HOME SOSIAL BUDAYA KABUPATEN SOLOK
- Selasa, 6 April 2021
Ini Kata Epyardi Asda Menjelang Dilantik Sebagai Bupati Solok
Singkarak (Minangsatu) - Meskipun pasangan H Epyardi Asda, M.Mar-Jon Firman Pandu dijadwalkan dilantik sebagai Bupati-Wakil Bupati Solok pada 26 April 2021 yang akan datang, namun mereka sudah mulai menghimpun segala informasi, terutama berkenaan dengan birokrasi di kabupaten itu.
"Saya menyerap segala informasi, terutama dari para ASN di Kabupaten Solok. Informasi itu kami perlukan untuk menjalankan pemerintahan nanti," ujar Epyardi Asda kepada Minangsatu di kediaman pribadinya, Singkarak, Selasa (6/4).
Dari beragam informasi tersebut, Epyardi mengatakan dirinya akan melakukan penataan menyeluruh terkait tata kelola pemerintahan, termasuk penempatan pejabat. "Kita akan menempatkan pejabat yang kompeten, sesuai dengan bidangnya," ujarnya.
Namun, mengingat ada regulasi yang menghambat kepala daerah untuk melakukan penempatan para pejabat, Epyardi merasa perlu melakukan terobosan. Apalagi periode kepemimpinannya hanya sekitar 3,5 tahun lantaran akan dilaksanakannya Pilkada serentak pada tahun 2024 yang akan datang.
"Dengan waktu yang singkat itu, mestinya ada kebijakan dari Mendagri untuk membolehkan penataan birokrasi dan pelantikan pejabat segera. Tanpa menunggu enam bulan," tukas Epyardi.
Selain periode yang pendek, kepentingan penempatan pejabat supaya lebih segera itu, menurut Epyardi sangat penting supaya gerak cepat pembangunan sesuai visi-misi yang diusungnya dapat langsung diterapkan. "Kalau tidak boleh melantik pejabat segera, maka kami bisa kehilangan waktu dua tahun. Sebab, saat ini saja sudah dilakukan musrenbang untuk tahun 2022. Dan untuk tahun 2021 ini pun program sudah mulai berjalan. Nah, akibatnya, begitu saya dilantik, saya tidak bisa langsung bergerak cepat," beber Epyardi.
*Bupati Terbaik*
Terkait prioritasnya kelak, Epyardi mengatakan bahwa dirinya akan fokus ke pertanian, infrastruktur yang berkeadilan dan pariwisata. "Pertanian ini sangat penting. Saya akan bantu petani dengan bibit gratis," ujarnya.
Sementara menyangkut pariwisata, Epyardi mendukung program Pemprov Sumbar yang ingin menjadikan kawasan Gunung Talang sebagai destinasi kelas dunia.
Terkait adanya tudingan miring terhadap dirinya yang dinilai temperamental dan pemarah, Epyardi menegaskan bahwa dirinya akan menjawabnya dengan berbuat yang terbaik. "Saya akan buktikan bahwa saya bisa menjadi bupati terbaik. Saya maju untuk menjadi bupati, semata-mata untuk mengabdi dan membangun kampung halaman," pungkasnya.*
Editor : Benk123
Tag :#kabupatensolok
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
KETUA LKAAM SUMBAR KUKUHKAN PENGURUS LKAAM KABUPATEN SOLOK PERIODE 2024–2029
-
MAHYELDI: KEPEDULIAN SOSIAL DAN GOTONG ROYONG KUNCI KEBANGKITAN MASYARAKAT PASCABENCANA
-
WABUP CANDRA LANTIK PENGURUS FK3S KABUPATEN SOLOK PERIODE 2026–2031
-
MELEDAK! PAWAI BUDAYA DAN FESTIVAL KULINER PERAYAAN HARI JADI KE 113 KABUPATEN SOLOK SEDOT PERHATIAN MASYARAKAT
-
PERINGATI HARI JADI KE 113, KABUPATEN SOLOK GELAR PAWAI TRADISIONAL 74 NAGARI DAN FESTIVAL KULINER
-
DARI SUNGAI BATANGHARI KE RANTAI LOGISTIK NASIONAL, PTP NONPETIKEMAS JAMBI MENJAGA ARUS DISTRIBUSI DAN MENGGERAKKAN EKONOMI
-
MERATAPI SEMEN PADANG FC, MERAYAKAN ANAK-ANAK MINANG DI PANGGUNG NASIONAL
-
DARI PASAR KE TANAH SUCI: KISAH PAK DAS, BURUH ANGKUT BATUSANGKAR YANG MENJEMPUT KEMULIAAN DI KURSI BISNIS GARUDA
-
KOPI MINANG, PERMATA GASTRONOMI YANG LAYAK JADI WAJAH WONDERFUL INDONESIA
-
PERTUMBUHAN EKONOMI SUMBAR MENGUAT DI AWAL 2026