LANGSUNG KELISTRIKAN NASIONAL JELANG HUT KE-81 KEMERDEKAAN RI DARI POSKO NTT
-
PERKUAT KEANDALAN LISTRIK DI PASAMAN BARAT, PLN DAN POLRES BANGUN SINERGI STRATEGIS LINDUNGI INFRASTRUKTUR KETENAGALISTRIKAN
-
RP1 MILIAR DARI KOTA PAYAKUMBUH UNTUK PEMULIHAN BENCANA DI KABUPATEN AGAM
-
UPAYA PLN HADIRKAN LISTRIK, PLN UP3 SOLOK DAN PEMKAB SOLOK RESMIKAN PROGRAM BPBL DI SINGKARAK
-
PLN DORONG PEMBERDAYAAN DISABILITAS NETRA MELALUI PERESMIAN PROGRAM TJSL “MASSAGE & REFLEKSI DINAMIKA” DI UPTD PSBN TUAH SAKATO
-
MELAWAN ARUS ALGORITMA: KETIKA PERS SUMATERA BARAT MEMILIH MENGHARGAI "SUNYI" DI UJUNG NEGERI
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 SUSUN 23 PETA UNTUK MENDUKUNG PEMETAAN WILAYAH NAGARI BUNGO TANJUANG
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 EDUKASI MASYARAKAT JORONG KAPUAH TENTANG PENCEGAHAN STUNTING MELALUI GIZI SEIMBANG DAN PHBS
-
RME SUDAH DIGUNAKAN, TETAPI APAKAH SUDAH BENAR-BENAR BERMANFAAT?
-
PERAWATAN GIGI ANAK TANPA RASA TAKUT: MENGENAL KEDOKTERAN GIGI MINIMAL INVASIF