HOME BIROKRASI KOTA PADANG PANJANG
- Sabtu, 5 Juli 2025
Didukung Baznas Dan Bank Nagari, 71 Anak Ikuti Khitanan Massal Di RSI Yarsi.
Pd.Panjang (Minangsatu) - Sebanyak 71 anak dari keluarga tidak mampu, mengikuti Khitanan Massal di RSI Yarsi Ibnu Sina, Sabtu (5/7/2025).
Kegiatan terselenggara melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Padang Panjang, RSI Yarsi, Bank Nagari, Bank Nagari Syariah dan Bank Syariah Indonesia.
Wakil Wali Kota, Allex Saputra disambutannya, menyampaikan terima kasih kepada RSI Yarsi yang sudah memfasilitasi sebagai tempat khitanan massal.
“Kita memiliki dua rumah sakit di Padang Panjang, ada RSUD dan RSI Yarsi. Dua rumah sakit ini harus berkolaborasi dalam melakukan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, tidak hanya Padang Panjang namun juga daerah sekitarnya,” ujar Allex.
Ia juga mengimbau masyarakat yang membutuhkan bantuan, untuk segera mencari peluang dan mendaftar di Baznas, karena sudah banyak muzaki yang menyalurkan zakatnya kepada Baznas.
“Banyak peluang di Baznas ini, dan gunakan sesuai dengan kebutuhan kita semua. Semoga kegiatan ini berjalan lancar hingga anak-anak kita selesai dikhitan,” tuturnya lagi.(Asril Dt Pangulu Batuah).
Editor : melatisan
Tag :#Khitanan Massal
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
UNTUK KEBERSIHAN,WAKO HENDRI MONITORING KEBERSIHAN PASAR PUSAT PADANG PANJANG
-
PERINGATAN HARI BHAYANGKARA KE-80, POLRES PADANG PANJANG TEGUHKAN KOMITMEN "POLRI UNTUK MASYARAKAT"
-
BKPSDM KOTA PADANG PANJANG SOSIALISASIKAN DISIPLIN ASN DAN PERPANJANG PPPK
-
PEMKO DAN AKADEMISI KOLABORASI BANGUN CITRA SEJARAH DAN BUDAYA PADANG PANJANG
-
SEMINAR PERINGATAN SATU ABAD GEMPA PADANG PANJANG 1926.
-
PERKUAT LAYANAN DASAR BERBASIS DIGITAL, PEMPROV SUMBAR LUNCURKAN SAPA SPM DAN RUNDIANG SPM
-
MELAMPAUI NASIONALISME SIMBOLIK
-
KETIKA KAMPUS BELAJAR DARI MASYARAKAT: MAKNA FOME DALAM MEMBENTUK TENAGA KESEHATAN MASA DEPAN
-
BOARD OF PEACE DAN INDONESIA: UJIAN KONSISTENSI DIPLOMASI PERDAMAIAN DI TENGAH KRISIS KEPERCAYAAN PUBLIK
-
JENDERAL ABDUL HARIS NASUTION DAN PERANG KAMANG 1908