HOME SOSIAL BUDAYA KOTA PADANG PANJANG
- Selasa, 25 Oktober 2022
Angkat Isu Sampah Bernilai Ekonomi, Warga Silba Bakal Kembangkan Budidaya Maggot
Pd. Panjang (Minangsatu) - Kelurahan Silaing Bawah (Silba), Kecamatan Padang Panjang Barat (PPB) Kota Padang Panjang bersama warganya, bakal mengembangkan budidaya maggot sebagai tindak lanjut atas pelatihan yang dilaksanakan beberapa waktu lalu.
Lurah Silba, Beni Satria, S.Par, Selasa (25/10/2022) menjelaskan, pelatihan itu terlaksana bersama Rumah Kreatif BUMN BRI Padang Panjang Oktober lalu. Kita menangkap, hal ini sesuatu yang sangat positif. Peserta pelatihan, berasal dari para kader PKK. Dari 20 peserta, tujuh di antaranya menyatakan serius untuk mencoba kembangkan budidaya maggot.
"Pelatihan budidaya maggot ini, berangkat dari isu lingkungan. Beberapa kali rapat di Pemko, sampah menjadi perhatian seluruh Stakeholder. Disinilah saya berkeinginan, bagaimana sampah bisa tertata dan terkelola dengan baik, serta bernilai ekonomis," tukuk Beni.
Seperti diketahui, maggot berbeda dengan ulat atau belatung pada umumnya. Belatung ini bukanlah belatung biasa, melainkan larva dari BSF. Dalam tubuh BSF mengandung zat antibiotik alami sehingga tidak membawa agen penyakit.
"Meski dikelompokkan sebagai lalat, BSF tidak hinggap di sampah dan tidak membawa penyakit. Larva BSF yang disebut maggot juga berbeda dengan belatung lalat hijau dan lalat hitam yang menyebarkan penyakit," terang Beni. (*)
Editor : Benk123
Tag :#padangpanjang
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
JELANG HUT KE-81 RI, LAPAK PEDAGANG PENJUAL BENDERA MAKIN SEMARAK.
-
DUKUNG GIZI ANAK, TP-PKK PADANG PANJANG BAGIKAN 900 BUTIR TELUR KE SEKOLAH
-
PRODUK PADANG PANJANG DISERBU PENGUNJUNG DI PAMERAN HUT DEKRANAS DAN HKG PKK NASIONAL
-
KETUA DEKRANASDA PADANG PANJANG HADIRI HUT DEKRANAS KE 46 DI MAKASSAR
-
KEMENDIKDASMEN PERKUAT PERAN BUNDA PAUD DUKUNG WAJIB BELAJAR 13 TAHUN
-
RME SUDAH DIGUNAKAN, TETAPI APAKAH SUDAH BENAR-BENAR BERMANFAAT?
-
PERAWATAN GIGI ANAK TANPA RASA TAKUT: MENGENAL KEDOKTERAN GIGI MINIMAL INVASIF
-
MAHASISWA KKN REGULER II UNAND DEMONSTRASIKAN PEMBUATAN PUPUK BOKASHI BERSAMA KWT KORONG KOTO PANJANG
-
MENJAGA NILAI ABS-SBK DI TENGAH FENOMENA LGBT DI SUMATERA BARAT: ANTARA TANTANGAN SOSIAL, MORAL, DAN TANGGUNG JAWAB BERSAMA
-
MENZIARAHI AKAR SEJARAH SEMEN PADANG FC DI LAWANG