HOME POLITIK NASIONAL

  • Senin, 5 April 2021
Presiden IJBC : Potensi Sumberdaya Alam Sumbar Luar Biasa, Pemulihan Ekonomi Perlu Optimalkan Ekspor Produk Unggulan ke Jordania
Wakil Gubernur Sumatera Barat, Audy Joinaldy, dan Presiden Dewan Bisnis Indonesia Jordania, Mayra Andrea, setelah penandatanganan MoU, Senin (5/4/2021), di Jakarta.

Jakarta (Minangsatu) - IJBC adalah  Dewan Bisnis Pengusaha Indonesia dan Pengusaha Yordan yang ada di Indonesia. Lembaga ini berada dalam naungan Kementerian Luar Negeri dan KADIN Timur Tengah - Kedutaan Indonesia di Amman dan Jordan Embassy di Jakarta, dengan tujuan membantu memfasilitasi antara pengusaha Indonesia dan pengusaha Jordania. Disinilah rumah pengusaha Jordania yang membangun usaha dan berinvestasi di Indonesia. Juga IJBC membantu memfasilitasi para pengusaha swasta, UMKM, institusi BUMN juga pemerintah daerah yang berekspansi ke negara kerajaan Hasyimiah Jordania dan juga membantu peningkatan pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-19 saat ini.

Hal ini disampaikan Presiden Indonesia Jordan Business Council ( IJBC)  Mayra Andrea pada sambutannya dalam acara Penandatanganan Kesepakatan Bersama pemerintah Provinsi Sumatera Barat  dengan IJBC di Balairung Jakarta, Senin (5/4/2021). Menurut Mayra, kerja sama dengan Sumbar sudah diawali tahun 2019 untuk promosi kopi ke Amman, yang ternyata disukai dan laku pada waktu itu. Sekarang strateginya tidak hanya perdagangan, tapi juga pariwisata dengan menarik wisatawan Jordania ke Sumbar, serta menawarkan investasi.

Mayra, mengatakan dengan potensi sumberdaya alam yang luar biasa dari Sumatera Barat, mesti dioptimalkan ekspor produk-produk unggulan ke Negara Timur Tengah salah satunya Negara Jordania. “Kami sangat optimis dapat membantu para pengusaha UMKM dan pemulihan ekonomi. Di sektor pariwisata, turis Jordania masih sedikit dibandingan turis Indonesia datang ke Jordania yang merupakan kunjungan ziarah melalui kota Amman,” jelasnya.

Diharapkan pemerintah Sumbar bekerjasama dengan Jordan Tourism World guna meningkatkan paket-paket promosi wisata alam Sumbar, yang terintegrasi dengan investasi. Konsep ini dapat ditindaklanjuti dengan kesepakatan penandatangan MoU oleh wakil gubernur hari ini.

Kepala Direktorat Timur Tengah Kementerian Luar Negeri, Bagus Hendraning Kabarsyih, juga mengatakan ini salah satu cara melakukan peningkatan pembangunan perdagangan yang konkrit. “Dalam regulasi tentunya akan menyesuaikan dengan aturan yang ada. Kami dari Kemenlu menganggap ini kesempatan yang sangat baik. Bagaimana kita memanfaatkan kerjasama secara lebih konkrit antar kedua Negara. Dan apa yang dibuat Sumatera Barat ini dapat dicontoh oleh provinsi lain, dimana kerjasama lebih mengena akan dapat langsung dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.

“Disamping itu, dengan terpilihnya Sumatera Barat sebagai satu dari lima destinasi wisata halal terbaik di dunia tahun 2019 oleh Global Muslim Travel Index, kita optimis bisa memasarkan keindahan alam dan budaya kita sebagai destinasi wisata kepada Yordania. Kita sangat optimis dengan adanya penandatanganan kesepakatan ini merupakan tindak lanjut dari penjajakan yang telah dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat pada kegiatan Resepsi Diplomatik dan Pameran Exploring The Indonesia Coffee serta Forum Bisnis di Amman Yordania yang juga difasilitasi oleh IJBC, dapat meningkatkan perekonomian dan pembangunan di Sumatera Barat,” ujarnya.Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinaldy juga menambahkan, seperti yang pernah disampaikan oleh Mayra dan Bapak Duta Besar Republik Indonesia untuk Yordania, Andy Rachmianto, dalam webinar tahun lalu (Membidik Potensi dan Peluang Pasar Produk Indonesia di Yordania, 23/6/2020) bahwa Yordania adalah salah satu pusat kegiatan (hub) pasar dengan potensi mencapai satu milyar orang. Ini merupakan pasar yang cukup potensial bagi produk-produk unggulan Sumatera Barat untuk mengisi permintaan Yordania yang sangat tinggi untuk kopi, arang shisha, rempah-rempah dan potensi lainnya.

Audy juga sampaikan, IJBC merupakan lembaga yang mampu dan dapat membantu Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dalam mengembangkan, meningkatkan serta memfasilitasi hubungan kerjasama antara pemerintah dan para pelaku bisnis di Indonesia dan Jordania. Kerjasama antara Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dengan Indonesia Jordan Business Council (IJBC) merupakan salah satu program 100 hari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dibawah Koordinator Biro Kerjasama, Pembangunan dan Rantau.

“Kita  juga akan melaksanakan kerjasama dengan beberapa pemerintah daerah seperti Provinsi DKI Jakarta, Provinsi Nusa Tenggara Barat dan kerjasama wajib daerah Perbatasan di Sumatera Barat dan kerjasama dengan beberapa Universitas untuk mendukung percepatan pembangunan di Sumatera Barat. Sangat besar harapan kami Kesepakatan Bersama antara Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dengan IJBC ini dapat segera diimplementasikan dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS), gun menunjang Visi dan Misi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat, yaitu  Mewujudkan Sumatera Barat Madani yang Unggul dan Berkelanjutan,” harapnya.

Audy, meminta para Kepala OPD terkait dengan kerjasama ini dan KADIN Sumatera Barat, untuk segera menindaklanjuti kesepakatan bersama yang telah ditandatangani sehingga tidak hanya menjadi peristiwa seremonial semata.


Wartawan : Rilis/Hms-Sb
Editor : ranof

Tag :#Kerjasama#Indonesia#Jordania#Produk unggulan#Sumbar#Kopi#Wagub#Audy joinaldy#Ijbc#Mayra andrea#