HOME SOSIAL BUDAYA RANTAU
- Minggu, 19 Juni 2022
Bupati Dharmasraya Hadiri Langsung Pembukaan Rakernas Ke-XIV Di Bogor
Dharmasraya (Minangsatu) -- Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan dan juga merupakan Ketua Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) hadiri langsung pembukaan rapat kerja nasional ke-XIV, di Hotel Pullman Vimala Ciawi Kabupaten Bogor, Sabtu (18/6/22).
Kegiatan di buka langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, serta dihadiri oleh beberapa orang mentri kabinet kerja, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, Bupati seluruh Indonesia bersama Sekda dan Kepala OPD.
Saat didaulat memberikan sambutan dihadapan pejabat negara tersebut, Sutan Riska menyampaikan bahwa, Rakernas APKASI kali ini, bertujuan untuk menggodik, atau kata lain mengkalaborasikan antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat, untuk menyongsong KTT G20 dalam mempercepat pemulihan ekonomi nasional yang kuat dan berkelanjutan.
"Dengan semangat Kolaborasi kita sukseskan KTT G20 dan kita percepat pemulihan ekonomi nasional, dikarenakan dua tahun belakangan ini morat marit akibat pandemi, " jelasnya.
Sudah setahun kepengurusan APKASI dipimpinnya, telah melaksanakan 34 kegiatan besar. Kegiatan bersifat advokasi, penguatan kapasitas daerah, peningkatan ekonomi lokal dan kegiatan sosial, hingga kegiatan lainnya.
Sutan Riska juga menjelaskan, saat Ia bersama koordinator Wilayah (Korwil) turun ke daerah, perlu beberapa isu yang patut dibahas dalam rangkaian Rakernas. Terutama sekali menyangkut dengan Peraturan Pemerintah (PP) No: 49/2018, tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan perjanjian kerja, dan terkait Penghapusan Pegawai Honor.
Isu lainnya, belum terealisasi bentuk komitmen bersama antara Kepala Daerah dengan para Mentri. Bahkan upaya Apkasi menghadirkan beberapa mentri lain telah dilakukan, namun sayang tidak bisa hadir.
"Kami berharap, pertemuan APKASI dengan mentri dapat menyelesaikan permasalahan, dan memecahkan berbagai isu berkembang di daerah, " jelasnya.
HadirnyanAPKASI bertujuan utuk memberikan solusi dan saran kepada mentri, supaya aturan-aturan tidak bertabrakan dengan kebijakan daerah, sehingga tidak timbul permasalahan berkelanjutan.
"Kami meminta dengan sangat kepada para mentri untuk memberitahukan kepada teman sejawat berada di kementerian, agar bisa berkolaborasi dengan Apkasi, sehingga pemerintah daerah tidak kelabakan menjalani aturan dibuat pemerintah pusat," Sebut Sutan Riska mengakhiri. (*)
Editor : Benk123
Tag :#dharmasraya
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
KEDATANGAN KHAFILAH SUMBAR DISAMBUT IKM SEMARANG DENGAN TARIAN MINANG DAN SUGUHAN JAMU
-
KAPOLRES TAPIN PIMPIN LANGSUNG PENANGANAN KARHUTLA DI SUNGAI RUTAS HULU
-
REFLEKSI 81 TAHUN INDONESIA MERDEKA: FWK INGATKAN AGAR PEMERINTAH KIAN PEKA TERHADAP KERESAHAN MASYARAKAT
-
TUNDRA MELIALA MUNDUR DARI KETUA UMUM AMKI, DADANG RACHMAT JADI PLT
-
KESANTUNAN BERBAHASA DIPERLUKAN DALAM BERBANGSA DAN BERNEGARA
-
SEMEN PADANG FC DAN BAN KAPTEN: KETIKA PENGALAMAN SAJA TAK CUKUP, KABAU SIRAH BUTUH JIWA YANG MENGIKAT
-
MEMBACA DATA DENGAN BENAR, LANGKAH AWAL MELINDUNGI STATUS GIZI ANAK
-
BAJANJANG NAIAK, BATANGGO TURUN: PENYELESAIAN SENGKETA TANAH ULAYAT DI MINANGKABAU
-
WAYANG SAWAHLUNTO MENGANGKAT KISAH TAMBANG OMBILIN DENGAN BAHASA TANGSI
-
ALU KATENTONG PADANG LAWEH, KESENIAN PEREMPUAN MINANGKABAU YANG LAHIR DARI AKTIVITAS MENUMBUK PADI