HOME VIRAL SELEB

  • Sabtu, 14 Oktober 2023

Hanangku, Kang Man, BlondySta, Dan AM Kuncoro Rilis Karya Di Bulan September Bersama Prima Founder Records & Publishing

Para artis penyanyi Prima Founder Records & Publishing. (Dok. Istimewa)
Para artis penyanyi Prima Founder Records & Publishing. (Dok. Istimewa)

Jakarta (Minangsatu) - Eksistensi Prima Founder Records dan Publishing saat ini semakin diperkuat oleh peluncuran beberapa karya lagu pada bulan September 2023, baik single maupun album. Pada bulan tersebut, Prima Founder Records dan Publishing merilis karya-karya lagu dari Hanangku, Kang Man, Blondysta, dan AM Kuncoro, seperti dikatakan oleh salah seorang pendiri dari Prima Founder Records & Publishing, Rulli Aryanto saat diwawancarai pada Sabtu, 14 Oktober 2023 di Jakarta.

Rulli Aryanto juga mengatakan, karya lagu pertama yang dirilis Prima Founder Records dan Publishing pada September 2023 berupa album dari Hanangku yang bertajuk Menggayuh Mimpi. Album tersebut berisi 10 lagu dengan judul; Golek Butuh, Sepenggal Cerita, Tulus, Bungaku, Semeleh, Rasa, Bahagia, Tak Bisa, Hari Istimewa, dan Selamat Ulang Tahun.

Para musisi yang terlibat dalam proses produksi album tersebut antara lainnya; Setya Ermandita, Putut Ardiyanto, Yanto Matt Rio, Yulius Kenthus, dan Kotrek Arfida. Proses recording-nya dilakukan di Prima Founder Studio dengan Arko Hexario di posisi tracking, mixing dan mastering.

Menurut Hanangku, pemilihan dua bahasa dalam album perdananya tersebut untuk memberikan kebebasan bagi pendengarnya dalam memilih lagu yang disukai, baik lagu berbahasa Indonesia maupun berbahasa Jawa. Saat ini telah banyak bermunculan lagu dengan berbagai bahasa daerah masing-masing sehingga pendengar dapat memilih lagu yang dapat dimengerti maksud dan maknanya.

“Kata “menggayuh” berasal dari bahasa Jawa yang artinya usaha mencapai sesuatu. Sedangkan “mimpi” adalah sebuah harapan agar menjadi kenyataan atau bisa dikatakan keinginan yang tertanam dalam diri,” kata Hanangku.

Hanangku bukanlah orang baru di belantika musik Tanah Air, terutama di Kota Yogyakarta dan sekitarnya. Sejak tahun 1997, Hanangku telah bergabung bersama beberapa grup band dan melakukan panggung secara langsung. Selain sebagai artis penyanyi, pemain musik, dan arranger, Hanangku juga seorang komposer yang telah menciptakan lebih dari 50 lagu. Namun baru kali ini Hanangku berhasil merilis album.

Artis ke dua yang karyanya dirilis Prima Founder Records dan Publishing pada September 2023 adalah grup musik yang bernama BlondySta dengan lagunya yang berjudul Ojek Online. BlondySta digawangi oleh Yoga dan Brili. Lirik lagunya tersebut berdasarkan realita yang dirasakan oleh para pelaku ojek online, dibuat melalui uji lapangan dengan rata-rata hampir sama keluh kesah yang mereka alami.

Menurut BlondySta, lagu Ojek Online telah ditunggu oleh para pecinta lagu BlondySta dan para pelaku ojek online yang penasaran. Lagu tersebut bisa menjadi penyaluran keluh kesah mereka dan “pisuhan” ketika akunnya tidak ramai, sehingga memunculkan emosi yang membara.

Di lagu Ojek Online, BlondySta berkolaborasi dengan musisi senior, Yuliono Singsoot sehingga lagu tersebut makin harmonis karena memasukkan unsur akustik. Selain Yuliono Singsoot, BlondySta juga menggandeng Alexa dalam proses produksinya.

Sebagai artis ke tiga yang karyanya dirilis oleh Prima Founder Records dan Publishing pada September 2023 yaitu Kang Man. Penyanyi yang kesehariannya juga berprofesi sebagai tukang parkir di  Pasar Klewer, Surakarta tersebut merilis tiga lagu sekaligus, dengan judul; Lungo Mergo Sayang, Ibu Bapak, dan Mblenjani Janji.

Menurut Kang Man, lagu “Mblejani Janji” mempunyai makna hancurnya sebuah kepercayaan seseorang kepada pasangannya dan tidak ingin mengulangi untuk yang kedua kalinya. Lagu Ibu Bapak mempunyai makna wujud terima kasih kepada kedua orang tua yang telah sabar merawat dan mendidik. Sedangkan lagu Lungo Mergo Sayang mempunyai makna keikhlasan melepas mantan pasangan untuk bersanding dengan seseorang walaupun berat hati dirasakan.

Lagu “Mblejani Janji” mempunyai makna hancurnya sebuah kepercayaan seseorang kepada pasangannya dan tidak ingin mengulangi untuk yang kedua kalinya. Lagu “Ibu Bapak” mempunyai makna wujud terima kasih kepada kedua orang tua yang telah sabar merawat dan mendidik. Lagu “Lungo Mergo Sayang” mempunyai makna keikhlasan melepas mantan pasangan untuk bersanding dengan seseorang walaupun berat hati dirasakan.

Dalam proses produksi tiga lagu terbarunya tersebut, Kang Man menggandeng musisi Wonosobo, Eko Tri Susanto sebagai musik produser, arranger, mixing dan mastering. Bagi Kang Man, walaupun Solo jaraknya cukup jauh dari Wonosobo, namun dengan niat dan tekad yang kuat, hambatan itu dapat dilaluinya.

Keinginan Kang Man untuk berkarya makin berkobar semenjak ibunya berpesan di akhir hayatnya agar Kang Man mengejar impiannya menjadi musisi. Kang Man bahkan pernah ngamen keliling kampung untuk mengasah mental dan kemampuan bernyanyi. Bagi Kang Man, bermusik membuatnya dapat mengungkapkan curahan hatinya.

Adapun artis ke empat yang karyanya dirilis oleh Prima Founder Records dan Publishing pada September 2023 yaitu AM Kuncoro dengan lagunya yang berjudul Berdamai Dengan Masa Lalu. Melalui lagu tersebut, AM Kuncoro mengajak setiap pendengar lagunya untuk lebih banyak bersyukur dan berbahagia dengan semua yang sudah diterima dan dialami dalam hidup setiap orang, sekalipun bentuknya sebuah musibah atau pengalaman buruk di masa lalu.

Menurut AM Kuncoro, setiap orang punya sebuah kesuksesan dalam hidupnya. Namun terkadang hal itu kurang disadari dan tertutup oleh ego, ambisi, obsesi, bahkan pengalaman pahit di masa lalunya. Hal tersebut yang membuat kegagalan untuk mesyukuri semua karunia yang sudah diterima dan menjadi beban untuk meraih sukses berikutnya.

Melalui lagu Berdamai Dengan Masa Lalu, AM Kuncoro mengajak setiap pendengar lagunya untuk lebih banyak bersyukur dan berbahagia dengan semua yang sudah diterima dan dialami dalam hidup setiap orang. Sekalipun bentuknya sebuah musibah atau pengalaman buruk di masa lalu.

Garapan musik lagu tersebut dikerjakan oleh Nayandrea dengan kemasan apik dan membangkitkan kesan energik, bertenaga, bersemangat dan riang gembira. Proses produksinya dilakukan di Prima Founder Studio, melibatkan Arko Hexario dibagian tracking vocal.

Lagu-lagu yang dirilis oleh Hanangku, Kang Man, Blondysta, dan AM Kuncoro bersama Prima Founder Records & Publishing tersebut telah tersedia di berbagai platform musik digital. Rulli Aryanto berharap lagu-lagu dari para artis penyanyi Prima Founder Records & Publishing dapat diterima dan disukai masyarakat dan bisa menjadi inspirasi untuk meraih lebih banyak kesuksesan di masa yang akan datang.


Wartawan : Muhammad Fadhli
Editor : Fadli

Tag :prima founder records & publishing,rulli aryanto,am kuncoro,rilis lagu,

Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News

Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com