- Minggu, 24 Desember 2023
Penyanyi Religi Asal Pamekasan Madura “Fariji Dawuh” Rilis Mini Album RI5 Di PasarLagu Indonesia
Pamekasan (Minangsatu) - Fariji Dawuh, penyanyi lagu religi islami asal Kota Pamekasan - Madura akan meluncurkan mini album bertajuk RI5 (Rukun Islam 5) melalui label musik PasarLagu Indonesia. Mini album tersebut akan dirilis pada Jumat (19/1/2024) di berbagai platform musik digital.
Mini album RI5 mengangkat tema Rukun Islam. Enam lagu sarat pesan religi islami yang mengisinya berjudul ; Bismillah, Syahadat, Sholat, Puasa, Zakat, dan Naik Haji.
Fariji Dawuh saat diwawancarai pada Minggu (24/12/2023) mengatakan, mini album RI5 sengaja liriknya berkonsep Rukun Islam, karena pedoman hidup baginya sebagai umat Islam. Pesannya, semoga jadi muhasabah untuk seluruh umat, utamanya umat muslim.
"Mini album RI5 berkonsep Pop dan Rock, lebih menekankan pada arransemen musik dan lirik yang terdapat dalam sunnah Rasulullah untuk kehidupan kita sehari-hari," kata Fariji Dawuh.
Selain bermusik, saat ini Fariji Dawuh juga aktif sebagai vendor, beberapa event nasional di Madura kerap diamanahkan padanya. Selain itu, Fariji Dawuh juga aktif membantu kegiatan pondok pesantren.
Lagu pertama ditulis Fariji Dawuh berjudul Mars PP syech Abdurrahman Rabah. Sejak itu, Fariji Dawuh mendapat ilham dunia baru yang membuatnya untuk memilih berkarya di dunia nasyid.
"Awal saya kenal dengan label musik PasarLagu Indonesia yang berada di bawah naungan NPSCORP dari browsing di internet. Saya tertarik dan tempat inilah yang pas awal saya mulai menata karya saya. PasarLagu Indonesia pilihan yang tepat untuk saya sebagai pemula menata karir di industri musik. Insyaallah, gak salah jalur," kata Fariji Dawuh.
Pada kesempatan yang sama, Rulli Aryanto, pemilik PasarLagu Indonesia mengatakan, “Kalau dari pandangan saya sebagai records label memandang sebagai musik yang bermuatan lirik positif, di tengah kondisi manusia yang semakin sulit dan tingkat stres yang tinggi pula. Manusia perlu "hiburan" dalam hal ini musik dengan muatan lirik positif dan menyemangati mungkin juga lirik yang mengingatkan tentang kebenaran dan kebaikan, lagu religi dan nasyid pasti akan mendapatkan tempat sendiri di setiap telinga penikmat musik.”
Menurut Rulli Aryanto, karya-karya lagu Fariji Dawuh secara kualitas lagu dan audionya aman. Secara value, Fariji Dawuh sudah cukup dikenal di lingkungan kota Pamekasan, Madura. Tapi yang paling penting, Fariji Dawuh siap konsisten dalam merilis lagu.
“Setelah mini album RI5, Fariji Dawuh sudah siap dengan mini album selanjutnya, dan juga sudah ada beberapa Hits Single yang siap dirilis yang sudah selesai diproduksi semua. Pembicaraan saya dengan Fariji Dawuh, akan kita rilis nanti single-nya di Hebat Records, salah satu records label kita yang juga terasosiasi dengan NPSCORP,” kata Rulli Aryanto.
Lebih lanjut Rulli Aryanto mengatakan, di dunia digital saat ini dengan perkembangan teknologi yang luar biasa, salah satu syarat mutlak seorang artis atau musisi bisa bertahan dan berhasil adalah artis yang mampu memproduksi dirinya sendiri, dan Fariji Dawuh sudah membuktikannya. Fariji Dawuh mampu memproduksi semua karya-karya lagunya sendiri.
Link videoklip lagu Bismillah – Fariji Dawuh : https://www.youtube.com/watch?v=zQOXRJVZ5io
Editor : Fadli
Tag :fariji dawuh,nasyid,penyanyi religi,madura,lagureligi,pamekasan,
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
PERWIRA BERGOYANG GANDENG EKS 7 ICONS DAN FARELIO, "SENGGOL DONG BOSS" GUNCANG MOONVERSE FESTIVAL 2026
-
YOVAN RILIS SINGLE PERDANA “MAAF CINTA”, KOLABORASI BARENG EKS DRUMMER JAMRUD HERMAN HUSIN
-
KENNETH TREVI BUKTIKAN DISLEKSIA BUKAN BATAS: DARI PENYANYI, PENULIS LAGU HINGGA RECORDING ENGINEER
-
LINGLING SIAP TAMPIL PERDANA DI SINETRON NASIONAL, PERJUANGAN PERANTAU ASAL MALANG JADI SOROTAN
-
MICHELLE QUINESSHA RILIS “LIKE A DIAMOND”, PENYANYI USIA 12 TAHUN SIAP GO INTERNASIONAL
-
MELAMPAUI NASIONALISME SIMBOLIK
-
KETIKA KAMPUS BELAJAR DARI MASYARAKAT: MAKNA FOME DALAM MEMBENTUK TENAGA KESEHATAN MASA DEPAN
-
BOARD OF PEACE DAN INDONESIA: UJIAN KONSISTENSI DIPLOMASI PERDAMAIAN DI TENGAH KRISIS KEPERCAYAAN PUBLIK
-
JENDERAL ABDUL HARIS NASUTION DAN PERANG KAMANG 1908
-
MEMELIHARA HARAPAN, CATATAN HENDRY CH BANGUN