HOME PENDIDIKAN KABUPATEN SIJUNJUNG
- Senin, 6 Agustus 2018
Diharuskan Beli Buku, Sejumlah Kepala SD Di Sijunjung Resah
SIJUNJUNG (Minangsatu) - Sejumlah kepala Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Sijunjung, resah. Pasalnya, hampir seluruh kepala SD di daerah itu diharuskan membeli dua buku. Sementara buku tersebut tidak sesuai dengan ketentuan yang ada di Standar Buku Nasional (SBN). Anehnya buku yang berjudul Stop Kekerasan Terhadap Anak dan Tipikor dengan lambang di sampul Burung Garuda dan Palu, lembaran dalam seminya fotocopy.
Informasi yang dihimpun di Kecamatan Kupitan, Sijunjung, Lubuak Tarok, Koto VII, Tanjung Gadang dan Kamang Baru mengungkapkan, buku setebal 300 dan 470 halaman lebih dengan harga Rp800 ribu itu, harus diambil melalui Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) dan tidak boleh di masukan kedalam anggaran dana BOS. Sementara dalam RAB sekolah, pihak sekolah tidak ada merencanakan pengadaan buku di luar ketentuan kebutuhan yang sesuai dengan KTSP.
Ketika hal ini dikonfirmasikan ke Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sijunjung, Ramler, SH.MM, Senin (6/8), pihaknya membantah memberikan rekomendasi atau semacam intruksi dan himbauan ke Kepala SD untuk membei buku itu. Ia menegaskan tidak pernah menginstruksikan. " Kalau ada pihak lain yang mengatasnamakan atau sudah berkoordinasi dengan Dinas Dikbud itu bohong," ujar Ramler.
(S. Chaniago)
Editor :
Tag :#Resah #buku
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
LAHIRKAN IDENTITAS BARU, MAHASISWA KKN UNP RANCANG LOGO RESMI NAGARI DURIAN GADANG
-
USULAN PEMBANGUNAN KAMPUS UNAND DI SIJUNJUNG DIRESPONS POSITIF SEKDA SUMBAR
-
AUDIENSI DENGAN KEJARI, PENGURUS PGRI KABUPATEN SIJUNJUNG BAHAS PERLINDUNGAN HUKUM BAGI GURU
-
DISDIKBUD SIJUNJUNG TUTUP BIMTEK PENYUSUNAN MODUL AJAR MULOK BAHASA DAN BUDAYA MINANGKABAU
-
GOES TO SCHOOL, PLN AJAK RATUSAN SISWA DI SIJUNJUNG PEDULI KESELAMATAN KETENAGALISTRIKAN
-
DUA KEMENANGAN KABAU SIRAH, SAATNYA MERAJUT KEMBALI KEPERCAYAAN YANG SEMPAT RETAK
-
UJIAN HAKIM: ANTARA KASAR, KASIR, DAN KASUR
-
JEJAK PENGABDIAN HAN LAKSANAKAN KEGIATAN DISKUSI TERBUKA TERKAIT HUNIAN TETAP DI NAGARI SUNGAI BATANG
-
LILIPALY MENJADI PEMBEDA, TETAPI KONSISTENSI HARUS MENYUSUL
-
MEMBACA DATA DENGAN BENAR, LANGKAH AWAL MELINDUNGI STATUS GIZI ANAK