HOME EKONOMI KOTA PADANG PANJANG
- Minggu, 10 April 2022
Blok C Lantai II Pasar Seken Mulai Dilirik Pengunjung
Padang Panjang (Minangsatu) - Komplek penjualan pakaian seken di blok C lantai II Pasar Pusat Kota Padang Panjang, kini mulai dilirik pengunjung. Aneka pakaian dewasa/remaja dan anak-anak eks luar negeri dijual dengan harga terjangkau, kini jadi jadi pilihan banyak kalangan. Tidak hanya warga Padang Panjang, juga warga Batipuh X Koto dan Kayu Tanam.
Kata Roby (25 thn), salah seorang pedagang baju seken berbagai ukuran pada Minangsatu, Minggu (20/4/2022) malam, saat ini masyarakat mulai datang untuk belanja aneka pakai layak pakai yang kita jual. "Kondisi pakaian yang kita jual, cukup bagus dan kebanyakan eks luar negri," ujarnya.
"Mudah mudahan jelang lebaran Idul Fitri omset penjualan kita bisa meningkat. Kita juga ucapkan terimakasih pada Pemko yang telah memfasilitasi kita untuk mengais rezeki di Pasar Pusat ini," tambah Roby.
Sementara, Deni, (27 thn) salah seorang pembeli mengatakan, aneka pakaian yang dijual cukup bagus, dan harganya terjangkau kantong. "Kita optimis, kawasan Pasar Seken ini akan jadi pilihan banyak warga jelang lebaran," terang Deni.
Editor : ranof
Tag :#Pakaian eks luar negeri #Pasar pakaian seken #Padang panjang #Sumbar
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
RINGANKAN BEBAN EKONOMI WARGA, PEMKO PADANG PANJANG GELAR GPM
-
TEMBUS PASAR LEBIH LUAS, DEKRANASDA BEKALI PELAKU IKM KEMAMPUAN KOMUNIKASI .
-
RAMAIKAN PASAR PADANG PANJANG, WAKO HENDRI SERAP ASPIRASI PEDAGANG PASAR PUSAT
-
WAKO HENDRI ARNIS IKUTI PANEN RAYA IKAN NILA, PERKUAT KETAHANAN PANGAN NASIONAL
-
KULINER DAN HANDICRAFT LOKAL JADI DAYA TARIK GOWES FUN ADVENTURE
-
UJIAN HAKIM: ANTARA KASAR, KASIR, DAN KASUR
-
JEJAK PENGABDIAN HAN LAKSANAKAN KEGIATAN DISKUSI TERBUKA TERKAIT HUNIAN TETAP DI NAGARI SUNGAI BATANG
-
LILIPALY MENJADI PEMBEDA, TETAPI KONSISTENSI HARUS MENYUSUL
-
MEMBACA DATA DENGAN BENAR, LANGKAH AWAL MELINDUNGI STATUS GIZI ANAK
-
BAJANJANG NAIAK, BATANGGO TURUN: PENYELESAIAN SENGKETA TANAH ULAYAT DI MINANGKABAU