HOME AGAMA KOTA PADANG

  • Sabtu, 20 Februari 2021
Santri Hapal Alquran Bisa Disekolahkan Ke Turki
Walikota Padang Mahyeldi menerima Ketua Program Tahfiz Yayasan Tahfiz Sulaimaniyah Ferhat Bas beserta rombongan di kediaman resminya

Padang (Minangsatu) - Wali Kota Padang H. Mahyeldi Ansharullah menyambut baik rencana pendirian pesantren tahfidz cabang dari Yayasan Tahfidz Sulaimaniyah di Kota Padang. 

Yayasan Tahfidz Sulaimaniyah merupakan sebuah pesantren tahfidz bermetode Turki Utsmani yang didirikan sejak 2005  oleh sukarelawan muslim Indonesia dan Turki yang berpusat di Istanbul Turki.

Sewaktu dikunjungi Ketua Program Tahfiz Yayasan Tahfiz Sulaimaniyah Ferhat Bas beserta rombongan di kediaman  resminya, Jumat (19/02/2021), Wali Kota mengungkakan "Alhamdulillah, kami atas nama warga Kota Padang dan Pemerintah Kota Padang sangat menyambut baik hal tersebut. Hal ini sangat tepat dan sejalan dengan upaya kita di Pemko Padang dalam menjalankan program Padang sebagai kota penghapal Alquran".

Hadir dalam kesempatan tersebut mendampingi Wali Kota Padang Kepala Bappeda Medi Iswandi serta Ketua Baznas Kota Padang Epi Santoso yang juga inisiator kerjasama dan lainnya.

"Dengan  hadirnya Pesantren Tahfidz Yayasan Sulaimaniyah di Padang tentu akan semakin menambah kegairahan dan motivasi bagi peserta didik yang ingin menjadi penghapal Alquran. Apalagi peserta didik akan diajari oleh  pendidik dari Indonesia namun juga dari Turki. Bahkan setelah hapal Alquran kita dengar bisa diberangkatkan pula ke Turki guna menempuh pendidikan selanjutnya. Jadi ini sangat baik dan tepat sekali, semoga segala sesuatunya berjalan dengan lancar," harap Wali Kota 

Sementara itu Ketua Program Tahfidz Yayasan Tahfidz Sulaimaniyah, Ferhat Bas mengatakan, "Kurikulum di Pondok Pesantren Sulaimaniyah adalah memberikan kesempatan kepada seluruh santri yang ingin menghapalkan Alquran dengan waktu yang sangat terjangkau dengan menggunakan metode Tahfidz Turki Utsmani. Metode Tahfidz Turki Utsmani ini sudah ratusan tahun diterapkan di seluruh madrasah di Turki".

Ferhat menambahkan, “Setelah santri selesai menghapalkan Alquran, kami akan memberikan beasiswa kepada seluruh santri untuk mempelajari kitab-kitab kuning dan bahasa arab di Turki. Jadi kami berharap, insya Allah atas kerjasama dengan Kota Padang kita akan memberikan peluang pada generasi muda di sini untuk meraih beasiswa untuk menghafal Alquran. Kalau mereka telah selesai hafal Alquran 30 juz, insya Allah kita juga akan beasiswakan mereka ke Turki.

Pondok Pesantren Tahfidz Sulaimaniyah yang bakal dibangun di Kota Padang ini direncanakan juga memiliki fasilitas non fisik, selain fasilitas fisik. Fasilitas non fisik antara lain memberikan beasiswa selama menempuh pendidikan di Pesantren Sulaimaniyah Indonesia dan Turki, menghapal Alquran dengan metode Turki Utsmani, serta mendapatkan ijazah tahfidz dan satuan pendidikan muadalah (SPM).

Kemudian Ferhat juga menjelaskan, "Selain itu santri juga berkesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang Qiraah Sabah dan Asyaroh, lalu berkesempatan mengembangkan keilmuan di bidang yang diminati selama di Turki. Sedangkan fasilitas fisik antara lain tempat belajar, tempat istirahat dan sebagainya," 

Ferhat Bas mengungkapkan alasan memilih Kota Padang sebagai daerah pendirian Pesantren Tahfidz Sulaimaniyah. Karena sejak tahun 2005 sampai sekarang pihaknya sudah membangun kurang lebih 60 cabang pesantren tahfidz di seluruh penjuru nusantara. 

"Seperti kita ketahui Padang khususnya dan Sumatera Barat pada umumnya, Islamnya kuat. Dan kita menilai kehadiran Pesantren Tahfidz Sulaimaniyah sangat tepat di sini. Sekarang kita akan melakukan survey ke lokasi yang telah disediakan oleh Pemko Padang. Kami ingin sesegera mungkin pembangunannya terwujud, semoga saja segala sesuatunya berjalan dengan lancar," harap Ferhat Bas mengakhiri.*


Wartawan : Eka Risnayenti/HMS
Editor : Benk123

Tag :#padang