HOME BIROKRASI KABUPATEN SOLOK

  • Rabu, 26 November 2025

Bupati Dan Wabup Solok Kompak Tinjau Sejumlah Titik Lokasi Terdampak Bencana Banjir Di Wilayah Kubung

Bupati dan Wabup Solok Kompak Tinjau Sejumlah Titik Lokasi Terdampak Bencana Banjir di Wilayah Kubung 

Salayo (Minangsatu) - Bencana banjir di wilayah Kabupaten Solok membawa duka yang sangat mendalam bagi masyarakat, sebab banjir Batang Gawan yang terjadi, Selasa (25/11/25) subuh tersebut telah meluluhlantaknan areal persawahan, kolam. Musibah banjir sangat dirasakan terutama di Jorong Munggu Tanah Nagari Selayo Kecamatan Kubung.

Di lokasi ini, sejumlah rumah penduduk yang berada dipinggir sungai Batang Gawan nyaris roboh akibat derasnya arus banjir. Selain itu, saluran irigasi mengalami kerusakan parah dan lebih dari 20 hektare sawah siap panen hanyut terbawa banjir.

Begitu juga di Jorong Muaro Busuk, Nagari Koto Hilang Kecamatan Kubung. Di lokasi ini air bercampur lumpur yang sangat kuat menggantam jembatan dan putus total. Makanya akses jalan masyarakat terputus sebanyak 56 KK atau 175 jiwa terdampak dan tidak memiliki akses keluar dari jorong tersebut.

Dengan musibah yang diterpa masyarakat Bupati Solok Jon Firman Pandu bersama Wakil Bupati, H.Candra langsung turun kelapangan untuk meninjau sejumlah titik yang terdampak parah bencana banjir di Kabupaten Solok.

Sebelum melakukan peninjauan lapangan, Bupati memberikan arahan kepada seluruh Kepala OPD untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan mempercepat penanganan bencana.

Bupati menegaskan pentingnya gerak cepat seluruh perangkat daerah dalam memastikan keselamatan masyarakat.

"Saya berharap kepedulian kita benar-benar hadir di tengah masyarakat,"ujarnya.

Bupati juga meminta OPD terkait, seperti Dinas PUPR, BPBD, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, serta instansi lainnya untuk memperkuat koordinasi, mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Solok, Medison, melaporkan bahwa Dinas Sosial telah mendirikan dapur umum untuk membantu masyarakat terdampak.

Disebutkan lebih dari 1.000 orang warga tidak memungkinkan memasak di rumahnya karena banjir, termasuk warga yang terisolasi di Muaro Busuk, Nagari Koto Hilang. Sedangkan bagi warga yang terdampak kurang dari 50 Orang, dapur Umumnya ditangani oleh Pemerintah Nagari setempat. (zulnazar)


Wartawan : Zul Nazar
Editor : melatisan

Tag :Bencana Bannjir

Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News

Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com