HOME POLITIK NASIONAL

  • Sabtu, 11 April 2026

'Bajaleh-jaleh' Andre Rosiade Desak Kepala Daerah Bekerja Keras Untuk Percepatan Tol Pekanbaru-Padang

Andre Rosiade Saat Rapat Percepatan Pembangunan Ruas Jalan Tol Pekanbaru-Padang (Foto : Detik)
Andre Rosiade Saat Rapat Percepatan Pembangunan Ruas Jalan Tol Pekanbaru-Padang (Foto : Detik)

Padang (Minangsatu) - Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade menegaskan dirinya ingin kepala Daerah yang terkait dengan Percepatan Pembangunan Ruas Jalan Tol Pekanbaru- Padang agar 'bajaleh-jaleh'(bersungguh-sungguh) untuk mensukseskan kelancaran megaroyek tersebut.

"Kalau menurut saya permasalahan utama pembangunan di Sumatera Barat ini adalah pembebasan lahan. Saya yakin Padang Pariaman Oke Pak JKA  oke nih, saya yakin Padang Panjang tidak ada masalah, Bupati Tanah Datar pun tidak ada masalah, nah ambo ragu ka kampuang buya" (Bupati Agam),"sebut Andre dalam rapat Percepatan Pembangunan Ruas Jalan Tol Padang-Bukittinggi di Kantor Kajati Padang, Kamis (09/04/2026).

"Saya ngomong apa adanya aja, ini kekhawatiran, apalagi dirapat yang sepenting ini hanya ngirim sekda (Agam). Jadi saya minta Pak Kajati ketegasanya sebagai yang mewakili negara untuk memastikan satu tahun itu selesai dan berjelas jelas dengan stakeholder yang ada," sambung Andre.

Andre menegaskan bahwasanya keberadaan Bupati atau Walikota beserta fungsinya menuntut kerja keras dan banyak pengorbanan.

"Jadi Bupati dan Walikota itu harus susah harus menderita, harus bisa meyakinkan masyarakat. Kalau tidak jangan jadi Bupati,"sahutnya.

Andre membandingkan progres pembangunan tol di Sumbar dengan daerah lain. Ia menyebut ruas Pekanbaru-Dumai sepanjang 131 kilometer selesai lebih cepat dibandingkan Padang-Sicincin sepanjang 36 kilometer yang baru rampung beberapa tahun kemudian.

"Akibatnya pemerintah pusat menilai Sumbar tidak menarik lagi untuk dibangunkan tol. Karena itu kita bekerja keras meyakinkan Presiden dan Menteri PU agar Sicincin dilanjutkan ke Bukittinggi," ujarnya.

Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPR RI ini berkomitmen kepada Presiden Prabowo agar proyek ini bisa selesai sebelum 2029. 

Rapat digelar bersama Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumbar Muhibuddin dan difasilitasi Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kementerian PU Sumbar Elsa Putra Friandi.

Rapat dihadiri Gubernur Sumbar Mahyeldi, Direktur Utama Hutama Karya Koentjoro, Kakanwil ATR/BPN Sumbar Teddi Guspriadi, serta kepala daerah yang wilayahnya dilalui trase tol.

 

 


Wartawan : Redaksi
Editor : melatisan

Tag :'Bajaleh-jaleh, Andre Rosiade, Desak Kepala Daerah, Bekerja Keras, Percepatan, Tol Pekanbaru-Padang

Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News

Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com