HOME SOSIAL BUDAYA PROVINSI SUMATERA BARAT
- Rabu, 7 April 2021
Gubernur Mahyeldi, Ajak Pengurus Baru Dekranasda Berkarya Majukan Produk Kerajinan Untuk Kesejahteraan Masyarakat Pengrajin Sumbar
Padang (Minangsatu) - Sumatera Barat memiliki potensi keanekaragaman produk kerajinan yang bernilai seni dan budaya tinggi. Produk kerajinan tersebut sangat potensial untuk dikembangkan dan ditingkatkan menjadi komoditas perdagangan daerah yang unggul.
Hal ini disampaikan Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, saat membuka acara Musyawarah Daerah Dewan Kerajinan Nasional Daerah Provinsi Sumbar tahun 2021 di auditorium Gubernuran, Rabu (7/4/2021)
Gubernur juga mengatakan produk kerajinan dapat menjadi mata pencarian sambilan bagi para pengrajin. Beragam produk dari 8 (delapan) yang menjadi unggulan provinsi Sumatera Barat seperti produk Tenun, Songket, Bordir serta Sulaman. "Sebagai contoh, Sulam dan Bordir Sumatera Barat , merupakan salah satu adikriya anak bangsa yang sarat nilai filosofis dan estetis. Karya sulam sudah lama menjadi bagian dari kehidupan rakyat Indonesia dan dunia, termasuk masyarakat Minangkabau," kata Mahyeldi.
Dijelaskan, Sumatera Barat ditetapkan sebagai sentra Sulam dan Bordir Indonesia. Dari Sumatera Barat lahir beberapa produk kriya Sulam seperti Kapalo Samek, Suji Caia, Sulam Bayang, Sulam Benang Mas, serta Bordir Kerancang. Hasil kriya ini bahkan telah memecahkan rekor Nasional MURI bahkan dunia untuk kategori Sulam Terpanjang dengan panjang 20 meter. "Hal ini membuktikan, bahwa hasil kriya Sumatera Barat diakui oleh berbagai pihak, baik untuk desain, seni pembuatan, maupun kualitasnya. Produk-produk kriya tersebut harus dikembangkan dan dilestarikan," ujarnya.
![]() |
Gubernur, mengungkapkan rasa terima kasih kepada Ketua Dekranasda Prov.Sumatera Barat dan kepengurusan periode sebelumnya, yang telah mengangkat dan mengharumkan nama Industri Kerajinan Sumbar, sekaligus telah membantu tugas Pemerintah Daerah dalam membina, mengembangkan serta melestarikan nilai budaya dan Industri Kerajinan Sumatera Barat. "Untuk itu, kami berharap kepada ketua dan pengurus Dekranasda Prov.Sumatera Barat, termasuk Dekranasda Kab/Kota kiranya terus berupaya lebih keras lagi dalam mengembangkan Industri Kerajinan Sumatera Barat sehingga keberadaannya dikenal lebih luas lagi baik nasional maupun internasional," harap Mahyeldi.
Sementara itu Ketua Dekranasda Prov.Sumbar, Hj. Harneli Bahar Mahyeldi, mengatakan Dekranasda dapat mengambil peran dalam mengkoordinir kegiatan sesuai dengan tujuan dan sasaran Dekranas. Adanya Musda Dekranasda dalam program kerja daerah tahun 2021 ini dapat menjadi terintegrasi dan terarah di masa yang akan datang. "Dan mampu mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat khususnya para pengrajin di Sumatera Barat," tutur Harneli.
Kepada pengurus dekranasda yang baru dikukuhkan Harneli, mengingatkan memelihara setiap produk-produk unggulan di Sumbar. "Jangan sampai produk-produk itu menjadi punah, karena pada umumnya para pengrajin sudah lanjut usia," ujarnya. Diharapkan Dekranasda ke depan menjaga generasi penerus. Agar diberikan pelatihan-pelatiahan kepada generasi muda untuk membantu pemasaran dan mempromosikan produk UMKM di masing-masing kab/kota di Sumbar," pinta Harneli.
Editor : ranof
Tag :#Pengrajin#Dekranasda#Pengurus#Harneli#Gubernur#Sumbar#Mahyeldi#
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
REHABILITASI LAHAN RUSAK RINGAN DAN SEDANG DI SUMBAR TUNTAS
-
PROGRAM GENTING DI TIGA KECAMATAN, PT SEMEN PADANG SUKSES BANTU SEMBILAN IBU HAMIL KEK MELAHIRKAN BAYI SEHAT
-
108 ASN CALHAJ DARI PEMPROV SUMBAR DILEPAS SEKDA ARRY ; JAGA INTEGRITAS DAN NAMA BAIK DAERAH
-
PEMPROV SUMBAR SIAPKAN LANGKAH STRATEGIS UNTUK PERCEPAT PROSES REHABILITASI SAWAH TERDAMPAK BENCANA
-
SEKDAPROV SUMBAR DORONG PENYELESAIAN KONFLIK LAHAN LEWAT RDP DPD RI
-
DARI PASAR KE TANAH SUCI: KISAH PAK DAS, BURUH ANGKUT BATUSANGKAR YANG MENJEMPUT KEMULIAAN DI KURSI BISNIS GARUDA
-
KOPI MINANG, PERMATA GASTRONOMI YANG LAYAK JADI WAJAH WONDERFUL INDONESIA
-
PERTUMBUHAN EKONOMI SUMBAR MENGUAT DI AWAL 2026
-
HARAPAN DAN REALITAS PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI INDONESIA: ANTARA NARASI KEMAJUAN DAN KRISIS STRUKTURAL
-
KARTINI DI RANTAU: KETIKA SEMANGAT EMANSIPASI BERTEMU FALSAFAH BUNDO KANDUANG
