- Jumat, 5 Juni 2026
Bank Nagari Tegaskan Transparansi, Perkuat Tata Kelola Dan Akuntabilitas
Padang, (minangsatu) - Direktur Utama Bank Nagari, Gusti Candra menegaskan komitmennya untuk terus menjaga transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola perusahaan yang baik setelah muncul berbagai informasi terkait hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) terhadap operasional bank tersebut. Komitmen ini disampaikan sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan dalam menjaga kepercayaan masyarakat, nasabah, pemegang saham, serta seluruh pemangku kepentingan.
Penegasan tersebut disampaikan dalam jumpa pers yang digelar di Aula Kantor Bank Nagari Cabang Utama Jalan Pemuda, Kamis (4/6). Kegiatan itu menjadi forum resmi bagi manajemen untuk memberikan penjelasan sekaligus klarifikasi mengenai berbagai informasi yang berkembang terkait Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI Nomor 1/T/LHP/DJPKN-V.PDG/PPD.03/02/2026 tertanggal 12 Februari 2026.
Dirut menegaskan bahwa pihaknya menghormati dan mendukung sepenuhnya proses pemeriksaan yang dilakukan oleh BPK RI. Menurutnya, pemeriksaan tersebut merupakan bagian penting dalam memastikan pengelolaan keuangan dan operasional perusahaan berjalan sesuai aturan yang berlaku.
Ia menjelaskan bahwa audit yang dilakukan lembaga pemeriksa negara tersebut menjadi instrumen penting dalam memperkuat pengawasan, meningkatkan transparansi, serta memastikan seluruh aktivitas usaha perbankan dilaksanakan secara profesional dan bertanggung jawab.
Dalam kesempatan tersebut, manajemen juga menegaskan bahwa hasil pemeriksaan menunjukkan pengelolaan operasional Bank Nagari selama periode pemeriksaan telah dilaksanakan sesuai ketentuan internal perusahaan serta regulasi perbankan yang berlaku dalam seluruh aspek yang material.
Meski demikian, terdapat sejumlah catatan dan rekomendasi yang diberikan sebagai bagian dari proses evaluasi. Bagi Bank Nagari, rekomendasi tersebut dipandang sebagai masukan yang konstruktif untuk meningkatkan kualitas tata kelola perusahaan di masa mendatang.
Bank Nagari Percepat Tindak Lanjut Rekomendasi BPK
Sebagai bentuk kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku, Bank Nagari bergerak cepat menindaklanjuti seluruh rekomendasi yang diberikan dalam hasil pemeriksaan tersebut.
Manajemen telah menyampaikan Laporan Tindak Lanjut Rekomendasi Hasil Pemeriksaan (TLRHP) kepada BPK Perwakilan Provinsi Sumatera Barat pada 10 April 2026. Langkah tersebut menjadi bukti bahwa perusahaan tidak hanya menerima hasil evaluasi, tetapi juga segera melakukan tindak lanjut sesuai prosedur yang telah ditetapkan.
Selain itu, Bank Nagari juga berkomitmen melengkapi seluruh dokumen pendukung melalui Sistem Informasi Pemantauan Tindak Lanjut (SIPTL) BPK. Proses ini dilakukan agar seluruh rekomendasi dapat dipantau dan diselesaikan secara transparan, terukur, dan akuntabel.
Manajemen menilai setiap temuan maupun rekomendasi auditor merupakan bagian dari proses pembelajaran organisasi yang sangat berharga. Karena itu, hasil evaluasi akan dijadikan dasar dalam memperkuat kebijakan internal dan meningkatkan kualitas pengelolaan perusahaan.
Berbagai langkah perbaikan telah dilakukan, mulai dari peninjauan ulang sejumlah ketentuan internal, penguatan fungsi satuan kerja terkait, peningkatan koordinasi antarunit, hingga penyempurnaan proses bisnis agar lebih efektif dan sesuai dengan prinsip kehati-hatian perbankan.
Penguatan Manajemen Risiko Menjadi Fokus Strategis
Dalam industri perbankan, penerapan manajemen risiko menjadi salah satu faktor utama yang menentukan kesehatan dan keberlanjutan usaha. Oleh karena itu, Bank Nagari terus memperkuat sistem pengelolaan risiko di seluruh lini operasional.
Penguatan tersebut mencakup berbagai aspek penting, mulai dari proses pembiayaan, pengawasan portofolio kredit, pengendalian risiko operasional, hingga peningkatan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.
Melalui langkah tersebut, perusahaan berupaya memastikan seluruh aktivitas bisnis tetap berada dalam koridor hukum dan mampu menghadapi tantangan industri perbankan yang terus berkembang.
Terkait sejumlah fasilitas kredit yang menjadi objek pemeriksaan, Bank Nagari menyatakan telah melakukan evaluasi dan penanganan sesuai karakteristik masing-masing kasus. Seluruh proses dilakukan berdasarkan ketentuan internal perusahaan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Tujuan utama dari langkah tersebut adalah meminimalkan potensi kerugian sekaligus menjaga kualitas aset perusahaan agar tetap sehat dan produktif.
Sistem Pengawasan Internal Dinilai Berjalan Efektif
Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam hasil pemeriksaan adalah terungkapnya beberapa kasus fraud yang terjadi pada KCP Siberut, KCP Tabek Patah, dan KC Lubuk Alung.
Menurut manajemen, terungkapnya kasus-kasus tersebut justru menunjukkan bahwa sistem pengendalian internal perusahaan berjalan aktif dan efektif dalam mendeteksi potensi penyimpangan.
Proses deteksi dilakukan melalui berbagai mekanisme pengawasan internal yang telah diterapkan secara berlapis. Sistem tersebut didukung oleh penerapan Whistleblowing System (WBS) serta audit rutin yang dilakukan oleh Satuan Kerja Audit Internal.
Melalui sistem pengawasan tersebut, berbagai indikasi pelanggaran dapat diketahui lebih awal sehingga langkah penanganan dan mitigasi risiko dapat segera dilakukan.
Bank Nagari menilai pengawasan yang aktif merupakan bagian penting dalam menjaga integritas perusahaan sekaligus memastikan seluruh kegiatan operasional berjalan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
Menjaga Kepercayaan Masyarakat dan Pemangku Kepentingan
Ke depan, Bank Nagari memastikan akan terus mengedepankan prinsip Good Corporate Governance (GCG), pengendalian internal yang efektif, kepatuhan terhadap regulasi, serta penerapan manajemen risiko yang memadai.
Seluruh catatan hasil pemeriksaan dipandang sebagai momentum untuk memperkuat institusi dan meningkatkan kualitas tata kelola perusahaan secara berkelanjutan.
Manajemen juga menegaskan komitmennya untuk menjaga kepercayaan masyarakat melalui penerapan prinsip transparansi, profesionalitas, integritas, dan akuntabilitas dalam setiap aktivitas usaha.
Selain itu, perusahaan menyambut baik berbagai kritik, masukan, dan perhatian dari masyarakat sebagai bentuk pengawasan publik yang konstruktif. Masukan tersebut akan menjadi bahan evaluasi dalam meningkatkan kualitas layanan serta efektivitas pengelolaan perusahaan.
Dengan berbagai langkah perbaikan yang terus dilakukan, Bank Nagari menegaskan bahwa hasil pemeriksaan bukan hanya menjadi bahan evaluasi semata, tetapi juga menjadi landasan penting dalam memperkuat fondasi perusahaan. Upaya tersebut diharapkan mampu mendukung pertumbuhan usaha yang sehat, berkelanjutan, serta memberikan kontribusi positif bagi perekonomian daerah maupun nasional.
Jumpa pers tersebut turut dihadiri Direktur Keuangan Roni Edrian, Direktur Operasional Zilfa Efrizon, Direktur Kredit dan Syariah Hafid Dauli, Direktur Kepatuhan Sukardi, Komisaris Utama Andri Yulika, serta Dewan Pengawas Syariah Prof. Rozalinda. Kehadiran jajaran pimpinan tersebut menjadi bentuk keseriusan perusahaan dalam menyampaikan informasi secara terbuka kepada publik.
Editor : boing
Tag :Bank Nagari, BPK RI, Tata Kelola Perusahaan, Good Corporate Governance, Transparansi Bank, Akuntabilitas Perbankan, Manajemen Risiko, Perbankan Daerah, Audit BPK, Bank Sumbar
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
BANK NAGARI HADIRKAN PROMO KPR DAN NAGARI GRIYA MADANI BERHADIAH PERALATAN RUMAH TANGGA HINGGA RP5 JUTA
-
PERKUAT EKOSISTEM DIGITAL, BANK NAGARI DAN BSSN JALIN KERJA SAMA PEMANFAATAN SERTIFIKAT ELEKTRONIK
-
KOPI YANG MENYEDUH HARAPAN BARU DI TENGAH RAMAINYA PELUANG USAHA
-
BANK NAGARI PERKUAT INTEGRITAS LEWAT SELF ASSESSMENT IEPK
-
MENGALIRKAN ENERGI, MENGUATKAN NEGERI: DIREKTUR DISTRIBUSI PLN DENGARKAN ASPIRASI HINGGA PELOSOK
-
DARI SUNGAI BATANGHARI KE RANTAI LOGISTIK NASIONAL, PTP NONPETIKEMAS JAMBI MENJAGA ARUS DISTRIBUSI DAN MENGGERAKKAN EKONOMI
-
MERATAPI SEMEN PADANG FC, MERAYAKAN ANAK-ANAK MINANG DI PANGGUNG NASIONAL
-
DARI PASAR KE TANAH SUCI: KISAH PAK DAS, BURUH ANGKUT BATUSANGKAR YANG MENJEMPUT KEMULIAAN DI KURSI BISNIS GARUDA
-
KOPI MINANG, PERMATA GASTRONOMI YANG LAYAK JADI WAJAH WONDERFUL INDONESIA
-
PERTUMBUHAN EKONOMI SUMBAR MENGUAT DI AWAL 2026