HOME BIROKRASI KOTA BUKITINGGI

  • Rabu, 7 April 2021
Wako Bukittinggi : Tahun 2020 Berbagai Langkah Strategis Dilakukan Tingkatkan Pembangunan
Walikota Bukittinggi Erman Safar

Bukittinggi (Minangsatu) - Walikota Bukittinggi Erman Safar mengatakan, pada tahun 2020, Pemko Bukittinggi telah mengupayakan berbagai langkah strategis dengan fokus meningkatkan pembangunan berbagai sektor, dengan segala keterbatasan sebagai dampak covid-19, sehingga diharuskan melakukan refocusing.

Namun demikian, pembangunan infrastruktur strategis tetap dipertahankan dan telah selesai dilaksanakan sesuai aturan.

Hal itu disampaikan Walikota Bukittinggi pada penyampaian Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) tahun anggaran 2020. dalam rapat paripurna istimewa, DPRD Kota Bukittinggi, Rabu (07/04).

Lebih lanjut Erman Safar, mengatakan pendapatan daerah pada tahun 2020 lalu, direalisasikan sebesar Rp 689 miliar lebih, dari target Rp 690 miliar lebih, atau 99,75 %. Pendapatan daerah itu, berasal dari PAD Rp 84 miliar lebih, dari target Rp 77 miliar atau terealisasi 108,88 %.

“Dana perimbangan direalisasikan sebesar Rp 585 miliar lebih, dari target Rp 592 milyar atau 98,77 %. Lain-lain pendapatan yang sah, terealisasi Rp 20 miliar lebih dari yang direncanakan Rp 21 miliar atau 93,89 %,” jelas Erman.

Dijelaskan , Untuk belanja daerah, lanjut Wako, terealisasi sebesar Rp 796 miliar lebih dari target Rp 883 miliar lebih atau sebesar 90,15 %. Belanja daerah lebih besar ditujukan untuk penyelenggaraan pembangunan yang dilaksanakan melalui program dan kegiatan oleh perangkat daerah.

Pembiayaan daerah, yang meliputi semua transaksi keuangan untuk menutup defisit atau untuk memanfaatkan surplus dengan alokasi anggaran sebesar Rp 192 miliar lebih, direalisasikan sebesar Rp 206 miliar lebih atau 107,31%.

“Untuk capaian kinerja penyelenggaraan pemerintahan Kota Bukittinggi berbasis urusan pemerintahan daerah yang meliputi 24 urusan wajib, 5 urusan pilihan, 7 fungsi penunjang/pendukung urusan pemerintahan dan satu urusan pemerintahan umum,” ujarnya.

Selama tahun  2020, beberapa prestasi tingkat nasional dan provinsi juga diraih Kota Bukittinggi. Terdapat 15 prestasi tingkat nasional dan 41 prestasi tingkat provinsi.

Sementara itu Ketua DPRD Bukittinggi, Herman Sofyan, mengapresiasi hantaran LKPJ tahun 2020,LKPJ menjadi wujud transparansi dan akuntabilitas dalam menjalankan pemerintahan. LKPJ selambat-lambatnya harus disampaikan 3 bulan setelah akhir tahun anggaran..

LKPJ ini tentu akan dibahas oleh anggota DPRD selama 30 hari kedepan, untuk menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah, dalam menjalankan pemerintahan di tahun 2021 ini serta tahun anggaran selanjutnya.*

 


Wartawan : Anasrul
Editor : Benk123

Tag :#bukittinggi