HOME BIROKRASI PROVINSI SUMATERA BARAT

  • Senin, 22 Februari 2021
Soal Masker, Jaga Jarak, Vaksinasi, Sumbar Tertinggal. Dengan Dukungan semua ASN dan Masyarakat, insya Allah Aman dan Kondusif, kata Pj Gubernur
Pj Gubernur Sumatera Barat, Hamdani, memimpin apel perdana bagi ASN di lingkungan pemprov Sumbar, di halaman kantor gubernur, Senin (22/2/2020).

Padang (Minangsatu) - Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Hamdani, ketika memimpin apel perdana ASN kantor gubernur, memaparkan banyak hal menyangkut kondisi Sumbar.

Soal penanganan Covid-19, Ia menyebutkan Provinsi Sumbar termasuk lima provinsi terendah dalam penggunaan masker dan lima provinsi terendah dalam menjaga jarak. "Tentunya dua hal ini menjadi perhatiaan kita semua, karena kita sudah memiliki Perda, namun dalam hal ini, tentunya dalam penegakan Perda harus lebih ditingkatkan lagi," tukasnya, dalam apel yang dihadiri para pejabat eselon di lingkungan pemerintah provinsi Sumbar, Senin (22/2/2021).

Berikutnya terkait vaksinasi, hari ini adalah proses akhir dalam vaksinasi tahap satu. Ternyata Sumbar belum mencapai target yang diharapkan, tergolong terendah dibandingkan 34 provinsi di Indonesia. "Kita masih di bawah posisi ke 20 dalam vaksinasi, tentunya saya berharap komitmen Bupati dan Wali Kota se Sumbar agar target sasaran yang belum dilaksanakan dapat diselesaikan selama dua atau tiga hari ini," tegasnya.

Menurut Hamdani, apel perdana ini selain menjadi ajang perkenalan, apel ini juga menjadi ajang silaturahmi baginya dengan pejabat ASN di lingkungan pemprov Sumbar. Berbagai hal dia paparkan, terutama mengenai tugasnya sebagai Pj Gubernur.  "Apel pagi ini, jadi kesempatan bagi saya bisa berkenalan dengan Bapak Ibu sekalian. Tanggal 18 Februari kami dilantik menjadi Pj Gubernur dan sebelumnya saya adalah Plh Sekjen Kemendagri dan Staf Ahli Mendagri bidang Ekonomi dan Pembangunan," kata Hamdani mengawali sambutannya.

Dikatakan bahwa Pj Gubernur memiliki wewenang dan tanggung jawab yang sama dengan Gubernur. Dengan demikian, ia meminta dukungan kepada para ASN dan masyarakat Sumbar agar bisa mengemban tanggung jawab dengan baik.

Menurut Hamdani, proses Pilkada Serentak 2020 di Sumbar sampai pada pelantikan bisa berjalan dengan baik dan aman. "Alhamdulillah pada hari ini, kita bisa memastikan, bahwa sesuai dengan agenda yang ditetapkan 26 Februari nanti, InsyaAllah bisa diselenggarakan pelantikan 11 Bupati dan Walikota se Sumbar," ucapnya.

Selanjutnya terkait dengan gubernur terpilih, Hamdani menjelaskan sudah dapat selesai pada minggu ini. Dimana hari ini DPRD Sumbar melakukan rapat paripurna. "Mudah-mudahan ini bisa berjalan sesuai dengan rencana yang telah disepakati," sebutnya.

Selain itu, Hamdani juga meminta kepada seluruh ASN pemprov Sumbar bisa mengevaluasi penyerapan APBD sesuai apa yang direncanakan terhadap pencairan anggaran. Untuk itu, dia meminta kepada semua ASN ikut menyukseskan program dan roda pemerintahan serta bersinergi agar program berjalan dengan baik. "Saya berharap kita bisa bekerjasama dengan maksimal dari semua, Insya Allah Sumbar akan tetap aman dan kondusif," tutupnya.


Wartawan : Rilis/Hms-Sb
Editor : ranof

Tag :#Pj gubernur#Hamdani#Sumbar tertinggal#Masker#Jaga jarak#Vaksinasi#Apel perdana#