- Kamis, 18 Oktober 2018
Bulutangkis Payakumbuh Dijatah 10 Atlet Untuk Porprov 15 Sumbar
Payakumbuh (Minangsatu) - Sempat menyiapkan 12 atlet serta tiga pelatih dan official, namum Pengurus Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kota Payakumbuh hanya bisa memberangkatkan 10 atlet serta dua pelatih dan official untuk tampil pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumbar ke-XV di Padang Pariaman, 16-25 November 2018.
Ketua PBSI Kota Payakumbuh, Yendri Bodra Dt Parmato Alam SH menyebut, dalam persiapan awal pihaknya mempersiapkan 12 atlet yang akan didampingi oleh oleh tiga orang yang terdiri dari pelatih dan official.
"Kontingen disetujui 12 orang oleh Pemko (Pemerintah Kota) dan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait, kami hanya akan memberangkatkan 10 atlet yang akan didampingi oleh dua orang yang merupakan pelatih dan official," katanya.
Lebih lanjut, pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Payakumbuh itu menyebut, pihaknya mempersiapkan 12 atlet karena memang cabang olahraga bulutangkis Payakumbuh akan tampil pada nomor beregu di Porprov 2018 nanti.
"Kami dari PBSI akan turun pada nomor beregu, itu kalau sempat ada cedera satu orang akan berpengaruh dan bisa membuat nomor beregu ini gugur dan tentunya menghilangkan peluang meraih medali. Karena itu kami tetap menyiapkan atlet cadangan, meski kami tidak mengharapkan ada atlet yang cedera," jelasnya.
Untuk Porprov 2018 nanti, Dt Parmato Alam menyebut PBSI Kota Payakumbuh ditargetkan untuk bisa merebut medali. "Sebelumnya bulutangkis tidak dapat medali, cuma target yang saat ini adalah merebut medali dulu. Berapa jumlah medalinya tidak kami targetkan karena yang paling penting adalah dapat medali dulu," jelasnya.
Lebih lanjut, Dt Parmato Alam menerangkan, untuk bisa mencapai target itu, atlet-atlet PBSI Kota Payakumbuh sudah dipersiapkan jauh-jauh hari.
"Kami selalu mendorong atlet untuk terus meningkatkan kemampuannya," terangnya.
Pada kesempatan itu, politisi Partai Golkar itu menyebut, KONI selaku induk olahraga harus membuat perencanaan yang lebih matang bersama Pemko dan OPD terkait.
"Ke depan perlu perencanaan matang secara komperensif dan menyeluruh, sehingga berapa atlet yang dibutuhkan pengurus cabang olahraga bisa dipenuhi. Dan kalau ada keterbatasan anggaran, pengurus cabang tentu bisa mencari solusi, mungkin ada donatur yang rezkinya berlebih atau pihak perbankan yang bisa membantu," pungkasnya kemudian.
Sementara itu, Ketua KONI Kota Payakumbuh Yusra Maiza dihubungi mengatakan bahwa keinginan KONI seluruh kontingen, atlet, dan ofisial dapat terbawa semuanya. Cuma sebab keterbatasan anggaran menyebabkan kontingen harus dikuotakan sesuai anggaran yang ada.
"Tentunya DPRD sudah mengetahui tentang hal ini. Selain itu, ada juga cabang olahraga yang memakai pola mandiri untuk berangkat ke Porprov XV," tukas Yusra Maiza. Ditambahkannya, bahwa soalan anggaran ini baru diketahui setelah selesai pembahasan anggaran APBD Perubahan 2018 selesai.
(Dodi Syahputra)
Editor :
Tag :#TerbatasAnggaranBulutangkis#Payakumbuh#PorprovXV2018#
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
KETUA DPRD WIRMAN PUTRA : KORMI BUKAN HANYA ORGANISASI OLAHRAGA MASYARAKAT
-
PENGURUS KORMI PAYAKUMBUH PERIODE 2026-2031 RESMI DILANTIK DIKETUAI WAWAKO PAYAKUMBUH
-
ATELT PAYAKUMBUH JADI PENENTU KONTINGEN SUMBAR PADA KEJURNAS AEROBIC GYMNASTICS 2026
-
MUSORKOT KONI TENTUKAN ARAH PEMBANGUNAN OLAHRAGA DI KOTA PAYAKUMBUH
-
KONI PAYAKUMBUH GELAR MUSORKOT, KETUA DPRD: JAGA SUASANA TETAP KONFUSIF
-
DARI PASAR KE TANAH SUCI: KISAH PAK DAS, BURUH ANGKUT BATUSANGKAR YANG MENJEMPUT KEMULIAAN DI KURSI BISNIS GARUDA
-
KOPI MINANG, PERMATA GASTRONOMI YANG LAYAK JADI WAJAH WONDERFUL INDONESIA
-
PERTUMBUHAN EKONOMI SUMBAR MENGUAT DI AWAL 2026
-
HARAPAN DAN REALITAS PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI INDONESIA: ANTARA NARASI KEMAJUAN DAN KRISIS STRUKTURAL
-
KARTINI DI RANTAU: KETIKA SEMANGAT EMANSIPASI BERTEMU FALSAFAH BUNDO KANDUANG